BAD GIRL

BAD GIRL
CINCIN DARI PENGGEMAR


__ADS_3

"Hah!!! Akhir nya kita sampai juga di Apartemen" Celina keluar dari dalam mobil mendekat ke arah Putri yang sudah menunggu nya di di depan mobil.


"Iyah kak akhirnya sampai, aku ingin langsung mandi karena udah lengket banget" Mereka berdua berjalan ke arah lift dengan rasa yang ingin melepas penat setelah seharian memikirkan banyak pelajaran.


Celina dan Putri keluar dari dalam lift mereka berdua langsung berjalan ke arah pintu Apartemen mereka, Putri membuka pintu Apartemen. Mereka berdua masuk ke dalam Apartemen dan langsung naik ke atas, ke lantai dua di mana kamar mereka yang bersebelahan.


Ceklek..


Suara pintu terbuka, Celina masuk ke dalam kamar nya begitupun dengan Putri juga masuk ke dalam kamar nya masing-masing, setelah itu mereka berdua langsung mandi untuk menghilangkan rasa lengket karena keringat.


Setelah tiga puluh menit Celina keluar dari dalam kamar mandi, dia melihat suaminya sudah ada di kamar tersenyum menatapnya. "Kenapa kakak menatap ku seperti itu???"


"Kamu terlihat cantik"


"Apa kakak ingin menggombali ku kak"


"Tidak sayang, aku mengatakan yang sesungguh nya"


Rian mendekat ke arah Celina yang masih menggunakan kimono mandi nya, Rian mengeluarkan kotak beludru yang dari dalam saku baju yang dia pakai, Celina menerima kotak beludru yang di berikan Rian, Celina membuka kotan itu dan tersenyum menatap kotak beludru yang di berikan Rian.


"Untuk ku Kak???"


"Iyah sayang, sini biar aku pakaikan "


Rian memakaikan cincin di jari tangan Celina, Celina menatap Rian yang tengah memakaikan cincin di jari nya. "Terima kasih Kak"


"Sama-sama sayang" Rian mencium kening Celina dengan sayang menyalurkan rasa sayang yang begitu besar kepada Celina, setelah itu Rian masuk ke dalam kamar mandi sedangkan Celina masuk ke ruang ganti.


Setelah Rian dan Celina mandi mereka turun ke lantai satu di mana di ruang tamu sudah ada adik dan adik ipar nya, Celina dan Rian mendekat ke arah mereka berdua. "Kita nanti malam makan apa enak nya???"


"Makan apa saja yang penting bikin kenyang"


"Makan angin aja sekalian biar cepat gendut"


"Haha bukan gendut itu melainkan kembung"


"Bagaimana kalau kita makan nasi goreng saja???"

__ADS_1


"Ide yang bagus"


Setelah membicarakan makan malam iki mereka melihat acara tv yang kebetulan mereka menyukai nya, film kartun dengan dua anak botak yang berteman dengan banyak teman. Mereka sangat menyukai film kartun itu terkadang sampai malam mereka melihat nya.


Mereka melihat acara tv sampai sore, Celina yang merasa waktu nya semakin sore dia beranjak dari duduk nya untuk bersih-bersih Apartemen sebelum mandi. Tidak hanya Celina melainkan ke empat remaja itu saling bagi tugas, Celina menyapu, Putri mengepel, Rian mencuci baju, Irwan yang membilas nya, setelah semua selesai mereka menjemur baju bersama.


Setelah semua pekerjaan rumah selesai Celina dan yang lain masuk kedalam kamar mereka masing-Masing untuk mandi, karena sore akan berganti malam. Celina dan Rian mandi bersama begitupun dengan Putri dan Irwan, setelah semua nya mandi mereka kembali turun ke lantai satu untuk menunggu makan malam. Irwan sudah memesan nasi goreng untuk makan malam mereka berempat, bukan nasi goreng saja yang di pesan oleh Irwan melainkan dengan ayam goreng dan telur mata sapi.


Tidak lama pesanan mereka datang, Irwan mengambil pesanan yang dia pesan. Irwan kembali ke ruang tamu dengan membawa kantung kresek. "Ayo kita makan"


Celina, Putri dan Rian mengikuti Irwan ke meja makan, Irwan mengambil beberapa piring untuk makanan mereka, Mereka berempat makan dengan canda dan tawa. Saat mereka tengah asik makan ada yang menekan bel Apartemen, Irwan beranjak dari duduk nya membuka pintu Apartemen, melihat siapa yang datang.


Ceklek..


"Iyah Mas kenapa???" Irwan bingung melihat orang pengirim barang ada di depan Apartemen


"Ini Mas ada paket untuk Mbak Celina"


"Celina???"


"Iyah Mas, baik lah mana saya adik nya"


Irwan tanda tangan di kertas penerima barang, kalau memang barang sudah di terima oleh keluarga Celina, Irwan masuk dengan membawa kotak kecil yang dia terima diri pengantar barang.


"Siapa Wan???" tanya Rian penasaran


"Ada paket buat Celina kak"


"Paket??? Perasaan aku tidak memesan apapun"


"Enggak tau kak"


Rian mengecek barang yang di terima Irwan barang kali salah antar, saat Rian mengecek nya ternyata benar nama istrinya dan nomor Apartemen nya. "Ini bener sayang buat kamu"


"Aku padahal tidak memesan apapun kak"


"Coba aja di buka barang kali dari ibu"

__ADS_1


"Ah iya kamu benar" Celina membuka paket kecil yang di berikan oleh Rian yang entah dari ibu nya atau tidak


Saat sudah di buka Celina dengan yang lain terkejut dengan cincin berlian di dalam nya, dan ada surat di dalam kotak cincin nya.


***Hay Celina sayang..


Ini kado buat kamu, aku harap kamu mau menerima nya dan memakainya..


Aku harap kamu suka dengan kado yang aku berikan..


By: penggemar sejati kamu***.


Begitulah isi surat yang ada di dalam kotak cincin yang dia terima, Rian dan Irwan saling tatap dia menatap cincin yang ada didepan Celina. "Sayang kamu punya penggemar rahasia"


"Buang saja cincin ini karena aku takut akan menjadi masalah di kemudian hari"


Rian, irwan dan Putri menatap Celina dengan bingung, setelah itu mereka saling tatap dan kembali menatap Celina. "Besok saja kita buang sayang, kalau hari ini aku takut yang kirim masih ada di sekitar sini"


"Iyah kamu benar kak"


Setelah itu Celina kembali menutup kotak cincin itu dan juga menyimpan suratnya kedalam kotak cincin seperti semula, dimana surat ada di dalam kotak cincin bersama dengan cincinnya.


Celina dengan yang lain melanjutkan makan mereka dengan banyak obrolan, dia membahas siap kira kira yang mengirim cincin berlian kepada Celina. Celina juga bingung siapa yang mengirim cincin kepada nya apalagi dia tau alamat Apartemen suami nya.


Setelah makan malam mereka belajar bersama di ruang tamu, Rian dan Irwan yang memiliki banyak tugas yang harus di selesaikan malam ini karena besok sudah harus di kumpulkan. Celina dan Putri memilih untuk melihat lihat-lihat gaun yang ada di salah app di ponsel nya, karena tugas mereka sudah selesai.


...****************...


Jam sudah menunjukan pukul 7 pagi Celina dan putri sudah ada diparkiran Apartemen nya menunggu suami suami mereka turun, karena tadi dua perempuan itu meninggalkan suami mereka karena kesal dengan tingkah pagi hari yang menurut Celina dan Irwan sangat menyebalkan.


"Ayo kita berangkat"


"Apa kalian sudah membawa nya???"


"Sudah"


"Baik lah ayo"

__ADS_1


Rian masuk kedalam mobil nya begitupun dengan Irwan dan dua perempuan cantik istri mereka. Rian dan Irwan tidak tenang dari kemarin, karena Celina mendapatkan cincin yang mahal, mereka takut cincin itu tidak di berikan cuma-cuma oleh seseorang.


Dan akhir nya Irwan dan Rian sepakat akan mengantar istri mereka ke sekolah dan saat pulang nanti akan menjemput nya, kalau mereka tidak bis menjemput Rian akan menghubungi sopir Mama nya untuk menjemput Celina dan Putri.


__ADS_2