BAD GIRL

BAD GIRL
B190


__ADS_3

Bab 190


"Makan dulu, liatin hpnya ntar aja"


"Ini gue lagi liat-liat foto yang di kirim Rere"


"Coba lihat"


"Hasilnya bagus-bagus, Rere emang nggak pernah mengecewakan kalo soal foto" ucap zhea, Zhea memberikan hpnya ke exsel dan melanjutkan makannya.


Sekarang, giliran exsel yang melihat-lihat foto itu. Dia lalu mengatur wallpaper hp zhea dengan foto mereka yang terlihat sangat mesra.


"Nanti kirimin fotonya ke aku ya" ucap exsel mengembalikan hp zhea. Sementara zhea hanya mengangguk.


"Gue boleh nanya sesuatu nggak?" Ucap exsel


"Mau nanya apaan?"


"Kamu nggak nyaman ya tinggal sama aku"


"Gue juga nggak tahu, cuma rasanya aneh aja tiba-tiba tinggal sama orang yang kita sendiri nggak terlalu kenal sama dia"


"Benar juga" sahut exsel

__ADS_1


"Gue juga pernah kan tinggal di rumah lho waktu itu. Dan itu terasa sangat nyaman, karena ada Tante. Lho pasti juga nggak nyaman kan?"


"Sekarang lebih baik, karena sangat nggak nyaman tinggal sendirian. Aku udah pernah ngerasain itu, waktu kita belum menikah. Aku bahkan terus bekerja 24 jam hanya karena nggak mau pulang ke rumah, dan terkenang dengan mama. Jadi sekarang, aku sangat bersyukur karena ada kamu di rumah"


"Kehidupan lho, sangat berbanding terbalik dengan kehidupan gue. Dari kecil, gue selalu di tinggal sendirian rumah. Kalo nggak ada Rere, niko dan Rio gue nggak yakin masih bisa bernafas sekarang"


"Kenapa?"


Zhea pun menceritakan bagaimana masa kecilnya dulu, dia juga menceritakan traumanya, menceritakan mengapa dia tidak akur dengan papa yang sangat di sayanginya itu. dan Niko, Rere dan Rio yang selalu ada untuk dia.


"Aku benar-benar salah menilai kamu dulu"


"Lho nggak salah, gue emang pembakang dan nggak suka di atur-atur. Terlebih lagi, dulu gue minta lho buat nikahin gue karena balas dendam "


Zhea mengerutkan dahinya lalu berucap "kenapa?"


"Aku juga risih kalo lagi dekat-dekat Sama Tiffany. Dia nggak kaya dulu, ntahlah sangat nggak nyaman rasanya"


"Gue lihat lho nyaman-nyaman aja tuh dekat sama dia, pas lagi bimbel"


"Aku mencoba profesional aja Zhe. Aku juga nggak enak sama kamu, karena dia terus datang ke rumah tiap malamnya. Aku juga udah ngundurin diri sebagai dosen"


"Lah kenapa?"

__ADS_1


"Buat bisa jauh aja dari Tiffany. Dan biar bisa fokus ke rumah sakit"


"Terus? Pihak kampus setuju?"


"Sekarang sih belum boleh resign. Karena belum ada kadidat dosen lain buat gantiin aku"


"Lho kan juga dosen pengganti"


"Iya, waktunya 2 tahun setengah. Soalnya dosen kalian yang dulu melanjutkan pendidikannya sekarang"


"Otomatis lho nggak bisa resign dong"


"Semoga aja bisa dalam waktu dekat"


"Jadi dosen itu bagus lho, banyak orang yang ingin jadi kayak lho sekarang"


"Sebenarnya emang bagus, cuma aku nggak mau aja pulang terlalu malam ke rumah. Dengan bekerja di dua tempat. Aku selalu ingin cepat-cepat pulang, aku takut kamu udah pulang dan tinggal di rumah sendirian di malam hari. Walaupun kompleks kita itu aman, tetap aja aku khawatir"


"Tapi gue selalu pulang lebih malam dari lho"


"Iya juga. Tapi tetap aja aku ngerasa nggak enak kalo pulang larut malam sama kamu"


"Pandai banget ngomong nih orang, bilang aja kalo lagi nyindir gue. Kayaknya, gue harus ngatur waktu supaya bisa pulang lebih cepat. Gue lupa gue cuma numpang di rumah dia, dia mungkin ke ganggu gue pulang larut malam Mulu. Atau dia nggak enak aja, tidur duluan" batin zhea

__ADS_1


__ADS_2