BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 129


__ADS_3

Bab 129


Koki itu, langsung menutup pintu setelah Rio dan Rere pergi. Di saat orang-orang suruhan Zein bertanya tentang Rere dan Rio. Koki itu mengatakan tidak pernah melihatnya.


Sementara itu, Rere sudah tidak kuat lagi berlari , sehingga dia terjatuh.


"Auu" ringisnya


"Lho nggak apa-apa kan re"


Rere tidak menjawab, karena dia masih marah sama Rio.


"Bisa jalan nggak"


"Bisa" ketus Rere, dia pun mencoba berdiri, namun karena tidak seimbang diapun kembali jatuh.


"Kayaknya lho nggak bisa jalan deh re. Gue gendong aja, ayo" ucap Rio berjongkok di depan Rere, dan memindahkan tasnya ke depan


"Ayo re, atau kita akan ketangkap sama mereka nanti"


Mendengar ucapan Rio, Rere langsung bergerak dan di gendong oleh Rio.


"Kita harus cari taksi, sebelum mereka menemukan kita" ucap Rio yang terus berjalan mengendong Rere.


"Kalo aja lho nggak pergi ninggalin gue sama zhea, gue pasti senang banget di gendong kayak gini. Yo, sadar nggak sih gue tuh kangen sama lho" batin Rere


Sementara itu, di mansion keluarga marga, sedang terjadi keributan.


"Kamu masih ingin menunggu pacarmu itu zhea. Kita sudah menunggu selama setengah jam, tapi dia belum juga datang" ucap Leon


"Dia pasti datang"


"Jika dalam 30 menit dia tidak datang, maka kamu harus menikah dengan Zein".

__ADS_1


"Kalian di mana sih? Apa yang terjadi, please jangan buat gue khawatir" batin zhea


20 menit berlalu, Rere dan Rio sampai di mansion keluarga marga.


"Rere, rioo" teriak zhea berlari menghampiri kedua sahabatnya itu.


"Kita nggak terlambat kan Zhe, kalian belum nikahkan" ucap Rere


"Gue masih nungguin kalian."


"Dimana Niko?" Ucap Rio


"Dia belum sampai kesini dari tadi"


"Apa. Jelas-jelas Niko, lebih dulu datang ke sini dari pada kita tadi" ucap Rere


"Terus Niko dimana dong sekarang?" Ucap Rere


"Apa jangan-jangan orang suruhan mereka nangkap Niko" ucap zhea


"Ini pasti ada sangkut pautnya sama lho kan?"


"Jangan nuduh sembarangan Zhe. Apa lho punya bukti atas tuduhan lho itu"


"Brengs*k"


"Jika 5 menit lagi, pacarmu itu belum juga datang, maka kau harus menikah dengan Zein zhea" ucap Leon


"Jangan harap!" ucap zhea, kemudian berlari kabur dari sana.


"Kejar dia, Dan tutup pagarnya" ucap Leon


Seketika, terjadi keributan di sana, yang mana zhea di kejar-kejar oleh bodyguard Leon, sementara Rere dan Rio menghalangi beberapa penjaga lainnya untuk mengejar zhea.

__ADS_1


Saat zhea Sampai di depan pagar, pagar itu sudah tertutup. Dan dua orang penjaga ingin menghalanginya.


Dengan kemampuan bela dirinya, zhea mampu mengalahkan dua orang penjaga itu.


Zhea mengambil remot pagar itu, untuk membuka pagar. Setelahnya, dia berlari meninggalkan halaman mansion.


Zhea terjatuh, karena tidak terbiasa menggunakan Heals.


pantang menyerah, zhea membuang heals itu, dan terus berlari.


Niko, yang melihat zhea dari kejauhan pun menghampirinya.


"Zhea"


"Nik, lho nggak apa-apa kan"


"Buruan naik" zhea mengagguk Kemudian duduk di motor.


"Lho dari mana aja"


"Ceritanya panjang. Ntar gue ceritain"


"Kita harus pergi sejauh mungkin dari sini"


"Nggak jadi nikah?"


"Emang lho mau nikah sama gue?"


"Nggak nikah hari ini, lho juga akan di kejar-kejar sama mereka buat nikah sama Zein kan?"


Zhea hanya mengagguk, membenarkan.


Mereka berdua pun memasuki, ruangan Mansion.

__ADS_1


"Damn! Kenapa dia bisa ada di sini" gumam Zein


"Kamu bilang dia tidak akan datang, Zein. Jika sudah begini, saya tidak bisa lagi menghentikan zhea untuk menikah dengan laki-laki itu" ucap leon


__ADS_2