
Bab 273
HARI PERNIKAHAN....
Rio sudah selesai mengucapkan ijab kabul. Tinggallah giliran zhea dan exsel.
"Sayang ayo" ucap exsel mengajak zhea duduk di depan penghulu.
Zhea melirik Leon yang berada di hadapan exsel, Cathlin dan keluarga Tiffany juga berada di sana.
Shea memutar balikkan tubuhnya. "Sayang..." Ucap exsel menahan tangan zhea
Zhea hanya menatap exsel datar.
"Jangan kayak gini. Di sini banyak sekali wartawan, jangan sampai pernikahan kita jadi pembicaraan media nanti"
"Gue nggak peduli! Kenapa harus ijab kabul lagi? Kita tidak pernah bercerai sebelumnya. KITA NIKAH SEKARANG HANYA UNTUK MENDAPATKAN FOTO PERNIKAHAN. SEHARUSNYA EMANG PERNIKAHAN INI NGGAK TERJADI, KARENA AKAN MENGANGGU PERNIKAHAN RIO DAN RERE. KITA BATALKAN SAJA, UNTUK FOTO PERNIKAHAN KITA BISA FOTO DI LAIN HARI" ucap zhea beranjak pergi.
Zhea masuk ke ruang ganti, yang mana Rere dan Niko sudah berganti pakaian dengan perlengkapan balapan.
"Lho Zhe, kok balik lagi"
Zhea tidak menjawab, dia melepaskan sepatu hak tingginya dan melemparnya ke sembarangan arah.
Exsel mengambil sepatu itu, dan berlutut di hadapan zhea.
"Sayang...."
__ADS_1
"Gue nggak mau sel! KENAPA ORANG-ORANG ITU ADA DI SINI? GUE UDAH BILANG DARI AWAL KALO MAU PERNIKAHAN INI TERJADI JANGAN UNDANG MEREKA! GUE NGGAK MAU LIHAT MEREKA"
"tapi Zhe, mereka itu ke dua orang tua kamu. Tujuan kita menikah juga menyempurnakan pernikahan kita yang dulu. Dulu kita tidak ada Restu dan cinta, tapi ke dua orang tua kamu ada dan menyaksikan pernikahan kita. Jika pernikahan kita yang kali ini mereka nggak ada, percuma juga di lakukan karena tetap ada kekurangannya. SAYANG, BAGAIMANA PUN MEREKA, MEREKA ADALAH ORANG TUA KAMU. TANPA MEREKA KAMU NGGAK MUNGKIN ADA DI DUNIA INI"
"MAMA DAN PAPA RERE ADA KAN? MEREKA BERDUA ITU UDAH LEBIH CUKUP SEL. BAHKAN KEHADIRAN MEREKA, JAUH LEBIH BERARTI DAN BERHARGA DARI PADA MEREKA!"
"ZHEAA IZINKAN PAPA MENJADI WALI NIKAHMU KALI INI, PAPA...."
"CUKUP! PERGI DARI SINI, TIDAK ADA PERNIKAHAN LAGI. DAN JANGAN MERUSAK SUASANA PERNIKAHAN RIO DAN RERE. PERGI KALIAN"
"ZHEA, MAMA JUGA..."
"ANDA JUGA PERGI DARI SINI! KALIAN ITU HANYA PERUSAK SUASANA DI SINI"
"ZHEA, SAYANG. TENANG, OKE" UCAP MAMA RERE MEMELUK ZHEA
MERASAKAN HANGAT DAN TULUSNYA PELUKAN MAMA RERE MEMBUAT ZHEA MENANGIS. "JANGAN NANGIS, NANTI MAKE- UPNYA LUNTUR. KAN SAYANG UDAH CANTIK GINI TIBA-TIBA DI FOTO HASILNYA JELRK KARENA MAKE UP BERANTAKAN DAN EAJAH SEMBAB" ucap mama Rere menghapus air mata
"Zhea dengarkan mama. Mama bukannya mau memaksa kamu melanjutkan pernikahan kalian. Karena memang ini juga tidak perlu di lakukan. Tapi zhea, apa kamu lihat ada Niko di antara kita sekarang? Nggak kan sayang? Itu karena dia menyiapkan pernikahan kalian ber-4 sendirian dan bahkan dia sangat sibuk menyiapkan untuk pertunjukan kalian nanti. Kita nggak pernah tahu bagiamana keadaan Niko dengan pernikahanya sebulan yang lalu karena memang dia tidak pernah cerita. Tapi zhea, Niko sudah bersusah payah selama ini menyiapkan pernikahan kalian, apa kamu mau membuat semua usaha dan kerja kerasnya sia-sia? di sini juga banyak wartawan, jangan buat nama kamu buruk dengan scandal yang membenci kedua orang tua sendiri"
"Tapi mereka...."
"Dan satu lagi zhea, lakukanlah pernikahan ini demi suamimu. Jangan kecewakan dia karena hal ini"
"Tidak Tante. Jika zhea tidak mau, aku juga tidak keberatan"
"Dengar exsel, pernikahan itu bukan hanya suami yang harus selalu mengalah dan mengerti , tapi istri juga. Jika terus seperti ini, pernikahan kalian menjadi tidak sehat. Zhea juga jangan hanya memikirkan diri sendiri, pikirkan juga perasaan suamimu, apakah dia kecewa, marah, tertekan, senang ataupun bahagia. Semua yang di rasa harus di bagikan satu sama lain. Dan yang paling penting adalah saling percaya. Menurut mama, jika kamu membatalkan pernikahan kalian ini, sedikit banyaknya suamimu pasti merasa kecewa. Walau mulutnya bilang tidak apa-apa, di hatinya pasti merasa terluka"
__ADS_1
"Seharusnya yang berbicara seperti itu aku, aku adalah orang yang melahirkan zhea. Tapi, di saat hari-hari bahagianya, kehadiranku malah membuatnya sedih" batin lara
"Sudahlah Tante tidak apa-apa, kita batalkan saja pernikahan ini. Pernikahan ini saya lakukan hanya untuk membahagiakan zhea, jika dia merasa sedih karena ini, lebih baik kita batalkan saja. Dan lanjutkan saja, acara selanjutnya dari pernikahan Rere dan Rio" ucap exsel memasang kembali sepatu zhea.
HENING. SEMUA ORANG SIBUK DENGAN PEMIKIRANNYA SENDIRI
"Ayo kita lanjutkan acara pernikahan Rio dan Rere. Orang-orang pasti sudah menunggu" ucap exsel memecahkan keheningan
Zhea mengenggam tangan exsel "AYO LANJUTKAN PERNIKAHAN KITA" ucapnya menatap lekat exsel
"Sayang, kamu yakin?"
Zhea hanya mengangguk
"Apa tuan marga boleh..."
Belum selesai exsel bicara zhea lebih dulu menganggukan kepalanya.
"Baiklah, ayo" ucap exsel memeluk pinggang zhea.
_______________
"Sebelum ijab kabul ini di mulai. Saya ingin mengatakan, bahwasanya saya sangat bahagia bisa menikahkan putri saya dengan seorang laki-laki seperti exsel. Sebagaimana yang kalian ketahui, bahwa saya adalah ayah yang gagal dan payah. Saya tidak bisa melihat perkembangan dan pertumbuhan zhea meski zhea berada di dekat saya. Saya tidak bisa menjaga ataupun melindunginya di saat dia membutuhkan sosok ayah di sampingnya. ZHEA, PAPA MINTA MAAF. MUNGKIN BERIBU-RIBU KATA MAAF TIDAK AKAN MEMBUAT DERITAMU HILANG, TAPI HANYA ITU YANG BISA PAPA LAKUKAN. PAPA SANGAT INGIN MENJAGA DAN MELINDUNGIMU SEKARANG, UNTUK MENEBUS HARI-HARI DI MASA LALU. TAPI? APAKAH KAMU MAU MEMBERIKAN PAPA KESEMPATAN SAYANG? PAPA BENAR-BENAR SALAH, MENGANGGAP KAMU BAHAGIA DENGAN APA YANG PAPA PUNYA. PAPA JUGA MINTA MAAF KARENA DULU PAPA TIDAK MERESTUI HUBUNGAN KALIAN, DAN PERNAH MEMISAHKAN KALIAN SECARA PAKSA. UNTUNGNYA KALIAN BENAR-BENAR TIDAK BERPISAH WAKTU ITU. EXSEL KEMBALI DI WAKTU YANG TEPAT, MENGORBANKAN NYAWANYA DEMI ZHEA, YANG MANA SAYA SENDIRI TAKUT MELAKUKAN HAL ITU. TAPI EXSEL, TANPA RAGU DAN BERPIKIR PANJANG DIA MAU MENDONORKAN HATINYA UNTUK ZHEA, YANG MANA DIA SENDIRI TAHU BAHWA KEBERHASILAN OPERASI SANGAT KECIL. UNTUK EXSEL, TERIMAKASIH KARENA SUDAH KEMBALI DAN MENCINTAI ZHEA DENGAN TULUS. SAYA YAKIN KAMU BISA MENJAGA DAN MELINDUNGI ZHEA DENGAN BAIK. DAN HANYA KAMU YANG PANTAS MENJADI PASANGANNYA. BERJANJILAH UNTUK TIDAK MENYAKITI HATINYA, SUDAH TERLALU BANYAK LUKA DAN DERITA YANG SELAMA IBI DIA RASAKAN. TOLONG, BAHAGIAKAN PUTRI SAYA, KARENA SAYA SUDAH GAGAL MEMBAHAGIAKANNYA" ucap Leon yang tidak bisa menahan air matanya
"SEJAK JANJI SAKRAL YANG SAYA UCAPAN PADA YANG MAHA KUASA 2 TAHUN YANG LALU, DI HADAPAN ANDA DAN SEMUA ORANG YANG HADIR DI DISINI. SAYA BERJANJI AKAN MENJADIKAN ZHEA SATU-SATUNYA RATU DI HATI DAN RUMAH SAYA. MENJAGA DAN MEMBAHAGIAKAN DIA SEBISA MUNGKIN DAN TIDAK AKAN SYAA BIARKAN AIR MATA MENETEP DI PIPINYA KECUALI AIR MATA KEBAHAGIAAN"
SEMUA ORANG MENYIMAK UCAPAN EXSEL DENGAN PENUH PENGHAYATAN.
__ADS_1
4 BAB LAGI END YA READER'S TERCINTA... DAN CERITA NIKO DAN CELLINE UDAH DEBUT NIHHH. CUSSS KEPOIN DAN BACAš¤