BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 148


__ADS_3

Bab 148


Celline dan Tasya sampai di kos-kosan mereka, di antar oleh Niko dan Rio.


"Kak Rio nggak mau mampir atau minum dulu" ucap Tasya


"Lain kali aja, ini udah malam" ucap Rio menghidupkan mesin motornya, dan tanpa basa basi lagi, pergi meninggalkan kos-kosan celline


"Kalo gitu, gue juga pulang dulu" ucap Niko berpamitan pada dua orang wanita itu kemudian beranjak pergi


"Lho itu apa-apaan sih tas, suka sama orang segitunya. Bikin malu tahu nggak" ucap celline yang sudah geram melihat tingkah Tasya


"Kak, aku tuh udah dari zaman SMP suka sama kak Rio. Dan sekarang, setelah sekian lama, aku di pertemukan lagi sama dia, bearti kita jodoh dong. Dan aku harus memperjuangkan cinta aku kak, aku nggak mau lagi jauh-jauh dari kak Rio"


"Ishh, susah ya ngomong sama lho!"


"Kakak sendiri kenapa nggak pacaran aja sama kak Niko. Kalian kan cukup dekat"


"Kita tuh dekat karena proyek. Dan satu lagi, Niko tuh udah punya cewek yang dia suka"

__ADS_1


"Tapi kan kak zhea udah nikah sama cewek lain. Itu bearti, kesempatan kakak buat dekat dengan Kak Niko terbuka lebar"


"Heh! Gue nggak bodoh kayak lho ya. Yang suka sama orang padahal udah tahu orang itu nggak suka kita balik. Terlebih lagi kayaknya Rio itu suka deh sama sahabat ceweknya itu"


"Makanya aku memperjuangkan cinta aku kak. Biar terbalaskan, ibarat lilin buat ngepet nih ya, kalo nggak di jaga baik-baik akan mati dan yang ngepet akan jadi babi . Begitu juga cinta aku, harus di perjuangkan dan butuh pengorbanan. Lagi pula, emang dari dulu kak Rere dan kak Rio itu dekat banget. Orang kak Rio aja manggil orang tua kak Rere mama sama papa, sama kayak kak Rere. Itu bearti mereka udah jadi sodara angkat kak"


"Ahh, terserah lho deh. Kalo sakit hati, baru tahu rasa! Dan nggak usah cerita-cerita ke gue! Makan aja tuh cinta kebabi-an lho itu" Ucap celline beranjak masuk ke dalam kos-kosan


"Itu nggak bakalan terjadi kak, tenang aja" ucap Tasya mengikuti langkah celline.


KOS-KOSAN NIKO....


"Gue nggak ngehindar, emang gue dekat sama dia, nggak kan?"


"Ya bukan gitu, tujuan lho ke sini kan biar bisa bebas dekat sama orang. Sekarang, udah ada yang ngedekatin, lho nya yang nggak ngerespond"


"Rasanya aneh aja, dekat sama orang kalo orangnya bukan Rere"


"Lho sendiri yang ngejauhin Rere biar bisa dekat dengan orang, sekarang malah nutupin diri dari orang lain, dengan alasan orang itu bukan Rere. Sebenarnya, mau lho itu apa Yo"

__ADS_1


"Gue nggak mau apa-apa"


"Terus?"


"Yaaa gitu aja"


" Jangan sampai nih ya Yo, Rere nggak mau lagi baikan Sama lho dan lho juga mengecewakan orang lainnya nanti"


"Gue nggak ngasih harapan pada siapapun. Jika ada yang kecewa, itu bukan salah gue dong"


"Lho kan cowok harus tegas lah Yo"


"Tujuan gue ke sini tuh buat kebaikan Rere biar dia bisa mandiri. Biar Rere bisa dketa dengan orang lain, tanpa merasa terbebani karena kehadiran gue. Gue nggak pernah bilang, datang ke sini buat bisa dekat-dekat dengan cewek lain. Jika gue mau, di Indonesia pun gue bisa ngelakuin itu. Walupun Rere nggak suka tapi, dampaknya akan sama aja kayak sekarang kan. Gue di musuhin sama Rere. Jadi, buat apa gue jauh-jauh ke sini, kalo cuma buat dekat-dekat dengan cewek-cewek yang belum tentu tulus kayak Rere dan zhea"


"Lho suka ya Yo sama Rere?"


"Lho ngomong apaan sih nik, Rere itu udah kayak adik buat gue"


"Tapi ngejaga seorang adik itu nggak kayak gini Yo. Gimana kalo misalkan Rere menikah dengan orang lain sementara lho sendiri, di bayang-bayangi terus dengan Rere"

__ADS_1


__ADS_2