BAD GIRL

BAD GIRL
Luka Terpendam


__ADS_3

Bab 68


Exsel hanya diam menatap lekat zhea.


"Kenapa kau hanya diam! Bicaralah"


"Untuk apa! Bukankah kau bilang saya ini orang asing. Bukankah ucapan orang asing tak perlu di percaya"


"FINE" teriak zhea, masuk ke mobil lalu beranjak pergi.


Exsel mengikuti zhea dari kejauhan. Zhea yang kesal melajukan mobilnya ke tempat dia belajar bela diri.


Zhea menghadap pada gurunya "aku ingin bertarung, untuk mengasah kemampuan ku" ucapnya setelah selesai berganti seragam bela diri.

__ADS_1


"Baiklah. Vivi, bertarung lawan zhea" ucap gurunya.Vivi hanya mengangguk.


Pertarungan pun di mulai, zhea terkena pukulan beberapa kali. Zhea yang demikian kesal bertarung dengan segala kemampuannya memukul Vivi dengan brutal tanpa ampun.


Sang guru yang minat itupun, segara meleraikan mereka.


"Zhea, apa yang kau lakukan. Kau bilang ingin mengasah kemampuanmu. Nyatanya kau memukul orang dengan membabi buta. Kau ingin membunuh orang hah. Jika ada masalah jangan di bawa ke sini. Di sini harus profesional, tidak mengampuri urusan pribadi" ucap sang guru dengan nada tinggi


"Guru maafkan aku. Vivi, aku tidak sengaja. Aku hanya terbawa emosi. Sekali lagi maafkan aku" ucap zhea membukukan tubuhnya


"Saya mengerti guru. Sekali lagi maafkan aku, Vivi"


"Tidak apa-apa" ucap vivi. zhea lalu beranjak pergi meninggalkan tempat perguruanya,tanpa mengganti pakaiannya. Sementara exsel terus mengikutinya dari kejauhan.

__ADS_1


"Mau kemana dia" ucap exsel yang melihat zhea melewati jalan yang tidak pernah dia lewati.


Zhea sampai di rumah lamanya. Yang mana rumah itu jauh lebih kecil dari kamarnya.


Zhea masuk ke rumah itu. Yang mana rumah itu sangat kotor, dan debu dimana-mana karena tidak di rawat.


Zhea pertama kalinya kembali ke rumah itu, semenjak dia pindah ke mansion 7 tahun yang lalu.


Zhea melihat fotonya ketika masih di bayi di gendong mama dan papa yang berada di sampingnya.


"Hanya ini foto satu-satunya yang menggambarkan bahwa aku punya kedua orangtua. Tapi, kenapa kalian membuangku!" ucap zhea membanting foto itu, sehingga foto itu pecah berkeping-keping.


"Apa kalian tahu, betapa menderitanya aku selama ini!. Apa kalian pernah bertanya padaku sekali saja, bagaimana caraku melewati hari demi hari tanpa kalian. Apa kalian tahu bagaimana teman-teman mengejekku karena tidak pernah di dampingi kalian dihari ibu ataupun ayah. Bahkan! Karena aku berbeda, tidak satupun dari mereka yang ingin bermain denganku. Mereka selalu menghinaku sebagai anak yatim piatu. Dan apa kalian tahu, Rasanya di kucilkan. Di saat setiap anak memamerkan bekal yang mamanya masak, aku hanya duduk di pojokan kelas melihat mereka saling berbagi makanan dan bercerita ria. Apa kalian tahu bagaimana rasanya hah! Tapi sekarang aku sudah memiliki Niko, Rere dan Rio hang selalu bersamaku. Aku belajar banyak hal dari mereka, mereka menutupi kesedihanku. Aku mati-matian agar bisa jadi pembalap agar bisa berbaur dengan banyak orang. Aku berusaha keras belajar bela diri agar tidak terlihat lemah di mata orang-orang. Tapi, semua itu nggak ada gunanya , setelah bertahun-tahun aku pikir tidak akan ada lagi orang yang akan membenci dan mengucilkan aku seperti dulu. Tapi nyatanya, tidak ada orang lain yang ingin menerima ku kecuali mereka bertiga. Ada yang melihatku penuh kasihan, ada yang melihatku dengan kebencian dan ada yang merasa jijik di dekatku. Apa aku seburuk itu! Atau aku harus menghancurkan hidupku sekarang. Separti apa yang selalu di katakan tuan marga, apa aku harus menghancurkan hidupku sehancur-hancurnya agar kalian mengerti apa yang aku inginkan"

__ADS_1


***BACA TERUS KELANJUTAN CERITANYA YA ☺️ DAN JANGAN LUPA BACA JUGA KARYA BARU AUTHOR YANG BERJUDUL "SILENT DEADLY" DAN "COULD CEO IN LOVE" YA READER'S TERCINTA β˜ΊοΈπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»


__ADS_2