
Maaf ya kalau update nya agak lama. Author lagi banyak tugas.
Author harap kalian bisa memaklumi.
Typo bertebaran🙏
〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰
Sesuai dengan rencana teman teman Naura sudah berkumpul di rumahnya. Sudah pukul 20.15 tapi mereka masih berada dikamar Naura, mereka menunggu Naura yang sedang mencari handphone nya.
"Udah ketemu belum sih" tanya Lisa yang sudah bosan menunggu.
"Kalau udah ketemu kita pasti udah berangkat" jawab Naura sekenanya
"Yayaya serah lo" ucap Cinta.
"Menunggu itu berat aku nggak akan kuat biar dia aja" ucap Lisa asal.
"Pake niru dilan segala lo, mending lo bantuin" ucap Evelyn yang melihat ketiga temannya yang hanya duduk duduk saja dan tidak ikut membantu.
"Eh ini apaan" ucap Lolly merasa ada sesuatu di bawah selimut Naura.
"Lah ini kan handphone Lo njirr" ucap Lolly.
"Kenapa nggak dari tadi aja sih ketemu nya" ucap Lisa kesal.
"Udah udah ayo berangkat" ajak Naura pada keempat temannya.
🍸🍸🍸
Jam sudah menunjukkan pukul 22.30 kelima gadis tadi sudah asyik dengan dunia mereka sendiri. Diantara mereka berlima Naura la yang keadaannya paling parah karena terlalu banyak meminum wine dan akibatnya ia meracau tidak jelas.
"Guys gue pulang dulu ya" ucap Lisa.
"Yah nggak asik lo mending kita disini minum minum dulu" ucap Naura yang sudah sepenuhnya dipengaruhi alkohol.
"Ra mending lo pulang deh gue anterin" ucap Lolly.
"Nggak usah gue bisa sendiri" ucap Naura.
"Yaudah deh Ra kita pulang dulu ya" ucap Lolly walau sebenarnya ia khawatir pada Naura tapi ya mau bagaimana lagi.
Naura hendak keluar dari bar, dengan keadaan yang sudah mabuk ia berjalan sempoyongan dan tak jarang ia menabrak beberapa orang.
Brukkk
Naura menabrak orang hingga orang tersebut jatuh tersungkur.
"Eh maaf maaf nggak sengaja"
"Elo.." ucap seorang laki laki yang ditabrak Naura.
"Eh lo ternyata kenalin gue Naura Jessica Medeia Caitlyn lo siapa" ucap Naura.
"Lo nga-- eh" ucap Ragil yang kaget karena Naura jatu dan tak sadarkan diri.
"Pake pingsan segala, ngerepotin banget sih lo" Ragil ngedumel gak jelas karena kesal.
Ragil pun menggendong Naura ala bridal style dan membawanya ke mobil. Dan memakaikan selt belt.
Rencana nya untuk menenangkan pikiran pun gagal. Sekarang ia bingung harus membawa gadis di sampingnya kemana.
"Gue telfon temennya Naura aja kali ya, tapi kan gue nggak punya nomor nya" gumam Ragil.
"Gua nanya temen temen aja kali ya" gumam Ragil
**Cogan07**
**Ragil**
Yang punya nomor nya
temennya Naura ?
Leo
Gue ada knp?
**Ragil**
Bagi dong
Leo
Bentar
Setelah mendapat nomor temennya Naura, Ragil segera menelfon nya.
"Hallo"
"Ini siapa" tanya Lolly.
"Ragil,alamat rumahnya Naura dimana?" tanya Ragil.
"Mau ngapain lo?" tanya Lolly.
"Temen lo pingsan"
"Oh anter ke rumah gue aja, jl. xxxxx no.20" ucap Lolly.
"Oke"
Ragil segera menancap gas dan pergi ke alamat tadi.
~♪~♪~♪~♪~♪~♪~
Sebuah mobil berhenti di depan rumah elit. Seorang gadis telah menunggu kedatangan nya.
Ragil keluar dari mobil dan menggendong Naura ala bridal style.
"Bawa masuk kedalam aja Gil" ucap Lolly.
__ADS_1
Ragil membawa Naura masuk dan mengekori Lolly.
"Bentar gue buka dulu pintunya" ucap Lolly.
Ragil membaringkan Naura di kasur size king milik Lolly.
"Tanks ya Gil udah mau anterin tuh anak" ucap Lolly.
"Oke gue pulang capek gendong dia berat" ucap Ragil, sebenarnya Naura tidak terlalu berat dia hanya mengada ngada saja.
🌞🌞🌞🌞🌞
Sinar matahari tak membuat Naura terbangun dari tidurnya. Hal itu membuat Lolly yang melihat itu hanya bendecak kesal.
"Woy bangun napa gue siram Lo entar" teriak Lolly.
Naura pun terbangun dan sedang mengumpulkan nyawanya.
"Apaan sih masih pagi juga" ucap Naura dengan suara khas bangun tidurnya.
"Masih pagi pala lu peang, ini udah jam 6.00 ogeb" ucap Lolly.
"Gue pusing" ucap Naura.
"Yaiyalah situ kemarin habis berapa gelas" ucap Lolly.
"Btw kok gue di rumah lo" ucap Naura.
"Kemarin Ragil nganterin lo kerumah gue, untung yang nemuin lo Ragil bukan om om" ucap Lolly.
"Anterin gue pulang kuy, pusing gue" ucap Naura.
"Nggak sekolah nih" ucap Lolly.
"Nggak ah, nyokap lagi keluar kota mending gue bolos aja" ucap Naura.
"Hm serah lo lah" ucap Lolly yang sudah terbiasa dengan sikap temannya.
"Ayo gue pengen rebahan di rumah" ajak Naura yang sudah ingin pulang.
"Bentar gue ambil kunci" ucap Lolly lalu berjalan menuju laci dan mngambil kunci mobilnya.
"Ayo" ucap Lolly lalu berjalan keluar dari kamar.
"Bantuin gue jalan" ucap Naura yang masih duduk di kasur.
"Ish ribet amat sih lo" ucap Lolly kesal dengan temannya.
Kedua gadis tersebut berjalan menuju garasi dan pergi menuju rumah Naura.
⛅⛅⛅
Sebuah mobil Lamborghini memasuki rumah elit yang luas.
"Ra udah sampe nih bangun ih, dasar kebo" ucap Lolly namun tidak ditanggapi.
"Gue lempar lo keluar dari mobil kalau nggak bangun" ucap Lolly.
"Iya iya ih bawel" ucap Naura dengan suara khas bangun tidur.
"Iya iya" ucap Lolly.
Pada akhirnya ia membantu Naura berjalan hingga kamar, ia tak habis pikir kemarin Naura menghabiskan berapa gelas wine.
Padahal biasanya saat Naura habis mabuk juga bisa berjalan dengan seimbang. Tapi ia Mada bodo dengan hal itu, sekarang yang terpenting ia harus mengantarkan temannya ke kamar lalu pulang.
"Eh lo kenapa dek sampe di bantu kek gitu kalau jalan?" tanya Leo yang sedang berjalan menuruni tangga.
"Adek lo kemarin minum wine ga tau berapa gelas" ucap Lolly.
"Oh bawa aja ke kamarnya" ucap Leo santai tapi terkesan tak peduli.
"Eh ***** ini adek lo ogeb, bantuin kek" ucap Lolly kesal.
"Nggak ah males mending gue sarapan" ucap Leo.
"Bangs*t lo" ucap Lolly.
Pada akhirnya Lolly lah yang membantu Naura berjalan hingga ke kamar.
"Lo pergi dari kamar, gue mau tidur" ucap Naura.
"Gue diusir nih ceritanya" ucap Lolly.
"Serah lo mau nganggep gue ngusir atau gimana intinya gue mau tidur" ucap Naura seenaknya.
"Gue males sekolah, mending gue disini aja. Gue boleh ajak temen temen nggak?" tanya Lolly.
"Boleh asal nggak berisik" ucap Naura.
"Oke"
Lolly pun menyuruh teman temannya untuk pergi ke rumah Naura. Teman teman Naura pun menurut saja.
Lolly menunggu mereka di ruang tamu sambil menonton drama Korea atau siaran Vlive idolanya.
"Hallo guys" teriak Lisa yang membuat Naura yang kamarnya di lantai dua juga mendengar nya dan terganggu.
"Sekali lagi lo berisik gue usir" ucap Naura.
"Iya iya ih" ucap Lolly.
"Kenapa lo nyuruh kita kesini?" tanya Evelyn pada Lolly.
"Gue males sekolah, mending nonton drama Korea disini lumayan kan" ucap Lolly.
"Mending gue sekolah gangguin guru BP" ucap Cinta.
"Gue setuju" ucap Lisa.
"Gue cuma ikut aja" ucap Evelyn.
"Yaudah deh gue ikut" ucap Lolly yang pasrah.
__ADS_1
"Naura" teriak Lolly.
"Apaan sih" ucap Naura sambil menuruni tangga.
"Katanya nggak sekolah" ucap Lolly.
"Ga jadi, gue udah enakan mending gue sekolah bosen kalau dirumah" ucap Naura.
"Oh" balas Evelyn singkat.
"Gajelas lo" ucap Lolly.
"O aja" ucap Lisa.
"Gue berangkat sekolah dulu deh nunggu lo lama" ucap Cinta.
"Ayo berangkat" ucap Naura.
Mereka pun berangkat bersama.
~♪~♪~♪~♪~♪~♪
*Disekolah*
"Eh ***** gerbang nya udah ditutup" ucap Cinta.
"Lewat mana nih, kita kalau pake mobil" ucap Evelyn.
"Gue mau manjat pager di belakang aja" ucap Naura.
"Pager belakang tinggi, emang Lo bisa" ucap Lolly tidak yakin.
"Kalau ga bisa ya manjat pohon terus loncat" ucap Naura santai.
"Serah lo lah gue nunggu disini aja, bareng sama 4 anak cowok itu" ucap Cinta karena ia tidak ahli dalam hal memanjat begitu juga dengan Lolly, Lisa, dan Evelyn.
Saat hendak memanjat ia melihat seorang cowok beransel sedang berjongkok. Naura yang melihat itu pun tersenyum jahil dan memulai aksinya.
Ia berjalan mendekat ke arah cowok tersebut dan menginjak pundaknya agar lebih mudah manjat tembok itu.
"Eh kok pundak gue berat sih" ucap Ragil saat ia merasa tiba-tiba pundaknya berat, dan saat ia mendongakkan kepalanya ada gadis yang menggunakan pundaknya untuk naik.
"WOY SIAPA LO BERANI BERANINYA JADIIN PUNDAK GUE KAYA TANGGA" teriak Ragil sedangkan Naura yang masih duduk di tembok pun melihat ke bawah.
"Gue anaknya pemilik sekolah, kenapa nggak terima pundak Li gue injek" ucap Naura, namun ia segera loncat ke bawah karena Ragil sudah mulai berancang-ancang untuk naik.
"Woy jangan kabur" teriak Ragil yang sudah berada di atas tembok dan segera loncat kebawah.
Dan terjadilah aksi kejar kejaran antara Naura dan Ragil. Ragil mengejar Naura hingga koridor kelas XI. Banyak pasang mata yang melihat mereka karena bel belum berbunyi.
"WOY BERHENTI LO" teriak Ragil .
"NGGAK MAU KALAU LO COWOK KEJAR DONG" teriak Naura tak kalah keras yang membuat seluruh pandangan mata tertuju pada mereka.
Kak Ragil ngapain kejar kejar an sama kak Naura
Ih kak Ragil makin ganteng deh kalau lari
Itu cewek siapa sih kok dikejar sama kak Ragil.
Kurang lebih begitulah cibiran para murid.
"NAURA RAGIL BERHENTI" ucap Pak Bambang guru BP paling killer dan suara toa nya yang membuat orang yang mendengar nya langsung menutup telinga.
" Sekarang kalian ikut bapak ke ruang BP" ucap Pak Bambang tegas.
oooOooo
"Karena kalian sudah membuat kegaduhan, saya hukum kalian lari keliling lapangan 10 kali" ucap Pak Bambang dengan tegas.
"Pak saya kan cewek masa 10 putaran" protes Naura.
"Yaudah kamu 8 putaran, tapi habis lari kalian hormat di lapangan" ucap Pak Bambang.
"Loh kok gitu" protes Naura sedangkan Ragil hanya diam dan menyimak.
"Karena kalian tadi telat dan masuk lewat pagar belakang" ucap Pak Bambang.
"Kok bapak bisa tau" ucap Naura.
"Kan temen kamu ngasih tau. Sekarang cepat lari" ucap Pak Bambang.
Naura dan Ragil pun lari mengelilingi lapangan olahraga. Naura sudah menyelesaikan 8 putaran dan beristirahat sebentar sambil menunggu Ragil selesai.
"Bagi minum dong" ucap Ragil.
"Nih abisin aja" ucap Naura.
"Sekarang ke lapangan nyusul temen temen" ucap Ragil.
"Oke"
Mereka pun pergi ke lapangan yang biasanya dipakai untuk upacara.
"Lo berdua ngapain kesini?" tanya Lolly.
"Dihukum ama si Bambang" ucap Naura.
"Ketahuan tadi?" tanya Cinta.
"Gara gara si kampr*t tuh ngejar gue" ucap Naura.
"Kan lo nginjek pundak gue" balas Nathan tak terima.
"Bisa kan nggak pake ngejar"
"Emang ya jadi cowok tuh susah salah mulu dari tadi" ucap Ragil.
"KALIAN KENAPA MALAH BICARA" teriak pak Bambang yang membuat semua orang kaget dan kembali hormat menghadap bendera.
Sinar matahari yang panas membuat mereka ingin hukuman ini segera berakhir. Apalagi Naura yang pandangannya mulai buram.
Brukk
__ADS_1
Next capter?🤔