
Bab 134
"Terus uang 2,5M itu kamu dapatkan dari mana?" Ucap zhea. Bukannya merendahkan exsel hanya saja, uang sebanyak itu, tidak mungkin exsel dapatkan dari gajinya sebagai dokter dan dosen.
"Itu adalah uang tabunganku selama ini. Dan uang peninggalan mama, karena dari dulu, mama tidak pernah punya ATM. Dia menyimpan uangnya di rekeningku"
"Jadi, kamu memberikan semua uang mu dan uang Tante ke tuan marga"
Exsel hanya mengangguk
"Aku akan mengembalikannya nanti"
"Untuk apa"
"Itu adalah uangmu"
__ADS_1
"Aku memberikan uang itu sebagai mahar dan biaya pernikahan kita"
"Jangan terlalu serius dengan pernikahan ini"
"Apa maksudmu? Apa kau ingin kita bermain-main dengan pernikahan"
"Bukan begitu maksudku... Hanya saja"
"Dengarkan aku zhea, pernikahan kita itu Sah secata hukum dan agama. Aku sudah mengucapkan janjiku pada yang di atas untuk menjaga dan melindungimu. Ijab kabul bukan hal yang main-main zhea.aku katakan padamu dari awal zhea agar kau mengerti, Aku serius dengan pernikahan ini. Sampai mati, kau akan tetap menjadi istriku. Tidak peduli jika nantinya kau ingin meminta cerai padaku, aku akan tetap mempertahankan pernikahan kita"
"Bukannya kau bilang ingin menikah dengan orang yang kau cintai dan yang mencintaimu. Sedangkan kita, tidak memiliki rasa apapun. Dan ya, kau tahu sendiri, aku tidak mempercayai itu cinta"
"Jadi, kau merasa berhutang Budi padaku? Makanya kau mau menikahiku. Aku menolong Tante itu ikhlas exsel, tidak ada maksud apapun. Jika kau berpikir aku melakukan semua itu agar bisa menikah denganmu kau salah besar. Awalnya, memang aku memintamu menikah denganku, untu balas dendam. Tapi, melihat kebencian dan kemarahan di matamu, aku mengurungkan niatku, dan meminta Niko untuk membantuku. Jadi, apapun yang aku lakukan untuk Tante itu, murni karena aku tulus membantu Tante"
"Aku percaya. Ikut Denganku" ucap exsel menarik zhea memasuki kamar Sarah.
__ADS_1
Exsel mengambil kotak perhiasan yang berisi gelang peninggalan mamanya.
"Ini adalah perhiasan peninggalan mama. Dulu, mama selalu bilang akan memberikan gelang ini pada istriku, jika aku sudah menikah. Gelang ini, adalah perhiasan pertama yang papa berikan pada mama saat papa melamar mama dulu.dan sekarang, ini menjadi milikmu. Tolong jaga baik-baik" ucap exsel memasang gelang itu ke tangan zhea.
"Dan ini, cincin pernikahan mama dan papa dulu. Apa kau mau memakainya, sebagai cincin pernikahan kita, sebelum aku bisa membelikan cincin yang baru"
"Tidak usah beli lagi. Pakai cincin itu saja"
"Aku akan meminta orang untuk mengubahnya menjadi lebih terkini"
"Begitu saja juga sudah bagus"
"Tidak apa-apa, aku akan membuatnya lebih terkini. Sementara waktu, kita tidak memakai cincin pernikahan dulu. Sebelum cincinnya selesai di perbarui"
Zhea hanya mengangguk, dia merasa sangat canggung dengan statusnya dan exsel Sekarang.
__ADS_1
"Aku ingin istirahat di sini. Apa boleh?"
"Tentu saja. Kau bisa tinggal di kamar ini sesuka hatimu. Karena rumah ini, juga rumahmu sekarang. Aku akan mengambil baju ganti untukmu, kau tidak membawa satu pakaian pun. Dan pasti sangat gerahkan memakai gaun seperti itu" ucap exsel pergi dari kamar Zhea, untuk mengambil baju ganti buat zhea