BAD GIRL

BAD GIRL
ORANG GILA


__ADS_3

Celina yang tengah berjalan sendiri di koridor sekolah dengan sangat santai, dia dengan bersenandung riang karena hari nya sangat menyenangkan. Yogi yang melihat Celina tengah berjalan sendiri dia mendekati Celina, berjalan di sebelah Celina, Celina yang merasa ada yang mendekati pun menoleh ke samping nya dia melihat pak Yogi tengah tersenyum menatap nya dengan senyum yang sangat manis.


Tapi sayang senyum itu tidak membuat Celina terpesona, Celina menatap Yogi dengan Alis yang terangkat sebelah. "Kenapa pak??"


"Hanya jalan di samping kamu"


"Tapi kenapa di samping saya???"


"Karena tertarik mendekat ke arah kamu"


Celina tersenyum miring mendengar jawaban dari Pak Yogi, lalu Celina berbelok ke arah perpustakaan untuk menghindari Yogi yang terus saja mengikutinya padahal ruangan nya sudah terlewati.


Yogi ikut masuk ke dalam Perpustakaan, dia mengikuti kemana saja Celina pergi, Celina yang geram menghentikan langkah nya berbalik menatap Yogi yang ada di belakang nya, Celina menatap pandangan yang sulit di artikan.


"Pak, saya masih menghormati anda sebagai guru di sini. jangan sampai hilang rasa hormat saya kepada bapak"


"Celina saya hanya ingin kamu tau kalau saya mencintai kamu"


"Dan sayang nya saya enggak pak"


"Celin, apa yang kamu suka dari laki laki yang kamu bilang tunangan kamu???"


"Dia selalu menghargai saya"


"Menghargai seperti apa Celin??"


"Anda tidak perlu tau semua tentang kehidupan saya, dan ingat saya bisa mendepak bapak dari sini".


"Punya hak apa kamu di sini Cell???"


"Anda belum tau saya lebih baik anda menjauhi saya, sebelum anda memohon kepada saya untuk tidak mendepak bapak dari sini. Yogi permana putra"


Deg...


Yogi tidak menyangka kalau Celina tau nama lengkap nya, Yogi mulai berfikir siapa sebenarnya Celina, kenapa tau tentang dirinya. "Kamu tau dari mana Cel saya??"


"Jauhi tunangan saya dan juga jauhi saya sebelum saya bertidak lebih jauh"


"Celina, saya sangat mencintai kamu"


"Ah iyah tentang surat dan cincin itu, saya sudah taru di tempat yang seharusnya Yogi permana putra"


Yogi tidak menyangka kalau Celina tau semua nya dan hanya berpura pura bodoh di hadapannya, Celina tau segalanya karena dia di beri info oleh kakak sepupunya Yuda, karena Celina menceritakan kepada Yuda, setelah itu Yuda menghubungi teman nya yang ali IT, untuk mencari info tentang Yogi.


Celina sangat terkejut Yogi ternyata dulunya juga ada di sekolah lama Celina sebelum Celina pinda ke sekolah baru, Yogi juga mencari tau segalanya tentang Celina, saat Yogi tau Celina sudah punya kekasih di sekolahan baru dia mengikuti Celina pinda ke sekolahan baru nya, dan yang paling mengejutkan Celina dia sangat terobsesi dengan Celina dia juga mengincar Rian menjadi target nya, bisa saja Yogi mencelakai Rian.

__ADS_1


Yogi menatap Celina dengan pandangan yang sangat tajam bak singa yang ingin menerkam, Celina yang di tatap seperti itu tersenyum miring, tidak ada rasa takut di diri Celina yang ada hanya ada kebencian terharap guru yang ada hadapan nya saat ini.


"Ingat Celina jika saya tidak bisa mendapatkan kamu siapa pun tidak akan saya biarkan mendekati kamu atau pun mendapatkan kamu"


"Dasar orang gila"


Celina berbalik meninggalkan Yogi dengan pikiran nya, dia berpikir dari mana Celina tau segalanya tentang nya, Yogi yakin saat ini Celina tau niat nya untuk mencelakai Rian. Yogi menatap tajam Celina yang masih memilih buku yang tidak jauh dari nya, Yogi meninggalkan perpustakaan dengan hati yang dongkol kepada Celina. Celina menatap kepergian Yogi dengan tajam ternyata benar apa yang dikatakan Yuda kalau Yogi selama ini mengincar Celina dan menargetkan Rian.


Celina menghubungi Putri yang ada di ruang osis yang mengadakan rapat osis, karena Putri sudah kalas tiga menjadikan jabatan osis harus segara di gantikan oleh siswa atau siswi yang bertanggung jawab.


Putri yang ponsel nya bergetar meminta ijin anggotanya untuk mengangkat telpon terlebih dahulu, Putri keluar dari dalam ruang osis mengangkat telpon dari Celina.


"Hello kak"


"Put, apa yang di bilang kak Yuda bener"


"Maksud kakak yang kemarin???"


"Iyah dek"


"Lalu bagaimana???"


"Bilang sama kak Rian dan Kak Irwan"


"Okay kak, nanti kita bahas setelah pulang sekolah. Aku selesain ini dulu kak"


"Iyah dek"


"Selamat siang anak anak"


"Siang pak"


"Loyo bangat!!!"


"Lelah pak"


"Sama dong"


"Kalau lihat wajah bapak enggak lelah kok"


"Huuuuu"


"Hahahah"


Yogi membagikan kertas yang akan di gunakan untuk melakukan kuis, saat sampai di bangku Putri dan Celina, Yogi bertanya kemana teman sebangku nya. "Rapat osis"

__ADS_1


"Yah sudah, kamu bilang sama dia besok kuis sendiri yah"


"Hemmm"


Yogi meninggalkan bangku Celina, kembali kemeja nya, Pak Yogi memulai kuis nya dengan yang muda muda nanti saat ada di pertengahan akan memberi soal yang sulit, semakin akhir biasanya paling sulit sampai terkadang anak anak tidak bisa menjawab termasuk Celina dan Putri.


Jam pelajaran telah berakhir Celina memasukan pensil dengan peralatan yang lain, Celina buru buru keluar kelas untuk menghindari Yogi tapi apalah daya Yogi lebih dulu menemui Celina yang ada di samping mobil Putri, harini Rian atau pun Irwan tidak mengantar atau menjemput nya karena Rian dan Irwan ada kelas pagi menjadikan berangkat lebih pagi dari pada istri mereka.


"Celina tinggalkan laki laki itu, dia tidak pantas buat kamu"


"Lalu siapa yang pantas???"


"Saya yang pantas Cell"


"Hemz anda tidak tau saja kalau tunangan saya lebih dari segala nya"


"Dian hanya anak manja yang bergelimang harta"


"Dan begitupun saya, saya tidak bisa hidup kekurangan"


"Kalau kamu kekeh enggak mau meninggalkan dia saya yang akan menyingkirkan dia"


"Sebelum itu terjadi saya yang akan mengirim bapak ke neraka"


"Saya tidak main main Celina"


"Apa bapak pikir saya ini perempuan lugu???"


"Cell jangan menjadikan kamu di posisi sulit"


"Saya sudah tau kebenaran semua nya tentang kamu, dan saya enggak akan takut sama kamu sialan"


"Jangan memaki saya"


"Dan anda jangan membentak saya brengsek, jauh tunangan saya. Sebelum saya menjadi perempuan gila yang bisa menghabisi kamu seperti niat kamu kepada tunangan ku"


Celina masuk ke dalam mobil menutup pintu dengan sangat kasar, Yogi yang ada di sampingnya memejamkan matan nya melihat Celina membanting pintu mobil dengan kasar. "Dia buka perempuan yang bisa aku anggap remeh"


Sedangkan Celina yang ada di dalam mobil dan menatap yogi yang masih ada ditempatnya tidak bergerak sedikit pun dari tempat nya. "Orang gila, terobsesi kok sama murid nya, dasar orang gila" Maki Celina yang ada di dalam mobil Putri.


Yogi masuk kedalam mobil nya yang ada di samping mobil Putri, Yogi meninggalkan. setelah kepergian Yogi, Putri datang dengan membawa bakso bakar yang entah dari mana dia dapatkan.


"Dek dia benar benar gila"


"Aku sudah lihat dan dengar"

__ADS_1


Huff Celina membuang napas kasar mengingat bagaimana Yogi, yang menginginkan dia meninggalkan Rian sang suami tercinta."Dasar orang gila" Batin Celina dengan memakan bakso bakar nya.


__ADS_2