BAD GIRL

BAD GIRL
Menjauh


__ADS_3

Bab 58


"memang iya kan, sih zhea itu selalu berperilaku se enaknya. apalagi mama tirinya sih zhea itu lebih muda dari kita" ucap mahasiswa itu ngengas.


"hey jaga omongan lho" ucap Rio kesal.


"itu kenyataannya men. gue lihat sendiri kemarin bokapnya sih zhea datang dengan istri mudanya itu ke ruang dekan"


"jika bokap gue nikah sama orang yang lebih muda kenapa? lho keberatan. apa pernikahan mereka di biaya oleh anda. atau anda memberikan pinjaman uang ke mereka agar mereka bisa menikah begitu" ucap zhea yang bersedikap di pintu masuk kelas, dengan menyenderkan bahu disana.


mahasiswa itu hanya terdiam.


"kenapa diam" ucap zhea Menghampiri mahasiswa itu.


"gue mendengar semua yang lho katakan tadi. sekarang gue ada disini lho bisa bicara di depan gue langsung. lho laki-laki kan? jangan hanya bisa ngomongin orang dari belakang" ucap zhea


"jangan karena lho kaya dan bokap lho berpengaruh pada universitas ini, lho bisa sesombong dan berprilaku se enaknya"


"berprilaku seenaknya? maksud mu seperti ini" ucap zhea memukul pipi mahasiswa itu. sehingga bibirnya mengeluarkan darah segar.

__ADS_1


"kau" ucap mahasiswa itu ingin memukul balik zhea, namun di cegah oleh Rio.


"kalo lho benar-benar cowok, lho nggak mungkin kasar ke cewek" ucap Rio


"kalian bertiga tuh sama saja. selama ini kalian memperalat Niko untuk bisa mengerjakan tugas kalian Dengan nilai tinggi"


PLAKKK


Rere menampar mahasiswa itu. "lho nggak usah bawa-bawa Niko"


mahasiswa itu lalu menjambak rambut Rere. melihat Rere kesakitan, Rio langsung mennedang perut mahasiswa itu hingga dia terpental kebelakang.


seketika ruangan itupun menjadi rusuh. zhea menginjak tangan mahasiswa itu sekuat mungkin. sehingga mahasiswa itu berteriak kesakitan.


"berani-beraninya tangan kotor lho ini nyakitin Rere. gue masih bisa kontrol emosi lho ngejelek-jelekin gue. tapi nggak untuk lho sakitin sahabat gue" ucap zhea menginjak tangan pria itu lebih kencang.


"sudah, hentikan" ucap exsel menarik zhea.


"kau, kenapa kau ada di sini" ucap zhea yang baru melihat exsel.

__ADS_1


"sudah hentikan. atau saya akan menyuruh kalian untuk menghadap ke ruang dekan. semuanya duduk kembali ke tempat kalian masing-masing. pelajaran akan segera di mulai" ucap exsel. semua mahasiswa dan mahasiswi di kelas itu pun kembali duduk dengan tenang.


zhea menarik tangannya dari genggaman exsel.


"kau duduklah di tempatmu" ucap exsel


"sorry. sepertinya saya salah masuk ruangan" ucap zhea beranjak pergi.


"zheaa" teriak exsel.


"kalian buka buku halaman 81 baca dan pahami" ucap exsel lalu beranjak pergi mengejar zhea.


"tunggu" teriak exsel. namun zhea terus saja berjalan menghiraukan himbauan dari exsel.


exsel lalu berlari mengejar zhea "tunggu dulu, kau mau kemana" ucap exsel menghalangi jalan zhea


"CK, apa urusannya dengan lho, gue mau kemana. minggir" ucap zhea


"balik ke kelas" ucap exsel menarik tangan zhea

__ADS_1


"lepas. lho apa-apaan sih, sok ngatur-ngatur gue sekarang. bukankah kemarin kau sangat membenciku. dan aku akan menempati ucapanku, untuk ngejauh dari lho. itu kan yang lho mau. jadi lebih baik Sekarang lho balik ke kelas kerjakan apa yang menjadi tugas lho, dan lho tenang aja, selama lho jadi dosen disini. gue nggak bakalan masuk ke kelas lho"ucap zhea


__ADS_2