BAD GIRL

BAD GIRL
UNDANGAN


__ADS_3

Dian di mana sekarang sedang melakukan fitting Gaun pengantin yang akan di gunakan untuk acara pernikahannya dengan sang suami Yoga, setelah fitting Gaun rencana Dian mampir ke rumah Rian untuk membagikan undangan resepsi pernikahannya.


Gaun yang di pesan Indri langsung untuk sang menantu tidak main main dengan bahan yang di expor dari luar negeri dan bahan bahan berkualitas tinggi, Indri ingin merayakan pesta pernikahan putra nya dengan sangat mewah, dia ingin mewujudkan keinginan nya dulu untuk menjadi ratu satu malam, tapi tidak terwujud karena keadaan ekonomi yang sulit.


Menjadikan Indri saat ini mewujudkan nya lewat menantu yang dia sudah anggap putrinya sendiri, apalagi Hendra teman bisnis orang tua Dian. Menjadikan Indri semakin menyayangi Dian.


Lukas dan duwi ke dua orang tau Dian juga merasa senang karena putrinya mendapat laki laki yang bertanggung jawab seperti Yoga, mereka tidak tau saja kalau Yoga adalah laki laki playboy yang setiap hari nya bergonta ganti pasangan.


Memang Yoga laki laki pekerja keras dia tidak hanya menjadi CEO perusahaan milik Hendra saja melainkan dia juga punya cafe dan rumah makan yang cabang nya ada dimana mana. Perempuan mana yang tidak mau dengan Hendra tapi sayang Hendra tidak perna serius dengan satu wanita saja.


Setelah kejadian pemaksaan itu Yoga lebih tepat nya yang memaksa Dian untuk ikut kedalam kehidupan nya sampai sekarang mereka bahagia, Yoga juga tidak perna jalan dengan wanita wanita bayaran yang selama ini dia panggil.


Sampai saat ini Dian juga belum disentuh oleh Yoga karena Dian masih dalam status pelajar, nanti kalau Dian sudah melakukan resepsi pernikahannya dengan Dian, Yoga berniat untuk meminta hak nya sebagai suami. Dian juga sudah menawari Yoga tapi Yoga tidak mau kalau sampai Dian hamil di saat belum lulus sekolah.


Kini Dian dan Yoga sudah ada didalam mobil setelah selesai fitting Gaun pengantin dan Yoga sudah mencoba baju yang akan dia gunakan untuk resepsi pernikahannya. "Mas mampir ke rumah teman ku untuk ngasi undangan"


"Iyah sayang"


Yoga begitu sangat romantis kepada Dian. "Temen kamu yang mana sayang"


"Yang aku perna ceritain"


"Emm iyah"


Setelah tiga puluh menit Yoga dan Dian sudah sampai di depan gerbang keluarga Patra, Dian datang ke sini untuk mengundang Rian dan Putri adik Rian, dan tentu saja akan menitipkan undangan untuk Celina.


Mereka berdua masuk ke dalam gerbang rumah mewah milik Patra, mereka berdua mengetuk pintu rumah orang tua Rian dan Putri. Tidak lama mereka setelah mengetuk pintu pelayan datang membuka pintu.


"Maaf mencari siapa Mas dan Mbak???"


"Saya mau ngasi undangan untuk Rian dan putri dan sekalian titip undangan untuk Celina"


"Baik Mbak nanti saya sampaikan"


"Terima kasih!! Kalau begitu saya permisi dulu Bik"


"Iyah Mbak, Mas"


Dian dan Yoga pergi dari rumah Rian, setelah mereka mengantar undangan untuk Rian dan yang lain, mereka pulang ke rumah mereka yang kini sudah tidak lagi tinggal dengan orang tua Yoga atau Dian.

__ADS_1


Lukas memberi hadia rumah mewah untuk hadia ulang tahun putri nya dengan Yoga, sedangkan Hendra memberi mobil sport untuk putra nya. "Mas kamu enggak mau mampir kemana mana???'


" Enggak sayang kenapa???"


"Kamu mau beli sesuatu atau mampir kemana???"


"Aku ingin nostalgia Mas saat kamu pertama kali narik tangan aku di Resto yang ada di Mall"


"Hhehehe, kamu mengingatnya sayang???"


"Tentu saja Mas, mana mungkin aku melupakan nya!! Nanti kalau kita punya anak aku akan menceritakan pertemuan kita waktu itu"


"Maafkan aku yah sudah memaksa kamu"


"Tidak Mas, aku sudah mulai cinta dan sayang sama kamu"


"Aku juga"


Mereka berdua akhir nya tidak jadi pulang, niat awal ingin pulang dan beristirahat karena besok hari yang sangat istimewa, tapi Dian ingin mengenang masa masa di mana dirinya dan Suami bertemu.


Meninggalkan Dian dan Yoga, kini di rumah Patra sedang heboh dengan celotehan anak anak Patra, bagaimana tidak heboh mereka mendapat undangan resepsi pernikahan dari Dian yang selama ini mereka tau kalau selalu mengejar Rian.


"Sialan kamu"


"Kakak" Celina menatap Rian dengan meta melotot dan berkacak pinggang.


"Heheh dia yang mulai dulu sayang"


"Tapi kakak enggak boleh ngomong kasar"


"Iyah Maaf sayang"


Putri, Patra, Celina dan Rian tidak menyangka kalau Dian sudah menikah, karena beberapa minggu yang lalu dia membuat ribut di rumah mereka. Dan sekarang tiba tiba mendapat undangan pernikahan dari Dian.


"Apa Dia di jodohkan yah???" Celina menebak nebak kenapa Dian sudah menikah


"Mungkin saja Kak Dia dijodohkan, Karena biasa nya kalau anak orang kaya itu biasa saling menjodohkan"


"Tapi keluarga kita enggak ada yang begitu kayak nya!!!"

__ADS_1


"Ada sayang" Melati menyahut perkataan putri nya karena dia tidak sengaja mendengar perkataan Putri.


"Siapa Ma???"


"Nenek dan Kakek, Mama dan Papa"


"What"


Mereka tidak percaya bawa keluarga nya juga ada perjodohan, apa lagi Mama dan Papa nya juga tidak saling mencintai tapi kini Papa nya sangat bucin dengan Melati membuat anak anak tidak percaya bahwa hasil perjodohan.


Melati duduk di sofa yang ada di ruang keluarga dekat dengan Irwan, Melati mengusap lembut kepala Irwan dengan sayang. Melati setelah mengusap lembut kepala Irwan Melati, Melati menceritakan semua tentang dirinya dengan Patra suami nya.


Mulai diri nya bertemu dengan Patra sampai pendekatan dan menikah, Sedangkan anak anak mendengar semua cerita Melati tanpa ada yang terlewatkan karena dia ingin tau masa Muda Mama nya dan Papa nya.


Setelah menceritakan Melati membuat anak anak nya melongo dengan kata kata nya yang terakhir bagaimana tidak melongo melati mengatakan kalau Dirinya paling cantik diantara mantan mantan Pacar Suami nya dulu.


"Ala itu sih kata Mama aja"


"Iyah dong kalau kalian tidak percaya tanya saja dengan papa kalian nanti saat pulang kantor"


"Yah jelas lah Papa bilang Mama yang cantik kalau enggak telinga kami pun ikut berdengung"


Hahahha.


Semua anak anak tertawa dan itu membuat hati Melati kebahagian keluarga nya tidak dari banyak nya harta melainkan dari kedekatan antara anak dan orang tua. Apalagi Melati full di rumah dan selalu memanjakan anak anak nya dengan kasih sayang bukan dengan harta..


Setelah bercanda tawa Melati mengajak anak anak nya untuk makan siang bersama, setelah itu Melati mengajak anak anak pergi ke mall mencari baju untuk datang ke pesta pernikahan teman nya yang sempat suka dengan Rian.


Melati dengan ke dua anak nya sangat antusias saat mencari baju baju, karena jarang jarang Melati pergi bersama dengan anak anak nya dan sekarang tidak Melati tidak ingin melewatkan dimana dia bersama dengan anak dan menantu nya.


Melati memilih dua gaun cantik ditangan nya untuk anak dan menantu nya, Celina dan putri melihat gaun itu dengan sangat binar Celina suka dengan gaun yang berwarna putih sedangkan Putri suka gaun dengan waran dusty pink.


"Sungguh sangat cantik Ma"


"Tentu dong pilihan Mama enggak akan perna salah"


"Kalian cari aja yang lain Mama juga mau cari baju buat nemenin Papa kalian buat datang ke undangan kolega bisnis Papa Kalian"


Akhir nya melati, dan anak anak nya mencari gaun sedangkan anak laki laki mencari setelan jas untuk digunakan untuk datang ke undangan pernikahan Dian.

__ADS_1


__ADS_2