BAD GIRL

BAD GIRL
Menjauhimu


__ADS_3

Bab 56


"Ternyata kau sangat membenciku. Baiklah sepertinya aku tidak perlu membuang-buang waktuku lagi untukmu. Kau pikir aku akan terus-menerus mengejarmu seperti yang di lakukan Tiffany. Maaf, banyak hal yang lebih penting dari pada itu. Dan aku juga tidak akan menanyakan penawaran ketiga ku. Seperti janji gue sama lho tempo hari, gue tidak akan muncul lagi di hadapan lho. Tapi akan gue pastikan keluarga Nyonya lira tidak akan bisa masuk ke rumah sakit ini lagi. Lho berada di pihak mereka bukan? Makanya tanpa sebab kau membenciku. Jujur saja tidak ada satupun bagian dari mereka yang gue sukai termasuk lho, dokter exsel Alexander yang terhormat" ucap zhea dengan penuh penekanan kemudian beranjak pergi.


Adnan yang sedari tadi melihat zhea dan exsel berbicara pun langsung menghampiri exsel ketika zhea pergi.


"Lagi ngomongin apaan sih bro. Sama pemilik rumah sakit kita yang baru itu" ucap Adnan


"Bukan apa-apa"


"Oh iya, ada hubungan apa lho sama dia. Kok kayaknya dekat banget"


"Hanya mantan pasien"


"Mantan pasien. Kau yakin? Tapi tadi dia yang bawa nyokap lho ke sini. Dan kebetulan aku yang ngobatin tangannya yang terbakar"

__ADS_1


"Tangannya terbakar"


"Iya. Dan luka bakarnya cukup parah juga sih. Apa lho nggak lihat luka di tangannya tadi" ucap Adnan, exsel hanya menggeleng.


Sementara itu, zhea yang kesal mendengar ucapan exsel tadi kebut-kebutan di jalanan. Saat ingin keluar dari simpangan, tiba-tiba ada mobil yang ingin masuk ke simpangan, sehingga mereka hampirrr saja tabrakan. Untungnya zhea dengan cepat mengerem.


"Hey, kalo mau kebut-kebutan jangan disini. Noh di sirkuit biar bisa jadi pembalap, dari pada ngebut-ngebut di jalan nggak ada faedahnya. Cari mati jangan ngajak-ngajak, kalo jadi kecelakaan tetap kita juga yang salah" ucap teriak Raka dari dalam mobil.


Karena mobil yang hampir tabrakan dengan zhea adalah mobilnya Zein.


Zhea menghampiri Raka, dia kemudian membuka helmnya dan dengan senyum sermik nya berucap "gue memang pembalap, lho bisa cari tahu di internet, kalo nggak percaya. Dan ya, kalo lho mau lihat gue di sirkuit seminggu lagi gue ada balapan lho datang aja" ucap zhea lalu beranjak pergi menaiki motornya.


"Hemm" ucap Zein


"Lho yakin mau Nerima Perjodohan itu"

__ADS_1


"Kenapa tidak. Bukankah dia menarik, tidak seperti cewek-cewek lainnya yang hanya melihat ketampanan dan kekayaan ku saja"


"Kau lebih memilih orang yang sama sekali tidak tertarik padamu di bandingkan dengan banyaknya wanita yang ngejar lho. Dunia kalian itu benar-benar berbeda. Dia bahkan tidak menyukai pekerjaan mu"


"Sudahlah, jangan mengurusi urusan pribadiku"


"Kau lupa aku ini asisten pribadimu"


"Apa kau mau di pecat"


"Baiklah, baiklah. Aku akan mengatakannya sebagai sahabat masa kecilmu saja"


"Sudah, cepat jalan. Ini sudah hampir terlambat. Apa kau lupa kita sedang dalam perjalanan untuk meeting"


--------

__ADS_1


Zhea datang ketempat latihan bela dirinya. zhea memukul-mukul samsak melampiaskan kekesalannya tanpa menghiraukan luka bakar di tangannya.


Hingga hari berganti malam zhea tetap memukul dan menendang samsak itu tanpa henti. Beberapa saat kemudian zhea mukai merasa lelah. Dia lalu melepaskan boxing di tangannya, duduk sebentar untuk minum. Kemudian bergegas berganti pakaian dan kembali ke kos-kosan.


__ADS_2