BAD GIRL

BAD GIRL
BAB 178


__ADS_3

Bab 178


Semua orang baru memahami situasinya, bahwa Alex dan celline adalan mantan kekasih, kecuali Adnan.


"Parah banget lho ya, janjiin anak orang nikah malah nikahin cewek lain" ucap Zein


"Lho siapa?" Ucap Tasya


"Gue orang yang berpartisipasi dalam balapan ini. Dan dua orang dokter ini, bisa berada disini karena kemauan gue. Hebat bukan?"


"Sombong" ketus Tasya


"Gue Sombong karena gue mampu. Lho udah lihat kan zhea, seberapa hebatnya gue? "


"Bahkan, yang jadi cita-cita lho aja dengan mudahnya bisa gue kabulin. Dan suami dan mantan pacar sekaligus sahabat lho itu juga berada dalam kendali gue sekarang" sambung zein


"Terus gue harus bilang woww gitu sama lho"


"Lho nggak terkesan gitu sama gue"


"Jangan harap!"


Saat zhea dan Zein berdebat, celline menarik exsel menjauh dari mereka.


Sementara semua orang hanya melihat saja.


"Lho lihat Zhe, suami lho itu masih cinta sama mantannya. Dari pada nikah sama orang yang nggak cinta sama lho, lebih baik lho nikah sama gue yang udah pasti mencintai lho dan punya segalanya"

__ADS_1


"Zhea dan exsel mungkin menikah tanpa cinta. Tapi, bukan bearti mereka tidak saling mencintai seiring berjalannya waktu. Apalagi mereka tinggal bersama" ucap Adnan


"Benar tuh. Jangan mentang-mentang lho kaya, lho bisa memaksakan perasaan orang lain" sahut rere


"Emang lho pikir, zhea punya perasaan, sama tuh dokter gue rasa nggak deh, benar kan Zhe?"


"Gue emang nggak punya perasaan sama dia, tapi gue lebih nggak punya perasaan lagi sama lho"


"CK, pikirkan baik-baik Zhe. Atau aku bisa saja mendiskualifikasikan sahabat dan Mantan pacar lho ini dari balapan terakhir"


"Lho pikir bisa semudah itu nyingkirin mereka?" Ucap zhea.


"Udahlah Zein, kita pergi dari sini. Penyelenggaraan acara ini ingin bertemu sama lho"


Zein mengangguk kemudian berucap "lho pikirin ini baik-baik Zhe. Atau gue bakalan gusirin rumah sakit lho itu"


"Gusirin aja jika lho mampu!"


Dia sengaja meminta exsel datang ke AS, agar dia bisa mempermalukan exsel dan Niko, dan Menyombongkan kekuasaan agar zhea terkesima. Rupanya, harapannya tak sesuai ekspektasi.


"Sombong banget sih tuh orang, pakai acara ngancam-ngancam segala" ucap Tasya.


"Kalian ngapain di sini nan" tanya zhea


"Kita di tugasin ke sini sama profesor"


"Ini pasti rencana Zein, biar dia bisa ngerendahin kalian"

__ADS_1


"Kalian di sini aja, biar gue sama zhea nyamperin celline sama dokter exsel" ucap Niko


"Ngapain nyamperin mereka. Bairin aja"


"Udah, ikut aja" ucap Niko menarik zhea pergi dari sana.


"Memang dokter exsel dan celline itu mantanan ya nan?" Ucap Rere.


"Kita duduk di sana aja, ntar gue ceritain" ucap Adnan menunjuk tangga penonton.


Akhirnya mereka semua duduk di sana, dan Adnan pun menceritakan apa yang terjadi.


"Jadi, Kak celline tiba-tiba ilang kabar dan juga nggak ngabarin dokter exsel setelah ke AS gitu?"


"Begitulah. Tapi, keduanya tidak memiliki hubungan lagi, karena celline memutuskan hubungan mereka di Bandara dua tahun yang lalu"


"Itu bearti mereka hanya terikat janji, dong" ucap Rio


Adnan hanya mengangguk.


" dokter exsel harus nepatin janjinya dong buat nikahin kak celline" ucap tasya


"Nggak bisa. Karena exsel sudah menikahi zhea" sahut Adnan


"Benar tuh, emang lho mau nyuruh kakak lho buat jadi pelakor hah" ketus Rere


"Nggak gitu, tapikan mereka udah pada berjanji satu sama lain"

__ADS_1


"Sekarang dokter exsel udah nikah, dan dia nggak bisa nepatin janjinya itu, kecuali dia dan zhea bercerai" ucap Rio


"Itu nggak bakalan pernah terjadi, karena exsel pernah bilang mau mempertahankan pernikahan mereka sampai maut yang memisahkan mereka. Walaupun tanpa cinta, dan tinggal bersama seperti orang asing, exsel benar-benar ingin mempertahankan pernikahan mereka sampai akhir" ucap Adnan


__ADS_2