DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
116. Teman tidak berakhlak


__ADS_3

" Ayo kita keliling kediaman kita!" Ajak maya untuk menghibur Sammy


" Bibi, paman sangat mirip dengan kakak panglima ya!" Celoteh Meimei


" Hahahaha...iya Nak...!"


mereka pun berkeliling sambil bertukar Paham dan bercanda.


...----------------...


"Nona, target anda berat setelah saya selidiki, dia seorang putri perwira, dan saya merasa ada beberapa penjaga bayangan di sekitarnya, kita mengambil resiko tinggi!"


" Bukankah kau pembunuh terbaik?"


" Bisa saja, tapi saya harus membuat strategi dulu!"


" Apa?, kenapa kau tidak menjadi pengawalnya saja lalu membunuhnya!"


" Nona, bagaimana bisa ?, dia bukan putri orang biasa, untuk pengawal,sudah pasti memiliki orang sendiri!"


" Menyebalkan sekali,kenapa sangat sulit membunuh serangga kecil begitu saja!"


"kenapa tidak membuatnya mati karna kecelakaan saja nona?"


" Ya pokoknya aku ingin dia mati, segera!, dan aku tidak ikut terlibat,kau bisa membuatnya itu alami kecelakaan kan?"


" Ini bisa di atur nona!, hal seperti ini aku ahlinya!, aku akan memantaunya mulai hari ini dan mencari kesempatan untuk melakukannya!"


" ini bayaranmu!" menyerahkan setumpuk uang


" Terimakasih!"


" Jika kau berhasil membunuhnya, aku akan memberimu 2x lipat dari itu!, ingat untuk tidak melibatkan namaku!"


Memberi uang cash lebih aman,memang benar kata ayah, ada baiknya menyimpan sebagian uang dirumah , tapi benar-benar nyawa wanita ****** itu sangat mahal, aku harus menghabiskan 10x lipat dari penghasilanku, tak masalah sih jika pada akhirnya, aku bisa bersama Panglima.


dalam hati Xian-xian.


" Ya Nona, kami akan mengabari nona, jika kami berhasil melakukannya!"


" Ingat!, ini adalah pekerjaanmu yang bereksiko!, apapun yang terjadi kau harus menanggungnya sendiri!"


" Soal itu tidak usah khawatir, nona...aku hanya butuh bayaran yang setimpal dengan resikonya!"


" Ya, kau boleh pergi!"


orang itu pun pergi dengan tersenyum puas.


" Nona, apa anda tidak takut orang itu kabur membawa uang Nona?"


" Kan kau bisa menanganinya!" ujar Xian-xian santai.


" Baik, nona!, saya akan mengawasinya!"


" Bagus, aku sangat suka dengan perkejaanmu dan kesetiaanmu, ngomong-ngomong, siapa namamu?"


" Saya Jad's nona dari kelompok 3 ,yang diatur pak Lin untuk melindungi nona!"


" Aku tidak meragukanya jika paman Lin yang mempekerjakanmu!, jadi selain dirimu ada berapa orang baru lagi?"


" Saya nona!, saya Kim!" sahut seseorang dibelakang Jads


" Kim, kim siapa?"


" Saya Kimin nona!"


" Puffffffuuuuufffyttt hahahaha!" semuanya tertawa.


" oke oke...lakukan pekerjaan kalian dengan benar!"


Syukurlah paman Lin segera megatur orang-orang yang luar biasa ini, dan wajah-wajah mereka juga lumayan tampan.

__ADS_1


dalam hati merasa puas.


...----------------...


" Panglima, orang - orang di sini sangat tertutup, dan tidak peduli dengan orang asing, tapi perputaran ekonomi di sini sangat stabil!"


" Lalu?"


" Sebenarnya sih untuk sebuah pulau terpencil atau sebuah suku itu hal yang biasa tidak menerima orang asing secara terbuka, itu bentuk suatu perlindungan dalam kelompok, namun di sini Ada beberapa penginapan, dan tempat wisata yang dikelola dengan luar biasa!"


" Oke, paham...jadi tempat dan orang pribumi disini sudah diperdaya secara global!"


" Tepat sekali!,coba lihat orang - orang yang menyambut orang asing di sini, terlihat ramah namun tidak banyak bicara, lalu tidak banyak orang bekeliaran sembarangan dijalan, mereka hampir melakukan semuanya dirumah...!"


"contohnya?"


"tempat ini memiliki tanah yang subur, Cobalah kemari panglima!"


panglima pun berjalan mendekati Jimmie yang berdiri didekat jendela.


" Lihat, tidak Ada bangunan dengan tembok, semua masih dengan kayu, jarak rumah satu sama lain sangat jauh, mereka memiliki bangunan, kira-Kira hanya 60x60, lahan mereka lebih luas dari pada bangunan,keseluruhan berarti setiap rumah 300meter!"


" Kehidupan mereka disini terlihat sangat sejahtera dan terjamin, lalu apa lagi yang kamu ketahui?"


" mereka di rumah juga bekerja, Ada yang sebagai pengrajin, ada yang bekerja sebagai petani, jadi setiap hari akan ada beberapa Mobil keliling mengambil hasil pekerjaan mereka, Mereka dalam satu keluarga, akan mendapat uang dan beberapa bahan sembako lengkap!"


" Apa anak-anak mereka tidak sekolah?"


" Sekolah, di sini hanya Ada 3 sekolah, dan setiap sekolah itu mendirikan pendidikan dari PAUD - SMA!'


" Berarti mereka masih Ada kegiatan keluar rumah!"


" Tidak, setiap hari akan Ada bus yang mengantar jemput mereka ke.sekolah, waktu anak bermain ya hanya disekolah, setelah pulang hanya didalam rumah saja!"


" Apa mereka tidak bosan ya?, bukankah kita sangat bosan dulu, saat melakukan pendidikan?, kita suka keluar diam-diam untuk bersenang-senang!"


" Ya, kelompok kita sering dihukum, dan kita gagal mendapat tugas pertama kita karna tertangkap, oleh PM ( Polisi Militer ) ditempat karaokean, hahahaha!"


" Ya, gimana kebiasaan itu sulit dirubah he hehe!"


" Dan kita juga dipukuli habis-habisan oleh komandan!"


" hahahaha, apa kabar komandan kita?, kita gagal menerima tugas Tapi malah dikirim ke medan pertempuran yang jendralnya saja melarikan diri!"


" Benar!, kita yang masih anak didik sama saja dikirim untuk mati saat itu!"


" Hahahaha, berarti aku juga berjasa, dalam takdir cintamu, jika bukan Karna kita dihukum , kau tidak akan bertemu dengan gadis kecil pemberani itu!, haha hahaha!"


" Hahahah benar, aku sudah memintanya untuk lari malah dia diam saja!, anak nakal memang!"


" Aduh, aku sangat mengingat Saat memantau dari jarak dekat,padahal dia dalam bahaya, dan dipisahkan dari tawanan lain, dia masih dengan santainya mengobrol dengan penjahat, dan bercerita tentang pengalamanya bisa sampai ditempat itu dan pada akhirnya dia jadi tawanan!"


" Buahahahhahahah, haduh membicarakan dia memang tiada habisnya!" panglima tertawa sampai matanya Berair.


" iya aku juga sangat bingung antara polos atau memang pemberani, tapi sorot matanya memang sangat tajam!!!"


" Hahahahhah ya keduanya benar!, aku jadi merindukannya, sudah kita hentikan dulu pembicaraan tentangnya lanjutkan pembicaraan kita tadi!"


" Sampai mana tadi?"


" Mereka mengambil guru dari mana?"


" Nah itu, aku hanya melihat bus saja keluar masuk!"


" Oh berarti antara dijemput bus/ mendapat mes dan jaminan hidup di dalam sekolah!"


" Benar!"


" Lalu berapa meter lebar setiap sekolah?"


" kira - kira 1 hektar lebih!"

__ADS_1


" Woo, lalu mobil yang mengangkut hasil pekerjaan warga, di tampung kemana?"


" Itu aku belum sempat mengikuti, Tapi bisa kita. tebak, hasil itu pasti di pasok keluar pulau ini atau diekspor !"


" hmmmm...penjajah!, ini penjajahan dalam bentuk kesejahterahaan ekonomi !"


" mereka memperdaya pulau dan suku terpencil dengan kesejahterahaan wooo luar biasa!"


" Jika semuanya berhasil mereka monopoli, maka, tidak perlu membuat serangan langsung untuk menghancurkan negara!"


" Mengerikan, karna musuh pemerintah adalah warga pribumi sendiri!"


" baik, untuk di sini cukup, kau bisa melakukan tugasmu selanjutnya!"


" Aduh, ku kira ini pekerjaan murahan!, cukup menarik, tapi panglima apa kau ini tidak egois?"


" Apa maksudmu?"


" kau membiarkan anak buahmu diperbatasan,sedangkan kau makan tidur dengan nyaman di sini!, betapa menderitanya mereka menjadi pasukanmu!"


" Bacot!!, aku juga sedang menjalankan tugas!"


" Hahahahhah, Panglima macam apa kau ini?"


" Sudahlah, setelah ini aku akan menyelidikinya sendiri, coba kau ke tempat Jendral bertugas?,lalu laporkan semua!"


" Oh?, ini ada bayaran tambahan kan?"


" Sialan, kau ini memerasku!"


" Pekerjaanku beresiko tahu panglima!"


" Minta bayaran pada Jendral saja!, aku harus menghemat, aku juga ingin segera menikah!"


" Aduh, kau bercanda?, dia lebih pelit darimu!"


" Jimmie, anggap saja kau ini berbakti pada negara, jangan terlalu serakah!"


" Haiiiisssss, kedua temanku padahal sudah sukses kenapa sangat perhitungan dengan aku yang bukan apa - apa ini?"


" Tanganku sudah gatal untuk memenggal orang!"


" A duh-aduh jangan Ramah - ramah panglima!, eh marah-marah jika kau beruban wanitamu akan memanggilmu ayah!, a haha ahh!"


" Kauuuuuu!" ingin memukul.


" eiit, panglima aku pinjamkan ini untukmu!" memberikan satu set alat mata-mata.


" Wah, kau membelinya ilegal pasti?"


" Sembarangan!!!, ini temanku yang memberikannya ,ini buatan amerika! ,jadi kau bisa mengamati mereka dari jarak jauh, kacamata itu juga bisa merekam , dan INI senjata yang tersembunyi!'


" Wah apa ini dikenakan biaya penyewaan?"


" Pasti itu pasti hahahaha!"


"Sudahku duga!, kenapa kau tidak meminjamkan sejak awal?"


" Bagaimana bisa aku dapat bayaran ganda jika begitu?"


" Aaaah oke, siapa suruh aku memiliki teman brengsek seperti mu?"


" Hehehehhehehe...jangan keterlaluan!"


" hutang dulu!, pergilah secepat mungkin, dari pada senjata ini memakan tuannya!!!"


" Aku pergi!" Jimmie menghilang sekejab mata.


**anak nakal ini, kemampuannya sangat hebat, tapi tidak punya akhlak!


dalam hati panglima.

__ADS_1


Bersambung**...


__ADS_2