
Keesokan harinya,
setelah panglima bangun dia tidak mendapati istrinya ,
tapi mendapatkan secercah memo dari sanga istri.
**Sayang jika sudah bangun tolong mandikan Manggala, dan pakaikan baju yang sudah di siapkan oleh ibu, di meja rias, aku sedang sibuk berdandan, untuk ke pesta pernikahan Ria dan Jimmie, oh ya, kau maandi dulu sebelum membangunkan Manggala untuk di mandikan.
istrimu tercinta
Tantan**.
" Bagaimana pun istriku adalah seorang wanita..." Panglima pun segera membersihkan diri dan baru membangunkan Manggala lalu memandikannya.
setelah itu memakai pakaian Yang sudah disiapkan untuk Gala.
" ini bagaimana cara pakaikannya??" Panglima membolak-balik pakaian gala.
" ibu ini bagaimana membuat baju kenapa kaki dan tangannya tidak ada lubangnya??, ini pasti lupa di jahit...hah...menyusahkan saja"
panglima segera mengambil gunting dan memotong ujung lengan dan ujung kaki dipakaian Gala.
" Nah ini baru benar... kaki dan tangannya bisa keluar..."
setelah selesai memakaikan pakaian Gala, Leon pun segera berganti pakaian dengan stelan jas hitam dan Hem Putih, lalu memakai pomet di rambutnya dan menyisir rambutnya dengan rapi, lalu memakai sepatu pantofel.
tok tok tok....
terdengar suara ketukan dari luar kamar...
panglima pun membuka pintu,
jengjrengg...
betapa terkejutnya Panglima melihat bidadari tak bersayap di hadapannya.
" heheh, kau terpesonakan dengan istrimu, ini adalah karya ibu, kau harus berterima kasih"
ujar Maya dengan bangga.
" Wah, sayang kau sangat cantik, sampai aku tidak mengenalimu..."
Tantan hanya tersipu malu, karna dia sangat jarang berdandan takutnya terlihat aneh oleh suaminya...
" oh ya sekarang kita harus foto keluarga, apa kau sudah memandikan Gala??"
__ADS_1
" sudah..dia sudah tampan, hanya kurang sepatu saja..."
" sepatu, dia tidak perlu pakai sepatu..."
" eh ibu ya kedinginan lah"
" apa ibu sudah mendesign dengan baik, dia akan terlihat seperti bintang laut yang sangat menggemaskan!"
" apa bintang laut??"
ujar Panglima terkejut.
" Ya, ukuran sepatu dia sangat sulit pas ,ibu mendesign baju agar dia seperti bintang laut berbulu sangat menggemaskan , Gaaalaaaaaaaaaaa uttyy akan menggigitmu" Maya segera menghampiri Gala yang masih di ranjang.
"apa apaan ini??????????????" Maya sangat depresot melihat baju desingnya menjadi berlubang sehingga di pakai Gala terlihat seperti compang-camping karena potongan yang tidaks sempurna.
" ada apa bu..." Tantan segera mendekat, dan juga terkejut.
" kok bisa berlubang???"
Tantan dan Maya melihat ke Arah panglima dengan sadis.
" aku aku aku tidak tahu jika ada design baju seperti bintang laut, aku kira ibu salah menjahit.."
" ibu tak apa bu, pakai baju lain saja..
kita harus datang lebih awal..."
" tunggu ibu akan membuat satu lagi, menyebalkan punya anak juga sangat menyusahkan" Maya mengomel tidak karuan.
" Apa sebegitu harus memakai baju aneh itu??" ujar Panglima tak habis pikir.
" Panglima, kau sangat meremehkan ibu, dia marah karna itu, mana mungkin ibu salah menjahit, hadeh ..."
" itu sangat aneh dan 30 menit aku baru bisa memakainya "
" Kau tahu Manggala suka menghisap jari dan. terkadang juga mencakar wajahnya...itu agar tidak perlu memakai sarung tangan lagi.. dan tidak perlu memakai sepatu... karena kita akan membawa Manggala ke tempat umum..."
" Haih baiklah aku salah,.."
30 menit kemudian Maya datang dengan hasil jahitannya,
" huft, untuk ibu memotong 2 kain, meski tidak berbulu tapi ini tebal pasti akan hangat" Maya melepaskan pakaian Manggala.
" astaga , ayahmu saja memakaikan pampers terbalik sudah ada tulisan front masih di pakai di belakang hihhhh" Maya sangat gemas.
__ADS_1
" salah lagi..."
" Ayahmu ini sangat payah Gala" Setelah membenarkan pampers nya Maya segera memakaikan baju bintang laut itu pada cucunya.
" wahhhhhh menggemaskan....lihat dengan jelas dipakaikan dulu di lihat , bukan di potong seenak jidat kauuuuu!"
" Dia sama tampannya denganku ternyata dia sangat cocok dengan baju bintang aneh ini, hahahah" Panglima sangat merasa gemas dengan putranya.
" bintang aneh,jidat kau ambyar...dasar tidak tahu model...!"
" Ya nak, yang penting jangan sampai kau di beri pakaian wanita oleh utty mu"
" pfffffffffffttttttttt " Tantan teringat foto masa kecil Panglima yang memakai baju perempuan.
" apa kau menertawakanmu sayang??"
" untung saja Panglima tidak keluar jalur ibu, maka tidak akan ada Manggala"
" hahahah, itu memang kebodohan Ibu, ibu sempat menyesal melahirkan dia sebagai burung gagak, tapi sekarang ibu tidak masalah, karena si gagak ini mendapat angsa cantik seperti dirimu..."
" aku hooman kali bu...kau samakan burung gagak..."
" hei itu bagus dari pada burung hantu..."
" Bu, kau belum bersiap, ayah juga...sudah ibu cepat sana bersiap!"
" Oh astaga, aku lupa dengan ayahmu" Maya segera berlari ke kamar untuk bersiap.
setelah mereka sekeluarga siap mereka segera menuju ke tempat resepsi pernikahan .
ternyata semua tamu sudah datang kepernikahan Ria dan Jimmie, Maya mengomeli Panglima, karena semua itu gara-gara Panglima , mereka harus terlambat di acara pernikahan Ria dan Jimmie
"Wahhhz maaf baru tiba, ponakan bibi tersayang, bibi terlambat, ini karena kakakmu yang payah itu membuat masalah"
" tak apa bibi, kami senang karena kalian sudah datang..."
"tentu sayang, aku akan datang selamat untuk kalian berdua ya semoga menjadi keluarga yang sempurna, bahagia sampai maut memisahkan"
" aamiin terimakasih Bibi...."
mereka pun memberikan selamat pada pengantin yang berbahagia itu, karena pada akhirnya mereka pun menikah.
Jimmie tampak sangat bahagia karena akhirnya bisa mendapatkan cinta Ria , setelah 27 x tertolak.
__ADS_1