DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
123. Kemistri


__ADS_3

"Kalian sungguh tidak setia,!" Dex mengutarakan kekesalanya.


" kau itu sangat lambat!" sahut Jack.


" Oh maafkan saya. nona!" merasa bersalah.


" Tak apa, Dex kata Jack kau bisa membantuku memilihkan parfume untuk Paman Huan!"


" Oh bisa, tuan huan orangnya sangat tegas dan slalu terlihat dingin namun dia memiliki sisi lembut pada orang tertentu, jadi Davidoff Cool Water Intense ini cocok!"


" Oke...setuju lalu untuk ibu?"


"Nyonya besar ya???, nyonya itu 11 12 dengan nona, kurasa Selera kalian tidak berbeda!"


" Ha?? tapi aku tidak tahu ,bisa saja berbeda!"


" Zara Gardenia...!"


" Ah, itu parfumeku?, bagaimana bisa kau menghafal semua perfume?"


" Hahahahha, hanya kebetulan aku sangat menyukai parfume sedari kecil!"


" Tidak nona, keluarganya peracik parfume!"


Jack memberitahu kebenaranya.


" Wooow, berarti keluargamu tidak dari keluarga biasa dong???"


" Heheheheh....!" Dex hanya merenges.


" Baiklah aku juga tidak akan memaksa kalian untuk menceritakan hal yang tidak ingin kalian ceritakan!"


" Tentu saja biasa - biasa saja nona, Dex tidak mengerti yang dimaksud keluarga yang tidak biasa itu bagaimana!"


" Ya aku pikir, kalian orang yang terpaksa, bekerja seperti ini karna keadaan!, maafkan aku bukan maksud aku memandang rendah kalian, kebanyakan kan begitu!"


" Ya, itu tidak salah Nona, orang yang terdesak karna faktor ekonomi dan tidak memiliki skill dalam pekerjaan normal pasti akan lari dalam pekerjaan yang tidak bermoral!"ujar dex


" Benar sekali itu nona, namun sesuatu yang terpaksa itu tidak akan menghasilkan hasil yang baik!" sambung Jack.


" Kami bekerja seperti ini bukan Karna uang semata, tapi karna kami memiliki hobby di bidang ini!, Yakan Jack?, kami sama dengan bos kami!"


" Hobby kalian mengerikan sekali?"


" Ahahahahah...Ya karna kami sangat mencintai pekerjaan ini, kami slalu melakukannya dengan baik nona!"


" itu terdengar luar biasa!"


" Yaps, banyak orang melakukan pekerjaan karna tertarik dengan gaji besar, mereka berupaya sangat keras untuk bisa mengerjakannya,dan itu pasti membuat hati pikiran tertekan lalu stress, nah disitu terkadang muncul rasa kurang bersyukur, yang membuat semuanya terasa tidak cukup meskipun penghasilannya besar!"


" Ya benar, ujung - ujungnya uangnya habis untuk bersenang -senang !"


" aku juga ingin bekerja!"


" Memangnya panglima mengijinkan?" tanya Dex


" kenapa tidak?"


" nona bolehkah Jack memberi saran?"


" Silahkan Jack!!"


" hmm mm...jika bekerja jangan memikirkan upah!, carilah pekerjaan sesuai hobby atau jika tidak ada,Cari pekerjaan yang nyaman jika anda mengerjakannya dengan sepenuh dan setulus hati, percaya tidak meskipun gaji itu tidak seberapa pasti akan slalu tercukupi?"


" Aku belum pernah bekerja, jadi aku masih belum memahami hal seperti itu!"


" Oh, gampangnya begini nona, saat anda sekolah pasti ada pelajaran yang paling anda sukai dan tidak anda sukai!, jadi dalam menyerap dan menerapkan ilmu yang anda dapat, pelajaran mana yang paling cepat dan mudah anda pelajari?"


" Yang kusukailah!"


" Ya begitulah ,hasil dari pekerjaan yang kita sukai itu akan memberikan kepuasan dan rasa syukur yang nikmat!"

__ADS_1


" itulah yang kami rasakan nona!,kami melakukan hobby yang terbayar! hehehehe"


" Aduh, bagaimana ini aku sangat menyukai kalian!, maukah kalian slalu bersamaku?"


"Hahahah kami sangat setia dengan bos kami nona!" Jawab Jack.


" Iya benar, kami juga sangat nyaman bekerja dengan nona ,namun kami hanya sementara sampai pekerjaan ini tuntas!" Dex


" Huhuhu sayang sekali ya???"


" kita masih bisa saling berhubungan nona!, tapi kami juga tahu sifat panglima!"


" ya, benar jika panglima di sini sudah pasti kami tidak ada di sini?"


" Kalau begitu aku akan menjadi partner kalian, jadi kita bisa bersama!"


"Apa??????" Dex dan Jack saling memandang.


" Ya aku menyukai pekerjaan seperti ini, sesuai apa yang kalian katakan tadi bukan?"


" Jack, sebaiknya kau tidak banyak bicara!" bisik Dex perlahan.


" Sial, kita dalam masalah, mana ku tahu hobby wanita Panglima ini up normal!"


" Lah, apa kau lupa, bos mengatakan nona ini pernah tersandra karna sangat terobsesi dengan dunia militer!"


" Haduh, aku lupa...dia terlihat imut Tapi menakutkan ya?"


" iya...kita bisa terkena tuduhan menghasut tunangan panglima ini!"


" Eh, kalian kenapa??"


" Oh?? tidak tidak!"


" Nona... apakah belanjanya sudah?" Dex mengalihkan pembicaraan.


" Sudah kok, tinggal menunggu punya Shammy saja! baru dipacking"


" Kalau begitu..kita harus segera kembali!"


" Makan dulu ya?"


" Oh kami belum lapar nona!" Jack menjawab dengan cepat.


" Tapi aku sangat lapar!"


"Nona, masakan Bibi chu sangat enak kita makan dirumah saja ya?"


" Oh benar juga ya?, ayo pulang!"


mereka pun berhasil untuk mengalihkan topik yang berbahaya.


Dex dan Jack membantu Tania Membawakan belanjaannya.


Dex dan Jack meletakan barang-barang tersebut dibagasi,


" Jack, lihat di sebalah sana!" Dex menunjuk pintu keluar Mall.


" Itu xian-xian!, kebetulan sekali!" ujar Jack menatap Ke arah Xian - xian yang keluar dari mall yang juga di dampingi oleh orangnya


" Kau minta nona Tantan masuk ke mobil, ini kesempatan baik untuk menjalankan tugas ,dan aku akan memberinya sedikit pelajaran!" Dex segera berlari menuju arah Xian -Xian


" Nona, masuklah Mobil terlebih dahulu, aku akan berjaga diluar sambil menunggu Dex!" Jack membukakan pintu mobil untuk Tantan.


" Apa yang dia lupakan?" tanya Tantan,


" Lupa, ingin membeli hadiah untuk pacarnya!"


Jack sengaja tidak memberitahu Tantan tentang Xian - xian.


Dex berlari sangat cepat, dan menabrak Xian -xian yang berjalan sambil bermain handphone.

__ADS_1


"broooookk"


" Aww....!" Xian Xian terjatuh dan handphonenya terlempar.


" Nona, nona, nona!,anda tidak apa - apa?"


anak buah Xian-xian segera membantu xian untuk berdiri.


"siapa yang menabrakku tadi?, issssshhhh, aduh ponselku???"


xian mencari di sekeliling dibantu oleh bawahanya.


" Cari - cari, jangan sampai hilang!"


pinta Xian panik.


"Hihihihi, selesai...jadi kita bisa memantau segala pergerakan nya sekarang!"


Dex merenges karna sukses mejalankan misi dengan mudah.


Dex berjalan menghapiri security,


" Pak, saya menemukan ponsel!, bisakah bapak mencari pemiliknya?" Dex memberikan ponsel Xian pada Security.


" Oh, siap mbak,eh mas eh bagaimana saya memanggilnya?" Security itu bingung karna penampilan Dex wanita namun suaranya pria jantan.


" Hahahaha, apa Aja pak saya permisi!!"


" Eh kenapa tidak menunggu pemiliknya datang?, anda bisa memberikanya sendiri!"


" Tolong ya pak saya buru - buru!"


" Okelah ....!" Security itu menuju tempat ruang pengumuman.


" Mohon, perhatian jika ada yang kehilangan ponsel, mohon segera datang ke pos 2, bagi yang kehilangan bisa menghubungi security !"


" Kim...Kim.. ke pos 2 barangkali itu ponselku!" ujar Xian


xian dan anak buahnya pergi ke pos 2.


" Permisi pak, apakah benar bapak menemukan sebuah hand phone?" tanya Xian.


" Benar, Nona!"


" Saya kehilangan ponsel pak bisa saja itu ponsel saya!"


" bisa sebutkan warna dan merk ponsel anda nyonya?"


" Kim, coba kau telphone!" pinta Xian.


Kimin segera melakukan perintah Xian-xian, tak lama terdengar suara berdering.


" Oh, benar milik nona!, ini silahkan!" memberikan ponsel pada xian-xian.


" Terimakasih ya pak !" Xian -xian merasa lega karna ponselnya tidak hilang.


" Nona, mari pulang!" ajak Kimin.


" Ya, haduh...untung ponselnya segera ketemu!"


"ah??, nona bukankah mudah untuk anda membeli handphone baru?" tanya Kimmin.


" Benar, tapi di sini banyak data penting!, repot kalau ditemukan orang lain!"


" kalau data saya bisa menghapuskan jika itu benar-benar hilang nona!"


" Wah kau memiliki bakat luar biasa rupanya!"


" Heheh, jadi tenanglah nona selama ada kimin!"


" Baiklah aku jadi tenang sekarang!"

__ADS_1


**hmmm...tidak tahu kenapa aku merasa penjaga baruku lebih baik dari sebelumnya, jadi aku tidak khawatir untuk apapun selama mereka Ada di sisiku.


Bersambung**...


__ADS_2