
Tania pun sampai di rumahnya...
" Kalian, di masuklah... paman ayo masuk!" Ajak Tantan.
" Nona, terimakasih atas tawaranya!, tapi saya harus kembali ke perusahaan sekarang!, ada dokumen yang harus saya kirim pada Tuan besar!"
" Paman, akan menyusul paman Huan?"
" Ya, nona...karna sudah ada mereka saya bisa kembali di Sisi Tuan Besar!"
" Oh, baiklah...paman tolong sampaikan salamku pada paman Huan, aku minta oleh - oleh jika dia kembali pulang!"
"Ah???, ya ya nona akan saya sampaikan!"
Busyet, aku sedikit agak canggung mengatakan ini pada Tuan besar, sejauh ini Tuan tidak pernah memberikan oleh-oleh pada nyonya besar,mungkin Nona akan sangat kecewa pada Tuan besar, karna Tuan sangat profesional, saat menjalankan bisnis di luar negeri.
" Baik terimakasih paman, hati-hati!"
" Baik Nona!" Zieee segera melajukan mobilnya.
Taania pun masuk ke dalam rumah,
" Nona, nona...
syukurlah...nona tidak apa-apa!" Bibi Chu merasa sangat lega
" Bibi, heheheh tenang saja!, aku bukan Tania yang dulu lagi!"
" Ya nona....oh? lalu mereka siapa?"
" Bibi, tolong...siapkan kamar untuk Dex dsn Jack!, mereka orang dari teman panglima!"
" Oh mereka terluka nona?"
" Ya Bibi, panjang ceritanya, bibi setelah menyiapkan tempat bibi bisa membuatkan makanan untuk kami?"
" Tentu saja nona tenanglah...!"
" Ahh...aku akan mandi dan istifahat sebentar, kalian tunggu bibi selesai mebereskan kamar untuk kalian!"
" Baik Nona !" Jawab mereka serempak.
Tania segera masuk kamar, mandi dan istirahat
...----------------...
Beberapa hari kemudian.
" Tuan saya datang, hehehe!" Zie terlihat sangat senang bertemu dengan Tuannya lagi.
" Kenapa kau kemari?, kau kan bisa mengirim dokumen lewat e-mail!, bagaimana dengan Tantan?, siapa yang menjaganya?" Namun justru sebaliknya Huan tidak senang jika Zie datang menyusul.
Aku biasanya, tidak boleh jauh darinya...
sekarang demi nona Tantan Tuan malah membuangku...menyedihkan...
dalam hati Zie.
" Tuan, Jimmie memberi 2 anak buahnya untuk Nona!, makanya saya berani datang ke sini!"
" Oh anak itu masih hidup?"
__ADS_1
" iya tuan anak itu sangat berumur panjang!"
" Apa dia datang karna Panglima?"
" itu sudah pasti, yang bisa mengendalikan anak itu di sini hanya panglima!"
"Aduh, aku ngeri-ngeri sedap jika mengingat anak nakal itu!"
" Tapi Panglima dari dulu sangat melindungi temannya ini!"
" Ya, berapa kali anakku menanggung kesalahanya , sehingga aku juga harus ikut menyelesaikan masalah-masalah yang mereka perbuat, hidupku sudah damai ,karna anak itu memutuskan ke luar negeri, kali ini pasti akan membuat keributan besar!"
" Hahah Tuan, dia sudah membuat keributan,dia malah menerima misi dari nona Xian untuk membunuh nona Tantan!"
" Apa?, memang Jimmie, dia memperkenalkan diri pada Tantan dengan masalah hufttttt...lalu bagaimana tanggapan Tantan Pada Jimiie?"
" Mereka sangat klop, saat mengetahui kebenarannya!"
" Oh, Tuhan aku sampai lupa jika Tantan juga anak yang luar biasa, mereka satu server!"
" Nasib Nona dan Jimmie hampir sama, hanya nona Tantan lebih beruntung!"
" Ya, Jimmie, Petter dan juga Tantan, mereka tumbuh dengan kasih sayang yang tidak lengkap dari orang tuanya, Petter yang tumbuh sedikit lebih benar, dan Tantan dia hanya sangat suka penasaran dan nekat anak itu!, dan Jimmie ini anak yang luar biasa dasyat!"
Tuanku, sangat memahami anak orang, namun tidak memahami anaknya sendiri...
ini memang kesulitan orang tua.
" iya Tuan, panglima memberinya tugas pada. Jimmie!"
" Ya, kelebihan anak ini yang menolong hidupnya, pasti panglima sekarang kehabisan uang hahaha!"
" Wah, gadis itu tidak main-main dengan nyawa orang demi mendapat apa yang dia inginkan!, ambisinya sama dengan ayahnya, Tapi ini tidak benar!, Lu Xian sangat memanjakannya!"
" Hmmm...Ya...begitulah tuan!"
" Jelas dia pasti melakukan transaksi tunai !"
" Benar tuan, nona Xian membuang uang 800 juta begitu saja!, bahkan akan membayar 2x lipat jika misi itu tuntas!"
" Wah, pasti Tania sudah gemas untuk balas dendam!"
" Tentu tuan, dan yang membuatnya sangat marah, dia mengatakan pada ayahnya bahwa nyawanya sangat murah jika hanya sekitar 2,4M...itu suatu penghinaan katanya!"
" Hahahahah, aku slama ini dibutakan oleh sikap manis xian-xian!, dia terlihat baik dan patuh namun di dalam hatinya terdapat iblis!, justru anak-anak nakal ini yang tidak pernah dibuat-buat dalam bersikap!"
" Ya, Tuan...untuk urusan di sini sampai berapa hari tuan?"
" 3 hari lagi kita kembali!"
" Hmmm, ya tuan lupa nona Tantan menitip salam pada anda,dan juga pesan!"
" apa? katakan!"
" Katanya, katakan pada paman Huan jika pulang jangan lupa membawakan aku oleh-oleh!"
Zie agak ragu menyampaikannya pada Huan Zang, karna ini sungguh tidak sopan menurutnya.
" Ahahahh, iya nanti jika pekerjaanku selesai, kita beli oleh-Oleh untuk Tantan dan juga istriku, oh ya lupa aku juga memiliki satu putra lagi di rumah!, oh ada memei juga, Ya nanti semua dibelikan!" Ujar Huan Zang santai.
" Apa??" Zie sangat terkejut, saat nyonya besar menitip parfume saja tidak dibelikan.
__ADS_1
Oh, Nona Tantan adalah berkah terbesar yang dikirim Tuhan di keluarga Zang...
dalam hati Zie.
" Oh, kenapa? nanti kau juga aku belikan!"
" Ah, tidak berani menolak tuan heheh!"
" Entah, ini hanya perasaanku saja atau memang anak itu membawa berkat, setelah mengenal Tantan dengan baik, kediaman Zang berubah menjadi sangat hangat, dan berwarna!"
Tidak hanya kediaman saja, kepala keluarga Zang juga berubah menjadi hangat dan penuh kasih sayang.
dalam hati Zie.
" Mmmm...nona memang anak yang istimewa Tuan!"
" Ya, diumur belia saja dia bisa menakhlukan putraku yang sedingin es itu!"
Sekarang ayahnya pun juga telah ditakhlukan, memang luar biasa, ...
Zie hanya berani mengolok tuannya dari dalam hati.
" Hehe hehe... Nona Tantan ini seperti anak yang memiliki kekuatan super !"
" Hahahahah benar Zie...andai aku memiliki anak seperti dia ah, tapi dia juga akan masuk dalam keluarga Zang!"
" Benar tuan!"
" Ya, setelah panglima kembali aku akan segera melamarkan Tantan untuk putraku!"
Sekarang Tuan baru memikirkannya,
padahal dulu sangat menentang...
"Zie, apa kau sedang mengolokku?"
" Oh???,Tidak berani tuan!"
" Tapi lihat ekspresimu itu!!!"
" Heheheheh....tidak tuan, saya sangat senang dengan keputusan Tuan, panglima pasti juga akan senang, namun permasalahanya bukankah harus menyelesaikanya dulu dari keluarga Xian?"
" Ahhhh!, kenapa aku melupakan point pentingnya???, oh GOD, berikan jalan keluar yang mudah!!"
" Tidak apa - apa tuan, Tuhan sudah memberi jalan mungkin sedikit panjang, memang perjalanan Cinta Nona dan panglima tidak mudah, tapi mereka pasti bisa melaluinya!"
" Ya benar, kita jalan pelan-pelan saja!, lagian aku sudah lega, karna pilihan putraku sangat
tepat!"
" Ya Tuan, Panglima adalah orang yang luar biasa, pasti jodohnya pun juga bukan orang biasa!"
"Benar...aku akan slalu mendoakan kebahagiaan mereka!"
**Aku sudah sangat Tua dan kolot,
Sekarang juga belum terlambat berubah menjadi lebih baik, karna di usiaku saat hanya butuh kedamaian.
dalam hati Huan Zang.
Bersambung**...
__ADS_1