DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
290. Yang Tak Tertandingi


__ADS_3

"oghhhh..oggghhhh" terdengar suara gonggongan mikel dari luar.


" itu mikel..." Mencari arah suara mikel


" Diluar .." keempat orang tua itu segera berlari keluar.


" OMG...."


teriak Tantan dan Suzy melihat Jagoan mereka hujan - hujan yang satu merangkak di di genangan air berlumpur di tarik- tatik oleh Odie


sementara bara berlarian di kejar - kejar oleh ?mikel untuk berteduh.


Suzy dan Tantan segera berlari mengambil anak mereka.


sementara bapak-bapak hanya bengong.


" Dua orang itu sangat brengsekkk, menjaga anak saja tidak bisa!" Tantan sudah mengomel begitu juga dengan Suzy kedua ibu muda itu segera memandikan anak mereka lalu menuangkan banyak minyak hangat agar anak-anaknya tidak kedinginan.


setelah itu mereka menidurkan anak mereka sampai tertidur.


kedua bapak itu tidak berani mendekat, mereka membantu mengeringkan bulu Mikel dan Odie.


setelah anak anak itu tertidur , 2 singa betina itu segera melabrak bapak-bapak singa yang masih mengeringkan bulu- bulu anjingg.


" kalian ini apa yang kalian lakukan sampai tidak tahu anak kalian keluar hujan-hujanan!" ujar Suzy


" kami bercerita tentang masa-masa bodoh kita tadi..." jawab panglima.


" Kalian bercerita masa-masa bodoh sampai jadi bodoh... dasar tidak berguna, jangan berani kalian menyetuh anak-anak kalau sampai mereka sakit!" Tantan sudah sangat marah.


" aku panggil Doney sayang...anak kita sangat kuat ,mereka tidak akan sakit kena air hujan!"Panglima mencoba menenangkan Istrinya


bapak - bapak singa itu langsung menciut ketika emak singa sudah mengaung.


Panglima segera memanggil Doney, Doney pun segera memeriksa kedua bocah bandel itu.


" Mereka baik, tidak apa-apa, kalian tidak usah berseteru..." ujar Doney mencoba mendamaikan keluarga singa itu .


" Syukurlah..." Tantan dan Suzy merasa sangat lega


" kalian berempat itu bagaimana, menjaga 2 anak saja tidak bisa, untuk tidak kejalan..."


" itu dua orang itu salah" ujar Tantan.


" Tantan kau tidak bisa menyalahkan 2 bapak ini itu salah kalian sudah tahu mereka tidak bisa di percaya masih menitipkan anak pada mereka!!"


" ah benar tantan kita yang bodoh, suami kita memang tidak bisa diandalkan perihal anak!" ujar Suzy.


" baiklah, baiklah memang kita tidak harus berdebat dengan orang bodoh, aku tidak akan perhitungan!"


" kalian jaga baik-baik anak- anak..aku pamit dulu...nanti akan ada orang ku mengantar vitamin untuk keduanya!"


" terimakasih kak Doney..."


Doney pun segera pergi,


dua bapak itu langsung meminta maaf pada singa betinanya, merayu dengan segala rupa sampai akhirnya mereka bisa mendapatkan maaf dari kedua Istrinya.


----------------


satu minggu kemudian.


Hatta Latif, sudah mengundurkan diri dari kepemimpinan, dengan pidato panjangnya, dan Jimmie mengambil alih posisi itu dengan wakil pilihan dari Panglima, yaitu Prass.


Rakyat pun cukup terkejut , terjadi beberapa reaksi sudah pasti itu pro dan kontra.


mereka takut jika kejadian sebelumnya terulang lagi,


Jimmie cukup kualahan menangani reaksi masyarakat.


akhirnya Panglima segera membantu Untuk speak up ke publik, menjelaskan semuanya dengan jelas dan panglima menjaminkan dirinya untuk pemimpin wakil sekarang.


akhirnya rakyat pun mau menerima perubahan pemimpin dadakan untuk kedua kalinya.


" kau berhutang padaku lagi jimmie, kau tidak bisa menandingiku meskipun kau seorang pemimpin!"

__ADS_1


" hah, siapa bilang kau saja yang terlalu terburu-buru keluar, tanpamu sebenarnya aku juga bisa mengkondisikan kehebohan ini" Jimmie yang sangat gengsi mengakui kekalahannya bahwa dia tidak bisa lebih baik dari Panglima.


orang -orang yang ada disekitar mereka berdua hanya bisa mengelus dada dan mencoba untuk slalu terbiasa.


" aku menunggu performmu menjadi pemimpin, aku harap aku tidak salah menilai mu!"


" Lihat aku akan membawa negara ini dalam kemajuan"


"Oke..."


begitulah keduanya slalu ingin beradu keunggulan.


Pada akhirnya Jimmie pun mulai menunjukkan kemampuannya, membuat aturan baru dengan bijak, tapi semua itu tak lepas dari diskusi bersama Panglima, kepresidenan memang tidak bisa lepas dari pengawasan Panglima.


Jimmie bari menyadari jika dirinya tidak akan pernah bisa mengungguli seorang Leon Zang.


" Aku harus meminta panglima mengurus ke daerah timur ... untuk mengawasi pembangunan infrastruktur... karena di sana masih tercecer OPM, yang mulai muncul dan meresahkan"


Panglima tak habis pikir, Panglima sudah membantunya sedemikian rupa, tapi masih saja Jimmie mencari celah untuk membalas dendam pada Panglima, Jimmie sangat ingin membuat panglima jauh dari anak istrinya dengan berdalih tugas yang dia keluarkan di depan para kabinetnya.


" Dia masih memulai perang..."


Panglima hanya tertawa dalam hati.


" bagaimana Panglima??"


" tentu saja bapak, yang memberi perintah maka, Bawahan segera menjalankan perintah!" ujar Panglima


kenapa aku sedikit merinding saat Leon mengiyakannya dengan senyum seperti itu.


dalam hati Jimmie.


Panglima pun segera berangkat atas perintah Jimmie.


Tapi namanya juga Panglima dia tidak akan mudah mengalah pada seorang Jimmie.


Panglima membawa keluarganya ke daerah timur , yang jauh dari tempat pembangunan .


" kenapa kita ke sini??, apa tidak aman lagi??"


" kita akan berlibur sayang, aku akan banyak waktu untukmu dan juga Gala..."


" benarkah??, bukankah kau mendapatkan perintah untuk mengurus dan mengawasi pembangunan infrastruktur oleh pak press...?"


" Dia hanya meminta ku mengurus dan mengawasi, dia tidak memintaku turun ke sana langsung jadi aku menyerahkan semua pada Pasukan bayangan di bawah komando Zero..."


" huahahahhahaha, Jimiie akan stroke dengan cepat jika seperti ini..."


" apa aku salah sayang??"


" tidak hahahahh tempat ini sangat indah...ah akhirnya kita bisa menikmati liburan tanpa beban..."


" Tenang saja sayang, selagi aku masih ada aku akan merubah jalan sulit menjadi mudah...untuk kalian..."


" Hah, andaikan itu kenyataan, karena ada cerita bahwa seseorang panglima hampir mengorbankan istri dan anaknya untuk melancarkan rencana ..."


" astaga..." Panglima terdiam, jika istrinya mengungkit hal itu.


" apa sayang..."


" kau sangat pandai merusak suasana harmonis sayang.." ujar Panglima.


" hahaha sudah maafkan aku, terimakasih suamiku... aku sangat bahagia menjadi seorang nyonya panglima!" Tantan memeluk erat Panglima dan menghirup aroma tubuh ksatria yang slalu menjadi penyemangat hidupnya.


" kau kira aku tidak bahagia??, aku juga..."


panglima mencium bibir istrinya dengan lembut.


" aggggg...."


Panglima segera membawa sang istri masuk ke dalam kamar


"Bibi Chu, titip Gala" ujar Leon Zang langsung menutup pintu kamar.


Sementara di tempat Jimmie

__ADS_1


" Sialan Panglima!"


" kenapa, sayang??"


" dia membuat berita dengan seenaknya, tentang rencana presiden yang akan mengunjungi dan melihat langsung pembangunan infrastruktur di daerah timur!"


" pfffffffffffttttttttt..." Ria hanya bisa menertawai suaminya yang slalu kalah dengan kakak sepupunya.


" Kau tertawa??"


" Ya,lihat kakak ipar mengirimiku foto liburnya sekeluarga!" Ria menunjukkan foto keseruan panglima dan keluarga kecilnya di sebuah pulau terpencil.


" ini foto kapan??"


" baru saja!"


" apa?? berani sekali Panglima mangkir dari tugasnya, aku akan ke sana dan membuat perhitungan dengannya!, dia tidak disiplin!!"


" astaga...aku tidak ikut!"


" okez aku akan segera kembali kau tunggu aku di rumah ya sayang..muach"


Jimmie mencium kening istrinya dan segera berangkat menyusul Panglima dengan para ajudannya.


" Panglima, kau tidak disiplin...kau harus mendapatkan sanksi karena mangkir dari tugas!"tegas Jimiie setibanya di pulau.


" siapa??"


" kau....!!"


" Kau tidak, ..."


" buktinya kau di sini...!"


" iya, tapi kau bisa mengingat kembali, jika kau memintaku mengurus dan mengawasi, tapi kau tidak memintaku turu. langsung...aku sudah mengirim orang kepercayaan ku ke sana!"


" Bapak, itu benar yang dikatakan panglima!" ujar Prass mengingatkan.


datang seorang mendekati Jimmie.


" Bapak, para media sudah berkumpul di dekat tempat pembangunan karena informasi yang mengatakan bapak Presiden dan wakil presiden akan mengunjungi pembangunan infrastruktur secara langsung!"


" Sialan..., ya siapkan armada dan lipat gandakan keamanan!"


" Baik.."


" Panglima lihat aku akan membalasmu!!!" Jimmie pun pergi dengan kesal.


Prass memberikan kode beres pada Panglima... Panglima mengacungkan jempol pada Prass.


" hahahah rupanya ini adalah sebuah bidak catur yang tertata dengan sempurna!" ujar Tantan.


" hahahaz dia tidak akan bisa mengalahkanku, sudah kita harus menikmati waktu indah kita sayang...lihat ayah sangat bahagia bermain dengan gala..."


" heheh, inilah yang aku inginkan..."


" tentu saja, makanya aku membawa kalian kesini, anggur ini adalah hadiah dari negara K, kau coba..."


panglima menyuapi istrinya dengan penuh cinta mereka sangat bahagia dengan waktu indah bersama keluarga tercinta.


TAMAT


author:


readers kesayangan author yang budiman,


terimakasih karena sangat setia menunggu up dari author,...maaf jika tidak begitu bagus cerita dari kehaluan saya, pasti banyak typo dan juga kekurangan, karena author ini hanya manusia biasa...


dengan kerendahan hati memohon maaf atas segala kesalahan yang ada.


Jika kalian kalian ingin ada season 2


silahkan tinggalkan Komen dikolom komentar, ( LANJUT SEASON 2 !!) Jika banyak yang mau ,nanti akan Author ceritakan tentang keseruan bapak singa dan ibu singa dalam membesarkan anak singa itu, untuk menjadi singa yang hebat.


bolehkah author.meminta Gift bunga mawar.

__ADS_1


terimakasih kasih semoga kalian sehat selalu.


__ADS_2