
Hari yang di nantikan pun telah tiba, Ya hari pernikahan Suzy dan Jendral Petter.
bagaikan Raja dan Ratu, semua mata para undangan tertuju pada mereka,semua sangat takjub melihat kedua mempelai begitu tampan dan anggun saat Tradisi Pernikahan Militer Pedang Pora berlangsung.
Serentak juru foto dan publik pun tidak mau ketinggalan momen tersebut.
Yaa.. itulah salah satu Tradisi Pernikahan Militer TNI AD
“Pedang Pora” yang merupakan tradisi bagi para perwira remaja TNI AD Yaitu Jendral Petter dengan pasanganya Suzzy yang telah melepas masa lajang nya pada hari itu.,
setelah semua serangkaian acara selesai dilakukan kini saatnya untuk sesi foto bersama.
" Jendral, selamat sudah menjadi seorang suami sekarang!" ujar panglima memberikan selamat pada sahabatnya.
" Siap Laksanakan!" jawab Jendral Petter tegas.
" Untuk Suzy juga selamat ya sudah sah menjadi istri seorang Jendral!"
" Terimakasih Panglima, di mana Tania?, apa dia tidak hadir?"
Suzy celingukan mencari Sahabatnya.
" Dia sedang,...!"belum selesai berbicara tiba-tiba datang seseorang menyela.
" Wah Jendral Petter bagaimana bisa Jendral tidak mengundang Xian-xian di acara sepenting ini!"
" Kenapa kau datang, siapa yang mengundangmu?" Suzy sangat kesal pada Xian -'xian
" Aduh Jendral kenapa istrimu galak sekali, bagaimana pun aku adalah tunangan Panglima, sudah sewajarnya aku turut kemana pun panglima pergi!"
"Xian-xian jaga sikapmu!" tegas panglima
"Sayang, aku akan baik...aku kan hanya ingin memberikan ucapan selamat!" sambil menempel dipundak Panglima
" kami tidak butuh ucapan selamat darimu!" tegas Jendral Petter yang sangat muak dengan wajah Xian'Xian.
"Xian-xian menjauhlah dariku!" panglima mendorong Xian- xian menjauh dari tubuhnya.
" Panglima kau kasar sekali!"
" Tutup mulutmu, cepat pergi dari sini!" mata Panglima terlihat seakan ingin membunuh.
" Panglima, lihatlah banyak orang di sini, bagaimana bisa kau memperlakukan tunanganmu seperti ini, apa kau sungguh tidak takut kehilangan nama baikmu sebagai seorang Panglima!" berbisik lirih karna Xian-xian sangat menjaga image baiknya.
" Siapa kau, beraninya mengancam seorang Panglima perang!, kau hanya seekor lalat yang menjijikan, jika aku mau sekali tepuk kau mati di tempat tapi tidak semudah itu, mulai hari ini kau akan merasakan sedikit demi sedikit apa yang namanya penderitaan , dan pilihan terbaikmu adalah mati!" balas Panglima berbisik.
tubuh Xian-xian gemetaran mendengar ancaman dari panglima,
" Nona, nona apa kau baik-baik saja?" tanya asisten pribadi Xian-xian.
kenapa panglima mengatakan semua itu, apa Panglima sudah tahu jika aku dalang dari semua yang menimpa Tania?, tidak, tidak mungkin aku sudah membersihkan semua bukti dengan sangat baik, aku harus tetap pura-pura tidak tahu apa-apa.
dalam hati Xian-xian.
Xian-xian menjatuhkan dirinya ke lantai...
" Uhhhh, Panglima maaf jika Xian-xian membuat panglima kesal, maaf Xian-xian tidak akan mengulanginya lagi!" berlagak seperti wanita baik yang lemah dan tersakiti.
suara bisikan - bisikan negativ pun terdengar
" Panglima kasar sekali dengan Tunanganya!"
__ADS_1
" Iya, tampan tapi kasar, kasihan sekali nona Xian-xian dia sangat cantik baik,bagaimana bisa Panglima ini tidak bersyukur?"
"hust hust sebaiknya kita diam saja jangan berkomentar, kita tidak tahu permasalahan mereka!"
" tapi memang sudah menjadi rahasia publik, jika panglima ini memang terkenal dengan kekejamannya!"
" Entahlah, kita tidak perlu ikut campur!"
" ah ya sudah kita lihat sajalah!"
"ada apa ini?, bagaimana bisa kalian ini ribut dihari pernikahan sahabatku!" Terdengar suara lantang .
"Siapa wanita yang duduk dikursi roda ini? kenapa bisa datang bersama ibu Panglima?"
bisik-bisik penuh tanda tanya terdengar berisik....
Sungguh percaya diri wanita Cacat ini datang seperti ini...
Bagaimana bisa Tante datang bersamanya.
dalam hati Xian-xian.
" Sayang kenapa kau baru datang, sahabatmu sudah mencari-carimu!"
ujar Panglima menghampiri Tania dengan wajah yang berseri penuh kasih.
" Kau dengar itu? ,Panglima memanggilnya sayang!"
" Kau lihat wajah panglima yang biasanya garang,sekarang sedang tersenyum!"
" Ini adalah pemandangan yang sangat langka !"
" lalu siapa wanita yang duduk dikursi Roda itu?"
" Ehem...untuk semua orang di sini, dengarkan semua yang hafir dipernikahan Jendral Petter ini akan menjadi saksi bahwa hari ini aku Leon Zang hanya akan mencintai satu wanita dan hanya akan menikahi satu wanita seumur hidupku, yaitu Tania Latif wanita yang duduk di kursi roda ini!"
" apa?" Semua orang terkejut tak terkecuali Tania sendiri.
***Haduh putraku ini benar-benar laki-laki sejati...
dalam hati Maya.
sunggu benar-benar seorang Panglima Perang
Jendral Petter pun terkesan dibuatnya***.
"Wah Panglima keren sekali!, Tania aku turut bahagia!" Suzy tak kuasa menahan air matanya.
Panglima pun segera berlutut dihadapanan Wanitanyang sangat ia cintai itu, sambil membuka kotak yang berisi sebuah Cicin indah.
" Tania Latif ,mau kah kau menikah denganku?" Ujar Panglima dengan sangat gagah.
Tania sangat terkejut, sampai tak bisa berkata-kata karna panglima melamarmya langsung di hadapan orang banyak.
" Sayang apa kau tidak mau menikah denganku?" Panglima tak sabar.
" Tidakkkkkk, tidakkk, bagaimana bisa Kau memilih wanita cacat ini? , apa yang kau lihat darinya? lihat aku panglima aku lebih baik darinya!"
" Seekor lalat tidak di ijinkan berbicara!" Ujar Panglima tanpa menoleh ke arah Xian-xian dia tetap fokus menatap Tania penuh dengan kesungguhan.
" Wah Panglima sangat buta memilih gadis cacat ini!"
" siapa tahu latar belakang wamita ini sangat kuat kan?"
__ADS_1
bisik-bisik terdengar heboh lagi..
" Dasar, kau wanita penggoda, kau benar-benar wanita jalang menggoda tunangan orang lain !" Xian - xian sangat tidak terima berjalan menghampiri Tania.
namun bawahan Panglima menghentikan Xian- xian.
" lepaskan biarkan aku membeli pelajaran pada wanita jalang itu!"
suara-suara Netizen mulai menggema dalam gedung.
" Wah kasihan sekali nasib nona Xian-xian tunanganya di rebut oleh wanita cacat!"
" Iya, mengerikan sekali wanita cacat ini, sungguh berbahaya!"
***hehehehe semua orang akan menilaimu sebagai wanita jalang...
dalam hati Xian-xian yang masih dengan wajah tertindasnya***.
" Sayang, bukankah kita sudah mengikat janji 6tahun yang lalu?, aku sudah menepati janjiku...jika kau datang padaku tepat waktu maka aku akan menikahimu!"
"Apa? enam tahun Lalu?" semua orang bertanya-tanya
" ada apa dengan 6tahun lalu Leon?" Maya pun sangat penasaran
tapi tidak dengan Jendral Petter dan Suzy karna mereka tahu kisah dua sejoli ini.
Dokter Dony yang hadir pun tersenyum...
Jadi Pria yang ingin kau nikahi adalah Panglima, jadi Panglima ini adalah penyelamat hidupmu, astaga pantas saja...
hmmmm....kisah cinta kalian sungguh rumit....kalian benar-benar cinta sejati memang
dalamh hati Dokter Dony.
" Ibu, kau harus tahu Tania adalah gadis kecil yang ku selamatkan 6tahun yang lalu, dia adalah anak Perwira yang di sandra 6tahun yang lalu oleh pemberontak!"
" Apa??" Semua terkejut
" Ya ,kami sudah mengikat janji 6tahun yang lalu , dia bukan wanita penggoda, dia adalah wanita yang hebat, dia menepati janjinya datang padaku, diwaktu yang tepat , maka aku hanya akan meikahinya, dan untuk kau!" Panglima menunjuk ke ara Xian-xian
" aku?" Xian-xian masih terkejut.
" Ya, kita tidak pernah bertunangan jadi jangan menganggap dirimu adalah Tunanganku, itu hanya niat ayahku saja dan aku tidak pernah menyetujuinya!, Tunanganku hanya Tania Latif !"
" Panglima....!" Tania sangat terharu matanya berkaca-kaca meneteska air matanya perlahan.
" ya, sayang, Bukankah kau hanya akan menikahiku sayang?" Panglima meyakinkan hati Tania lagi.
" Tidak, tidak dia sudah Cacat mana mungkin menjadi istrimu!" Xian - xian sangat tidak terima.
" Kau harusnya lebih sangat tahu, bagaimana semua ini bisa terjadi Pada Tania bukan!" ujar Panglima tegas
" Apa?" Xian-xian terkejut.
Jadi- Jadi Panglima tahu jika ini semua perbuatanku?
dalam hati Xian-xian tidak percaya
Bersambung...
Author...
heheheh penasaran kelanjutanya?
__ADS_1
next di hari sabtu yea...