
" Ah...kakak sakit!" Tantan merintih kesakitan, sambil menekan, alat perekamnya.
"kau seharusnya sudah mati, kenapa kau hidup lagi?, kau sudah cacat kenapa kau bisa berjalan kembali?, apa kau ini manusia ?,susah sekali mati!!!"
" Apa?, apa maksud kakak, aku hanya berbaik hati kenapa kakak membicarakan hal aneh?"
" Aneh apa??, aku sudah menghabiskan uangku untuk menyewa pembunuh untukmu!, tapi malah mereka yang mati!, sebenarnya kau ini ada berapa nyawa?? ha??"
" Aku salah apa kakak?, bahkan aku dan panglima saling mengenal lebih dulu!"
" Kau hanya mengarang saja, mana ada seperti itu, panglima itu miliku!"
" Kakak tenanglah,..."
" Mana bisa aku tenang, aku sudah berusaha keras menyingkirkanmu tapi kenapa sulit sekali, aku harus membunuhmu dengan tanganku sendiri seharusnya!!!!" Xian mendorong Tantan hingga terjatuh, dan berusaha mencekik Tania.
" Tolong, tolong!" Tania berteriak sekuat tenaga
panjaga pun datang dan memisahkan mereka, Tania ditahan untuk dimintai keterangan perihal keributan yang terjadi.
" Tantan berikan rekaman itu pada polisi!" Ujar Dex.
" Kita obati lukanya dulu Dex!"
" Iya iya, sudah dibilang jangan terluka, bagaimana jika membekas panglima akan menghabisi kita!" ujar Dex khawatir dan kesal.
" Pak sudah dulu tanyanya, itu rekaman sebagai bukti coba dengarkan dan kami menuntut, keadilan untuk menyelidiki lebih lanjut, saya bawa adik saya ke rumah sakit dulu!" Jack segera menggendong Tantan dan membawanya ke rumah sakit.
Di rumah sakit,
" Dok cepat periksa adik saya, itu jika harus operasi cepat operasi!" Pinta Dex
" Hey, itu hanya lebam,apa yang mau dioperasi?, operasi kepalamu itu!!" Jack mengomel.
" Tuan - tuan tolong tenang dulu!"
Dokter pun memeriksa,
" Ini hanya lebam ringan tidak akan meninggalkan bekas tuan, saya akan memberikan obat pereda sakitnya!"
" Ya baguslah!, Tantan katakan pada dokter jika merasa sakit dibagian lain!" ujar Jack.
" Tidak ada kak, tenanglah!"
" Baik, dokter adek saya udah boleh pulangkan?"
" Boleh, ini silahkan ditebus dan adik anda bisa pulang!"
" OK dok terimakasih!" Jack menggedong Tantan dan Dex menebus obat.
Dokter itu menggeleng kepala,
Mereka sangat menyayangi adiknya, namun itu terlalu berlebihan sekali,
Dalam hati dokter.
" cepat, cepat oles obatnya!!"
" Yayayay!" Dex mengoles obat di pipi Tantan perlahan.
" Fyuhhhhh...Tantan, kau ini ceroboh!, tak masalah jika Panglima menghukum kami, Tapi tolong jangan sampai terluka, jika kamu terluka maka, kami gagal menjalankan tugas!" Jack sangking cemas dan kesal.
" Iya abang...!" Tania merasa bersalah.
" tak apa sudah terjadi, jangan dipikirkan peekataan Jack istirahatlah, kau sudah bekerja keras!" Dex menenangkan Tantan yang terlihat murung.
__ADS_1
" Jack, jangan terlalu galak pada adik kita, aku lebih sedih jika dia murung!"
" Aihhh, maafkan abang , terlalu khawatir!" Jack pun juga merasa bersalah.
" Iya abang terimakasih!"
" He mm....sekarang kita tunggu dan lihat hasilnya!"
setelah mereka sampai di rumah, mereka pun istirahat,
sementara mereka mengawasi dan menunggu hasil dari penyelidikan polisi, dan menyusun rencana jika seandainya Xian - xian ada yang akan membebaskannya.
...----------------...
Dibalik jeruji besi,
" Kenapa???, kenapa?, kenapa aku terpancing dengan wanita ****** itu???" Xian - xian menyesalkan kecerobohannya.
" ini bagaimana bisa terjadi?, semua orang sudah tahu, Xian - xian adalah wanita kotor, tidak bermoral, huaaaaaaaaaaaaaaaaaaa"
" heiiii...diam brengsek!, kau kira ini hutan?, tutup mulutmu jika masih ingin hidup!!"
Xian - xian langsung menciut dibentak oleh teman satu ruangannya,...dia menahan tangisnya.
**Sebelumnya aku sangat dihormati, orang - orang slalu ingin dekat denganku, ta tapi sekarang?, hiks hiks hiks...Ayah tolong Xian - xian....hiks hiks hiks, aku tidak ingin tinggal lebih lama di sini.
dalam hati Xian - xian meratapi nasibnya**.
Kediaman Luxian.
" Tuan, kasus nona semakin berat!, kemungkinan besar dia akan dipenjara seumur hidup!"
" Ahhhh...brengsek!, dia putriku kenapa bisa membawa masalah besar dalam hidupku?"
"Hahhhhh...bantu aku mengulur waktu persidangan!"
" Buat paling lama 3 bulan!"
" Baik,...!"
" Ya, kau boleh pergi!"
Jadi, yang dimaksud Huan Zang putriku yang seperti inikah?,
kau pasti menertawakanku Sekarang, karna kau membuatku tidak senang maka kau adalah musuhku, musuhku tidak akan hidup nyaman.
Dalam hati Luxian.
" Hong...tugasmu adalah menjatuhkan perusahaan Huan dari segala sisi, jangan biarkan dia mendapat bantuan Dari pihak mana pun!!"
" Siap tuan!!"
Tidak ada titik perdamaian untuk kita Sekarang,
setelah aku menjatuhkanmu, putramu satu - satunya juga akan Ku habisi.
dalam hati Luxian .
" Oh, ya Hong...bawa Padaku semua anak buah putriku!"
" Baik tuan!"
tak lama, Hong membawa semua anak buah Xian - xian.
" Hanya mereka yang tersisa!" ujar Hong orang kepercayaan Luxian.
__ADS_1
" Hmmmmm...mereka tidak terlibat video Panas dengan putriku?"
" Ya benar,...siapa yang membawa mereka?"
" Kepala pelayan Tuan!"
" Hmmmm...baiklah...sekarang kalian boleh memilih, untuk tinggal tapi mengikutiku atau kalian boleh pergi tapi meninggalkan nyawa?"
Kimin dan Alex juga tidak tertangkap,mereka lolos karna tidak bodoh, mereka tahu jika ini akan terjadi, mereka mengambil langkah penyelamatan diri.
Alex dan Kimin saling memandang...
" Tuan...karna sama - sama akan berakhir mengenaskan, biarkan saya mengabdi pada anda!"ujar Alex .
" ahahahahah...baiklah aku puas dengan jawabanmu!"
" Ayah nonaku, adalah tuanku juga!, terimalah saya juga!" sahut kimin.
" Kami juga tuan!" yang lainnya juga mengikuti.
" Aiiiiiya...kepala pelayan tidak pernah mengecewakan!, karna kalian setia...baiklah aku terima!"
"Tuan besar sangat bermurah hati!" serempak.
" Tugas kalian, adalah membunuh Panglima!!!"
semua anak buah Xian - xian menelan ludah, Kimin dan Alex segera maju satu langkah.
" Kami menerima perintah!"
" Bagus, kalian bisa memulainya setelah, mendengar kabar kejatuhan keluarganya dulu, setelah itu bunuh panglima!!"
" Siap Tuan, kami akan mencari tahu keberadaannya lebih dulu!"
" Tidak perlu, aku sudah tahu di mana dia sedang bertugas!"
kimin dan Alex sangat terkejut, mata mereka seakan mau lepas karna terkejut.
" Untuk saat ini, kalian hanya perlu menunggu perintah!"
" Siap laksanakan!"
" Hahahahaahhahaahhahahah, Putramu sudah menghancurkan putriku, mana boleh dia hidup bahagia!"
Tunggu...sebenarnya siapa wanita Panglima ini, kenapa aku melupakan point pentingnya???
dalam hati Luxian bertanya - tanya.
" Hei kalian, Cari tahu siapa wanita yang dekat dengan Panglima!!"
" Baik Tuan!!!"
Dia juga yang menjadi masalah utama,sehingga putriku membuat masalah, kalian harus menemani Putriku menderita, karna putriku menderita dia membawa masalah besar untukku, ini semua karna kalian, kalian harus mati.
Luxian sangat murka.
" Tuan, anda harus menahan emosi, ingat untuk menjaga kesehatan anda!" Hong mengingatkan tuannya.
" Ya kau benar, aku harus tetap sehat!, karna masih banyak yang harus kulakukan!"
" Benar Tuan, ketika impian besar anda terwujud, anda adalah orang besar yang akan sangat berpengaruh!"
" Hahahhahahhahahh hahahaha hahahaha benar benar , sedikit lagi, sedikit lagi aku akan mencapai tujuan besarku!, hahahaha, kalau juga harus tertawa!, Hahahaha!"
Mereka pun ikut tertawa sesuai permintaan Luxian .
__ADS_1
Bersambung...