
Sebenarnya orang tua dari Dex itu juga sudah menawarkan bantuan untuk membantu, tapi Ayah Panglima menolak, dengan sangat sopan dan sangat berterimakasih pada orang tua Dex,Huan Zang mengatakan pada keluarga Dex bahwa Putranya akan menangani masalah ini, ya masak anaknya Panglima ,yang nolongin orang lain, takutnya Huan Zang, itu akan menimbulkan image tidak baik untuk putranya nanti.
Ya namanya juga orang tua ya gengs ,segarang - garangnya harimau itu tidak akan memakan anaknya sendiri, Ya kalau ada, amit - amit itu pasti keturunan Dajjal, astaga kok jadi julid di sini.
next...
Begitu juga dengan Panglima, meskipun dia ini lagi fokus di medan perang, dia juga mikirin dong keselamatan keluarganya dia diam - diam memantau dan menjaga keluarganya diam - diam, jadi Panglima ini juga punya anak buah yang di bentuk dibawah tangannya sendiri khusus untuk menjaga keluarganya, ya kan kalau harus baws ajudan k mana - mana kan repot, dan pasti orang tua Panglima sangat tidak nyaman, jadi mau tau gak siapa penjaga yang di bentuk dibawah tangan panglima untuk keluarganya , untuk sang Ayah, dia menempatkan paman Zie ini menjadi orang kepercayaan Huan Zang, dan untuk sang Ibu dia menempatkan 3 asisten yang 2 lekong yang 1 perempuan itu untuk menjaga ibunya, masih inget kan pas si Maya mau jinggat dari rumah eh minggat, 3 asistennya dengan mudahnya mengalahkan penjaga kediaman Zang.
Jadi meskipun Panglima ini sangat dingin dan terlihat membangkang pada ayahnya, tapi dia sangat amat menjaga Ayah dan ibunya itu, Jadi sampai sekarang orang tuanya juga gak tahu itu kalau orang kepercayaan mereka itu adalah orang yang dilatih Panglima secara kusus untuk melindungi mereka.
Jadi saat itu Panglima mengatakan pada mereka,
"Tugas kalian adalah, menjadi orang kepercayaan Ayah dan ibuku,selebihnya aku tidak peduli, tugas kalian hanya menjadi orang kepercayaan mereka dan setia pada mereka dan aku tidak mengijinkan mereka terluka!"
Pokoknya kalau mereka memenuhi semua itu, kebutuhan keluarganya akan ditanggung selama mereka setia pada kedua orangtuanya, jadi paman Zie dan 3 asisten Maya itu tetap setia meski mereka gak punya apa - apa.
Sebelum Leon resmi di angkat menjadi Panglima, Mindsetnya tu dah mikir gini,
Dia diangkat di usia muda dadakan, dan dia pun belum lolos pula saat itu jadi tentara masih bau kencur banget lah ya, di kirim buat mati kan sama aja, eh malah bisa mengambil alih dan menyelesaikan tugas dan menyelamatkan para sandraan tanpa ada korban jiwa termasuk, si Tania, yang sekarang jadi istrinya, jadi Panglima ini mikir, pasti bakal banyak yang akan menjatuhkannya , menjadikan keluarganya sebagai kelemahan, dan Image ketidak harmonisan itu memang sengaja dibuat Panglima untuk menjaga keluarganya, image kejamnya sudah menjadi rahasia publik, jadi orang - orang yang ingin menjatuhkan Panglima ini benar-benar nggak nemu kelemahan Panglima, tapi sekarang semua orang tahu kalau istrinya sangat penting bagi Panglima, jadi apakah Tania akan menjadi kelemahan Panglima??
Jeng jreng bagaimana menurut kalian? hoho...
jadi itulah perbedaan keluarga Zang dan Xian, keluarga Zang memang tidak terlihat harmonis namun mereka diam - diam saling menjaga.
sementara Keluarga Xian terlihat sangat harmonis namun justru mereka saling meninggalkan ketika masalah tiba.
aduh kasihan banget orang tua panglima ya gak tahu anaknya baik banget, hanya author dan pembaca ya, yang tahu ,sssssssstttt...!.
__ADS_1
Jadi Panglima hari itu menekankan hari itu juga pada keluarganya dengan tegas.
" Besok pindah, tidak ada alasan!"
jadi mau tidak mau mereka mengikuti permintaan putranya.
Jadi pengantin baru itu belum membuat waktu yang benar - benar intim banget ya buat mereka berdua, di sisi Panglima ini sabar Panglima slalu menggunakan logikannya.
Karna permasalahan ini belum benar-benar ketok palu, belum ada Vonis jatuhan hukuman untuk Keluarga Xian, dan orang - orang yang terlibat dan mendalangi semua ini belum terungkap maka bagi Panglima belum ada titik damai, karna masih banyak banyak musuh yang bersembunyi.
Jadi selain bersabar Panglima juga memikirkan semua ke depannya, ya bisa saja Panglima maksa si Tania buat melakukan kewajibannya sebagai seorang istri, itu bisa saja, tapi dia berpikir keadaan belum baik, yang di takutkan panglima jika dia hamil di saat kekacauan seperti ini pasti akan menjadi permasalahan lain baginya,lagian Tania masih sangat muda, dia ingin menjalani rumah tangganya dengan mengalir begitu saja,
🤔 :kenapa nggak di suruh KB aja ya Thor?
😅 : masih belum pernah melahirkan jangan disuruh KB dulu lah, Panglima juga masih bisa nahan kok, jadi readers tolong juga bersabar...😂
Kediaman itu lumayan dekat dengan Paviliun Panglima, dan dekat pula dengan toko kue Ayah Jenderal ,jadi alasan yang di pakai Panglima bisa diterima orang tuanya, apalagi Seon dan Mei itu juga tidak bisa dipisah.
Dan tibalah hari persidangan kasus Xian - xian, Luxian belum ya ,karna kasus Luxian ini sudah pasti melibatkan banyak beberapa background kuat yang terseret dalam kasus ini, jadi masih dalam penyelidikan yang cukup rumit.
Keluarga Panglima , datang, begitu juga dengan keluarga Jenderal dan keluarga Suzy, karna di sini Tantan dan Suzy menjadi korban dari percobaan pembunuhan berencana, dengan. bukti yang cukup kuat, dan sudah dengan penyelidikan menyeluruh, Akhirnya Xian - xian yang sudah tidak memiliki kuasa hukum pendamping,hakim pun memutuskan hukuman pada Xian - xian, hukuman mati!!!.
" Tidak....itu tidak adil yang mulia ,tolong beri saya keringanan, yang mulia saya belum mau mati!" Xian - xian berteriak tak karuan.
Xian - xian segera bangkit dan berlari ke arah Tania, yang berada 20 langkah darinya.
Tania berakting ketakutan dan bersembunyi dibelakang Panglima,
__ADS_1
Namun para petugas dengan sigap mengamankan Xian - xian, dan menyeretnya ke mobil tahanan dan segera membawanya ke tempat eksekusi.
" Sudah, tidak usah berakting lagi, dia sudah dibawa pergi!" ujar Panglima.
" Ah, dia mati semudah itu, sayang sekali, nasibnya lebih baik dari dugaanku!" Gumam Tania merasa kecewa.
" Kau kecewa belum menganiayanya?"
" Sedikit, ya tapi tidak apalah, setidaknya sampah masyarakat berkurang satu!" Ujar Tantan
" Ah syukurlah dia mendapat hukuman yang setimpal!" ujar Maya lega, begitu juga dengan keluarga Jenderal dan Suzy merasa lega.
" Kita tinggal menunggu kemajuan Kasus Luxian!" ujar Huan Zang.
" Benar,aku harap semua segera terungkap!" sambung Maya.
" kasus ini mungkin masih panjang ibu!"
" Ya nyawanya lumayan panjang untuk Luxian!" Tambah Anton.
" Ya tetap jangan biarkan dia terlepas dari hukuman!"
" sudah kita pulang dulu saja,kita juga sudah lelah, biar kan waktu yang menjawab semua itu, kita hanya bisa menggantung harapan pada para penegak keadilan!"
Mereka pun segera kembali ke rumah masing-masing.
Bersambung...
__ADS_1