DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
198. Terdeteksi


__ADS_3

" Kau istirahat dulu dengan Yesa, masih menunggu Zero tiba di sana baru kita bisa lanjut memikirkan langkah selanjutnya!" Ujar Dex pada Tantan karena khawatir .


" Baiklah Abang, kau juga harus rileks...!" Tantan pun menurut, jika terlalu terburu-buru pun takutnya tidak akan maximal .


Setelah memunggu seharian akhirnya, Jimmie mengirimkan pesan bahwa dia sudah mendapatkan gambarnya.


" Lalu apa yang harus di lakukan??" Pesan suara dari Jimmie dan Zero


" Di bagian Utara itu terdapat berapa pulau??"


" Ada 100 pulau kecil dan 10 pulau cukup besar...!"


Jimmie mengirimkan gambar pada Tantan


Tantan melihat dengan jelas setiap gambar yang sudah di tandai oleh Jimmie dan diberikan keterangan sekala bandingnya.


" Berikan aku waktu untuk mengatur rute pencarian untuk kalian!"


ujar tantan.


" Baik...!"


" Abang Dex, mereka pasti memakai radar untuk mengantisipasi keamanan pulau mereka, jadi jarak jangkauan radar biasanya berapa km??"


" Militer AL, mungkin menggunakan Radar Hanud Vera-NG , karena menggunakan radar ini mampu mendeteksi sasaran secara tiga dimensi pada jarak 400-600 km, dan lagi alat ini tidak memancarkan sinyal radar, selain itu juga mampu mendeteksi emisi di daratan dan lautan secara senyap, handal terhadap jammer, bekerja secara rahasia.


Dengan pola pasif, maka sistem Vera-NG tidak akan mampu dibidik oleh rudal anti radiasi yang punya target menghajar sistem radar.


dan juga bisa mereka menggunakan radar Thomson TRS 2215 yang dioperasikan Satuan Radar 212, ini Radar buatan Perancis ini punya jangkauan deteksi hingga 510 km dan ketinggian deteksi 30.500 meter...apa kau bisa mengambil inti pentingnya?"


" bisa abang!, karena lebih baik menggunakan jalur bawah laut saja!"


" Hmmm, kau bisa meminta anak buah Zero untuk turun, karena mereka terlatih sebagai pasukan Amfibi, jika ingin jalur udara Bos Jimmie yang memiliki pasukan kusus udara!"


" Wah suamiku ini Panglima luar biasa ,anak buahnya lebih mengerikan dari prajurit negara!"


" Hehe, Jadi kau memiliki berapa rute untuk di jelajah??"


" kita akan mencari pulau itu dari jalur laut terlebih dahulu, mereka akan aku bagi menjadi 27 kelompok!"


" Lalu??"


" masing-masing kelompok akan menuju masing-masing pulang yang sudah di tentukan, biar Jimmie nanti yang menentukan, mereka harus menghentikan kapal mereka di 800km dari pulau yang mereka tuju, tapi masalahnya di sini, seberapa kuat pasukan Zero ini berenang ??"


" Pasukan Zero ini bisa paling mentok berenang 200 km"


"wah mengerikan!,tapi kita tidak bisa menerapkan ini...!"


" Lalu??"


"mereka harus memakai perahu kecil dan meninggalkan semua benda yang dapat terdeteksi oleh radar ini...!"


" Okey karena sementara kita mencari keberadaan mereka jadi tidak perlu membawa apapun kecuali senjata untuk menjaga diri!"


" Benar, takutnya akan terdeteksi,jadi begitu saja dulu...jika sudah ketemu nanti kita pikirkan lagi!"


"Kau terlihat sangat kelelahan, aku akan meminta seseorang untuk membawa Ria ke sini!"

__ADS_1


" Ah, biarkan Ria istirahat dan fokus pada Suzy saja abang, jika ada dokter lain bawa sini!"


" Doney...!"


" Oh kak Doney di sini juga?"


" Ehmm...dia kan yang merawat Jendral petter, dan pasukan kususnya!"


" Baiklah ....itu boleh saja!"


" Nyonya, kembalilah ke kamar, biarkan saya yang berjaga di sini...!"


" Ehmm...abang pindahkan saja ranjangnya di sini...agar aku tidak keluar masuk ke sana, kakiku agak sakit untuk berjalan!"


" Ehm...ya, aku akan minta seseorang memindahnya!"


Dex pun meminta orangnya membawakan ranjang satu lagi untuk diletakan di ruangan itu.


" Tolong minta selimut yang tebal 2...., dan bawa penghangat ruangan!" Pinta Dex pada orangnya.


" Baik...!"


" cepat kau rebahkan tubuhmu Tantan, jangan membuat abang khawatir, mungkin Doney akan sampai 4 - 5 jam lagi ,kau harus menjaga tubuhmu dengan baik!"


" Kenapa lama sekali?"


" Ya , karena tempat orang Panglima dan Jendral berbeda, masih jauh lagi dari tempat ini!"


" begitu...!"


" Jangan banyak berpikir, cepatlah istirahat!"


...----------------...


Perairan Selatan


" Zero Nyonya memintamu membagi anak buahmu menjadi 27 bagian, masing-masing kau perintah mereka menjelajah pulau yang sudah di tandai Tantan ini!"


" baik!"


" Dan mereka haru mengganti perahu kecil dari jarak 800km dari pulau ini, meninggalkan semua barang yang bisa terdeteksi oleh radar!"


" Jauh sekali...akan memakan waktu berapa hari jika menggunakan perahu kecil??"


" Lalu apa kau ada cara lain??"


"tenang saja kami memiliki kapal selam yang tidak akan terdeteksi oleh radar !"


" Apa??"


Jimmie terkejut


" Panglima meminta kami bekerjasama dengan Rusia secara diam-diam dalam pembuatan kapal selam ini, sebenarnya ini untuk Patroli dan tempur, namun kami hanya memiliki 5 unit saja!"


" Itu tidak masalah, bukankah menggunakan kapal selam jarak tempuhnya lebih cepat??, kita bagi 5 saja dan setiap kelompok mendapat beberapa pulau untuk mereka jelajah!"


" kapal selam ini bisa menangkap radar tapi tidak bisa terdeteksi radar, jadi kita bisa mencari pulau persembunyian mereka dengan kapal selam ini!"

__ADS_1


" Kenapa tidak bilang dari tadi??"


" Kan aku tidak tahu rencana nyonya dengan jelas??, takut akan terulang lagi kita masuk perangkap!"


" Yayaya...benar juga... karena kita hanya anggota tubuh, kita hanya menunggu bagian kepala memerintah!"


" Ya, begitu kan... aku akan mengurus anak buahku dulu...!"


" Oke, aku ingin tidur sebentar saja aku sangat kelelahan, tolong beri aku 2 orang berjaga!"


" Baik!"


Jimmie sudah sangat kelelahan juga dia harus mengistirahatkan tubuhnya, karena sudah bekerja keras ,dia menggunakan isi kepalanya yang lebih menguras tenaganya itu.


sementara Zero mengomando pasukannya untuk segera menjelajah Dengan kapal selamnya.


Sementara Zero masih harus terjaga untuk memantau anak buahnya dalam menjalankan tugas mereka, dan juga menunggu laporan dan kabar baik dari anak buahnya itu,Zero terus menatap layar sambil mengomando para anak buahnya dari daratan.


sudah menunggu sampai pagi Zero masih setia memantau layarnya,


" Masih ada 7 pulau, KS.A, kejalur 1 dan 3, kS. B ke Jalur 3, dan C ke 4, E ke 5!"


" Zero apa mereka belum menemukan tempatnya??"


" Kita tunggu beberapa jam lagi...!"


" Oh baiklah....!"


" aku akan mencari sesuatu untuk di makan!"


" Ya, ...!"


Ya begitulah pekerjaan mereka, selain harus bisa menjalankan misi juga harus bisa bertahan hidup.


Setelah, matahari sudah berada di atas kepala kabar baik pun datang.


"wah ketemu, ada 3 pulau yang memancarkan radar!"


" Oh ya?" Jimmi segera membuang sisa bakarannya dan segera mendekati Zero.


" Ehmmm...pulau yang mendekati perbatasan ini, dan pulau kecil ini, dan yang paling ujung!" Zero memperbesar pulau - pulau itu.


" bagus , kirimkan pada Dex jika kita sudah menemukannya!"


Pinta Jimmie.


" Ya,...!" Zero segera mengirimkan pada Dex.


" Oh ya, tarik dulu anak buahmu...mundur untuk beristirahat!'


" Ya...!"


" Sambil menunggu komando dari Tantan!"


" Ya,...sudah ku kirimkan, aku akan menarik anak buahku, dan aku juga butuh istirahat sebentar...!"


" Ya aku akan menggantikanmu , istirahat saja!"

__ADS_1


" Ehmmmm.....!" Zero segera menarik anak buahnya, setelah itu dia pergi untuk beristirahat.


Sementara Jimmie bergantian memantau di depan Layar.


__ADS_2