DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
127. Pembatalan


__ADS_3

Setelah di rasa puas, bersama keluarga panglima Tantan pun kembali ke kediamannya.


Keseharian Tania sekarang tidak membosankan karna Tania punya abang - abang yang salalu menemani dan menjaga nya.


Beberapa hari kemudian


( Di perusahaan Lu Xian )


" Huan, putriku mengadu sambil menangis jika kau Ingin membatalkan perjodohan yang sudah kita atur, bagaimana bisa kau melakukanya?, putriku sangat menyukai putramu!, dia sangat bersabar selama ini untuk putramu!"


" Ah...aku juga menyayangkan itu!"


" Kau benar - benar kejam terhadap anak baikku itu, apa salahnya?" merasa sangat kecewa.


" Yah, aku tidak bisa membantah jika aku kejam, namun akan lebih menderita lagi, jika putrimu menikahi putraku yang tidak mencintai putrimu!"


" Kau sangat buruk dalam mendidik putramu!, apa putramu itu buta?, anak secantik dan sebaik putriku dia menolaknya!!!"


Huan Zang sangat kesal dengan perkataan Lu Xian.


" Lu Xian, aku menahan untuk mengatakan semua hal yang aku tahu tentang putrimu karna aku menghargai pertemanan kita selama ini!"


" Apa yang dilakukan putriku?, dia sangat baik hati!, semua orang tahu itu!"


" Apa kau tidak mendengar dia mengacau dipernikahan Jendral Petter?"


" Itu hal wajar, dia marah karna tunanganya diambil orang, semua orang juga tahu itu,Bagaimana putramu mempermalukan putriku, aku juga diam karna menghargai pertemanan kita!"


" oh baiklah memang aku yang selama ini buta!"


" Ya bagus jika kau menyadarinya sekarang!, percepat saja pernikahan mereka setelah Putramu kembali!"


" Tidak Lu, aku tidak akan menikahkan putraku dengan putrimu!" ujar Huan tegas.


" Heeeei apa?, kau ini seharusnya tahu jika kau melakukan itu kau akan menanggung akibatnya!, bukankah selama ini aku sangat banyak membantu kebangkitan perusahaanmu?, aku sangat gampang juga untuk menghancurkannya!"


" Aku tidak takut !, yang aku takutkan adalah putraku menikahi wanita terburuk di dunia!" Huan sangat kesal dan tidak peduli lagi dengan ancaman Lu xian.


Aku pikir aku sudah membuat keputusan tepat, aku mempertaruhkan segalanya untuk kebahagiaan putraku dan Tantan...


dalam hati Huan Zang.


Huan Zang pun meninggalkan perusahaan Luxian.


" Tuan apa anda punya rencana?"


" Tidak Zie, aku sudah mempertaruhakan kerja kerasku selama ini!, akan ku bakar putraku jika dia tidak bisa membahagiakan Tania!!"


" Tuan anda adalah Ayah yang terbaik!"


" Aku merasa tersanjung Zie, jika perusahaanku jatuh kau sudah bisa mencari tuan baru!" Ujar Huan Zang.


" saya bisa menjadi supir nyonya! hehehehe!"


" Dasar!!!"


" Saya tidak akan meninggalakan keluarga Zang!"


" Terimakasih Zie!"


" Sama - sama Tuan, saya yakin Lu xian juga 11 12 dengan putrinya, putrinya pasti menuruni sifat ayahnya yang kejam itu!"


" Ya entahlah, dia berhasil dalam mengelola perusahaan, dan dia melimpahkan perusahaan itu dibawah nama istrinya, lalu dia menjadi pejabat, entah ada apa dibelakang itu?"


" Namun, juga bukan hal baru semua pesaing perusahaanya slalu jatuh sangat cepat!"


" Ya begitulah!, aku juga tidak terkejut jika suatu saat nanti perusahaanku yang akan dihabiskan dia!"


" Tuhan tidak akan diam saja tuan, jika memang itu terjadi juga tak apa- apa anak dan istri anda sudah sangat kaya, memulai dari bawah kembali tidak akan mempengaruhi kebutuhan mereka sehari -hari!"


" ahahahahah, kau ini bisa saja!,dia juga tidak mengenal putraku!, bahkan putraku lebih tidak berperasaan sama sekali , aku pernah melihat dengan mata kepalaku sendiri, putraku dia membuang beberapa potongan manusia menjadi makanan buaya!"


" Tuan itu sangat kejam, dan tak berperasaan!"


menahan enek didada.

__ADS_1


" Ya, dia kejam dan tidak berperasaan terhadap musuhnya!"


" Ya pasti itu orang biadab yang harus mendapatkan balasannya!!!"


" aku sebenarnya tidak menyukai dia dibidang militer!, itu dia menjadi sangat dingin terhadap keluarga bahkan denganku dia sangat kejam!"


" Saya yakin jika Panglima kembali dan Tuan merestuinya pasti panglima akan lebih baik!"


" Semua bergantung pada gadis nakal itu!"


" Hahahah, tidak ada yang tidak bisa nona lakukan tuan!"


" Benar juga, ayo ke Rumahnya, dia pasti bisa membuat suasana hatiku jadi lebih baik lagi!"


" Gassssss!" Zie segera Melaju menuju kediaman Hatta.


sampailah mereka dikediaman Perwira.


terlihat Tantan sedang bermain dengan Dex dan Jack


" Wah, mereka ini beneran seperti saudara!" ujar Huan Zang.


Huan Zang pun turun dan berjalan masuk ke dalam halaman kediaman perwira.


" Kalian sedang apa?"


" Main kelereng !" jawab Tantan fokus pada kelerengnya.


" Hei Tantan lihatlah dengan jelas !"ujar Dex.


" Hmmmm...pamaaaaannnn!" Tania langsung menarik tangan Huan,


" Paman ayo main kelereng!" Tantan memberikan satu toples kelereng pada Huan.


" Eh?"


" Paman itu modal paman, paman ambil satu kelereng untuk Induk permanennya,paman harus menyetil kelereng itu masuk ke lubang, dengan induk permanen, jika induk paman yang masuk paman harus membayar pemilik lubang kelereng itu dengan 10 kelereng!"


" Baiklah!"


karna Huan Zang sedang terjebak dalam permainan anak - anak nakal itu.


"Tunggu anda dihukum anak - anak tuan!" Gumam Zie menahan tawa.


" Wahahhaha aku menang paman bayar lagi!" teriak Tantan kegirangan.


" apa - apaan ini kalian curang!, Bahkan kalian tidak memberi keringanan untuk pemula!"


" Kami tidak pilih - pilih paman pemain pro dan amatir harus diperlakukan sama!" ujar Tantan.


" itu pedomannya terdengar baik, tapi sangat buruk!" Huan Zang kehabisan kelerengnya.


" Adik, sesuai kesepakatan kita akan menghukum yang kalah!" Jack mengingatkan


" Tuan Besar, anda adalah penyelamatku, terimakasih sudah kalah!" Dex terselamatkan oleh Huan Zang...karna Dex paling buruk bermain kelereng.


" Eh, kalian menjebakku!!!"


" Paman kami tadi sudah membuat kesepakatan yang kalah akan dihukum, karna paman ikut bermain berarti setuju!" Tantan sangat santai menjawabnya.


" Hey, tapi kalian tidak menjelaskannya!"


" Ya memang, tapi salah sendiri paman payah bermain!"


" fffffftttttttttt" Zie menahan tawa, betapa Tania semena - mena terhadap tuanya yang ditakuti para karyawan diperusahaanya.


" apa hukumannya?"


" kak Jack keluarkan!"pinta Tantan.


Jack pun keluar membawa semangkuk buah belimbing wuluh/ belimbing sayur.


" Gilaaaaaaaa!" Huan terkejut


" Paman ayo habiskan!!"

__ADS_1


" Apa kau mau meracuniku?"


" Ini hukumannya paman!, yah paman tidak gentle!!"


" Haiiis kau ini sangat nakal!" Huan Zang pun mengambil satu buah dengan ragu - ragu untuk memakanya. tapi tangan tantan langsung menyumpalkan 3 buah belimbing ke mulut Huan Zang.


" Dex , adik kita itu terlalu barbar!" bisik Jack yang ngeri dengan tindakan Tantan pada ayah panglima itu.


Zie pun tidak melewatkan moment itu untuk diabadikan.


Huan Zang sangat tersiksa dengan hukumanya yang mengakibatkannya mengeluarkan ekspresi yang luar biasa karna keasaman.


" Hah hahahaha hah ha huh" Tania tertawa sangat lebar.


Huan Zang membalas perbuatan Tantan memasukan 3buah belimbing sayur kemulut Tantan.


"hagggggg blahblah mm mm asam paman kau kejam!"


"Hahahhahah enakan" ini pertama kalianya Huan tertawa sangat keras.


" ayo - ayo minum !" Dex membawa minuman


dan permainan mereka pun berakhir.


" Paman tidak bekerja?"


" Tidak, ...!"


" Paman dari mana?"


" Dari bertemu dengan Ayah Dian!"


" Oh apa paman bekerjasama dengan keluarga Lu?"


" lebih jelasnya, mereka membantu perusahaan Zang sampai sekarang!"


" Oh jadi, itu sebabnya paman jodohkan Panglima?"


" Ya benar, itu Salah satunya?"


" Memangnya ada salah berapa lagi paman?"


" Hiiisss kau ini!, sekarang aku sudah membatalkan perjodohan itu,kalian harus bahagia!"


" Paman meskipun aku ini, bodoh eh bukan tidak mengerti, tapi pasti hal ini akan berdampak pada perusahaan pamankan?"


" ya, mereka akan menjatuhkan perusahaan Zang sampai titik penghabisan!"


" Laaaaaaaah??? bagaimana dong?"


" Ya mau bagaimana lagi, aku punya anak yang sukses,istri yang sukses dengan karirnya, jadi setelah kalian menikah aku akan ikut kalian Saja bagaiamana?"


" Eh, paman memang akan benar - benar bangkrut??"


" Bisa jadi!"


" Tenang paman, Tantan tidak akan membiarkan paman bangkrut!!, iya kan abang - abangku?"


Tania meminta dukungan, Jack dan Dex hanya memberikan jempol tangannya.


" ahahaha, jadi kau akan membantuku?"


" Tentu saja!!"


" Hahahahahahah, tidak perlu nak,kau hanya perlu hidup berbahagia saja!"


" Tapi paman!"


" Panggil aku ayah mulai sekarang!"


" Ayah, ayah, ayah"


" Anak pintar, oke...ayah harus kembali ,lanjutkan permainan kalian!, Zie ayooo!"


Huan Zang dan Zie pun segera kembali...

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2