
Zero dan Nisa pun segera kembali ke paviliunnya,
" Panglima, apa Zero gagal dalam menjalankan misinya??"
" Sebenarnya tidak gagal, hanya terjadi sesuatu di luar dugaan!"
" pantas dia sangat murung, jika aku perhatikan!"
" Kau sangat perhatian ya...!"
" tentu saja dia kan orang kita...!"
" Benar, sayang berikan Manggala padaku, apa asimu masih tidak keluar???"
memgambil Manggala dan menimangnya.
" Benar, sepertinya aku tidak bisa menyusuinya aku merasa sedih akan hal itu, karena aku juga harus meminum beberapa obat, untuk memulihkan tubuh ...katanya tidak baik jika aku sambil menyusui...tapi kasihan Suzy harus membantu menyusui anak kita...!"
" Setelah kembali ke kota kita, biar nanti kita berikan sufor yang terbaik..."
" iya, aku merasa sedih karena tidak bisa menyusuinya "
" itu juga bukan maumu, tidak apa Manggala tidak akan menyusahkan ibunya, iyakan Manggala??, awas ya kau sampai membuat ibumu susah, kau akan berhadapan dengan Mikel...!"
" Mikel tidak akan menyakiti Manggala!"
" kau tidak mengerti bagaimana Mikel!"
" siapa bilang, apa kau mau bertaruh denganku??"
" baiklah aku kalah, Mikel lebih menurutimu dari pada aku yang membesarkannya!"
" Kau tahu itu....!"
"Lihat itu Manggala, ibumu itu suka mengomel, kau harus mendengarkan omelannya dengan baik, janga. pernah menyelanya, kita tidak akan menang melawan wanita!"
" Kau mendoktrin putramu benar-benar dari sejak dini...!"
" haruslah, oh ya apa masih ada yang tidak nyamaan sayang??, apa Doney merawatmu dengan baik???"
" ya, kau slalu menggertak kak Doney, kenapa sih Panglima??"
" dia sangat menyebalkan!"
__ADS_1
" tapi dia tidak pernah mengkhianati mu!"
" Benar!"
" Jangan slalu buruk pada orang lain jika kau masih membutuhkannya!"
" iya sayang iya...!"
" Panglima, bagaimana keadaan negara kita??"
" sementara Aaman, jika semua sudah membaik di sini, kita kembali ke kota, dan juga pasti menunggumu lebih baik, karena perjalanan kita tidak dekat!'
" aku sudah membaik Panglima, aku sangat rindu pada Ayah, apa dia baik..?"
" Baik, aku tidak memberitahu keadaanmu yang sebenarnya, mereka sudah mengirim pesan begitu banyak, dan untungnya kau segera sadar , aku tidak tahu harus menjawab apa jika kau belum sadar, ayahmu jika tahu pasti tidak akan tinggal diam di sana!"
" Maafkan aku panglima, membuat banyak masalah untukmu!'
" Tidak, aku sangat berterima kasih padamu... sekarang aku sangat bahagia sayang, yang terpenting sekarang kau dan putra kita baik dan sehat...!"
" Panglima kau tidak akan menghukum anak buahmu kan??"
" Aku hampir memenggal kepala semua orang!"
" Sudah ku duga..."
" Oh sungguh, mereka sangat baik, Panglima kau harus memberikan mereka bonus besar!"
" tidak menghukum mereka adalah bonus terbaik bagi mereka!"
" Aih...kau ini..."
" Ayo makan yang banyak, dan istirahat, Manggala masih tidur..."
" Ya..." Tantan menuruti perintah Panglima.
3 hari berlalu, keadaan sudah membaik, meskipun masih belum semua bangunan selesai, tapi keadaan sudah aman, dan lagi keadaan ibu Manggala sudah baik, sudah bisa berjalan-jalan dan beraktivitas ringan.
Panglima dan keluarganya pun bersiap untuk kembali ke kota, begitu juga dengan Jendral dan keluarganya, mereka juga sudah siap untuk kembali ke kota.
mereka melakukan perjalan panjang selama 2 hari menuju kota,
" Kita sudah masuk kota??"
__ADS_1
" Tanya Suzy..."
" ehmmm kita kembali ke distrik militer..."
jawab Jenderal Petter.
" Rupanya pekerjaan Jimmie sangat bagus Panglima, kota terlihat baik-baik saja!"
Tantan yang melihat ke arah luar melihat riuk pikuk keramaian di kota yang terlihat tenang seakan tidak terjadi apa pun sebelumnya.
" Lumayan!" Jawab Panglima singkat.
" Masyarakat sudah di gembleng mentalnya, mereka tidak akan takut jika tiba-tiba perang!"
" apa latihan wajib militer itu masih berjalan sampai sekarang untuk masyarakat??"
" masihlah,mereka tetap harus berlatih, seminggu sekali....!"
" wah, sepertinya masyarakat sudah. tercerahkan!"
" Benar, Aturan mengerikan juga di ubah oleh Jimmie, korupsi, suap menyuap, hukumannya adalah mati!"
" serius???"
" ehmmm...apalagi aturan mengerikan lainnya??"
" nanti kau lihat saja sendiri undang-undang yang di buat oleh Jimmi dan anak buahnya!"
" Aku bisa bayangkan, itu pasti tidak akan mudah untuk orang - orang tidak disiplin!"
" Oh ya Suzy kami belum bisa membawa pulang keluargamu, karna di luar negeri sedang terjadi pandemik virus yang ganaz, tapi tenang saja, kita sudah mengirim petugas medis untuk menjaga kedua orang tua mu!"
"terimakasih Panglima...mendengar mereka baik- baik saja aku sudah lega ...!"
" Nanti kita akan mencari cara membawa mereka kembali, tapi negara itu juga tidak ada konflik dengan negara kita..."
" Ya, nanti jika sudah benar -benar stabil, bisakah mereka kembali, mereka pasti ingin melihat cucu mereka!"
" Ya, nanti kami akan cari cara karna Jimmie menutup semua akses internasional selama 1 bulan!"
" Baik terimakasih !"
setelah mereka sampai, mereka pun segera kembali ke Paviliun masing-masing, dan beristirahat beberapa waktu karena memang cukup melelahkan, tapi Panglima dan Jendral langsung menemui Jimmie setelah merasa keluarga mereka sudah aman.
__ADS_1
sekian dulu sabtu lagi ketemu
terimakasih karena setia .