
Panglima dan Tantan masih ikut menyelidiki kasus Luxian secara diam-diam.
Mereka menjadi Couple detektif dong ya?,
Jadi sepasang suami istri ini, memulai penyelidikannya dengan menyamar,
" Pemilik hotel ini, sungguh terlibat kasus dengan Luxian?" ujar Tantan bertanya.
" Belum tahu,namun semua yang dekat dengan Luxiann harus kita selidiki!"
" oh okey...siap!"
" tapi, apa pemilik hotel yang terkenal kaya 7 turunan ini juga masuk dalam daftar terget kita?"
" Masuklah, lebih baik rugi waktu dari pada kita melewatkan para penjahat ini !"
" siap Komandan!!"
mereka berdua memasuki hotel, sebagai sepasang suami istri dengan identitas baru,
" selamat malam tuan dan nyonya, ada yang bisa kami bantu?"
" Kamar yang paling mahal,kami adalah pengantin baru, berikan kamar yang paling terbaik!"
" Baik Tuan, Kamar terbaik ada di Lantai 7, kami ada paket terbaik untuk sepasang pengantin baru, permalamnya Rp. 5.777.000,00 apa mau di ambil?"
" Ya sudah!" Panglima memberikan kartunya untuk membayar,
" ini Chardlocknya tuan, rekan saya akan mengantar tuan dan nyonya ke kamar !"
mereka pun memasuki kamar mereka yang berada di kamar nomer 177 di Lantai 7.
" Panglima, hematlah kenapa boros sekali, menyewa kamar sehari saja bisa buat bayar kos-kosan setengah tahun!" Gumam Tantan
" Justru tempat paling mahal adalah tempat yang paling mungkin menyimpan banyak rahasia!"
" Oh???"
" Tidak paham maksud ku?"
" Pahamlah, aku mengerti karna tidak sembarangan orang bisa masuk ke Lantai 7!"
" Istri ku memang sangat luar biasa!"
" tapi aku rasa ini bukan kamar paling mahal di sini!"
" Oh ya? kenapa kau berpikir begitu?"
" Ayolah Panglima, kau juga tahu... sebelum kau datang pasti kau sudah banyak tahu tentang hotel ini!"
" hemmm, memang apa yang banyak aku tahu?" panglima memeluk istrinya dari belakang.
" Sebenarnya panglima tahu ada Kamar yang lebih mahal kan dari ini, dan pemilik hotel ini sangat hati - hati sepertinya, dia membuat kamar mahal versi kw ini, terlihat semua baru di renovasi, dari awal memasuki lorong ini aku mencium bau chat tembok yang sangat menyengat, dan karpet di sepanjang lorong, sangat terlihat baru, dan furniture ini juga masih sangat baru,lihat ranjangnya, lihat hordennya"
__ADS_1
" Istri Panglima memang berbeda ya?, wah jika kau ini laki-laki maka panglima akan menjadi gelarmu!" Panglima memuji sang istri.
" jika aku laki - laki, aku akan menjadi pembunuh bayaran saja!"
" Wooooohhhh Cita - cita yang Epic ya?, lalu apa istriku tahu alasan aku menerima kamar ini padahal tahu ada kamar yang lebih mahal?"
" Kau kira aku tidak melihat pengawal bayanganmu yang berjongkok di balkon itu??"
Tania membuka pintu ke arah Balkon itu.
" Sayang, jangan!!!"
" Sleppp!" Panglima melindungi Tania dan terkena tusukan di lengan Kiri.
pelaku itu pun berhasil kabur begitu saja.
Tantan segera memanggil layanan hotel,
karna melihat kekacauan seperti itu manager hotel pun turu. tangan.
" Apa ini hotel yang sangat mahal, bagaimana bisa hotel semahal ini ada penjahat masuk???, aku akan menelpon polisi ,dan panggil ambulans sekarang, suamiku terluka!!" teriak Tania terlihat panik.
" Nyonya ,nyonya tolong jangan lapor polisi ,kami akan menangani ini kami akan mengembalikan uang anda, dan memberikan layanan gratis yang terbaik tapi tolong jangan lapor polisi, jika kasus ini diketahui publik, banyak karyawan kami yang akan menganggur jika hotel ini harus di tutup!"
" apa kau kira aku bodoh?, memang segampang itu kepolisian menutup hotel!, cepat panggil ambulans atau dokter suamiku terluka!!!"
" Baik-baik,kami memiliki team medis di sini jadi tidak perlu ambulance, dokter akan segera datang!"
"Sayang apa kau terluka parah??, tunggu dokter akan datang!"
" huuuhuhuhu, honeymoon macam apa ini sayang, hotel ini sangat menakutkan!"
" Nyonya kami akan memindah kan kamar yang lebih aman untuk anda dan suami anda!, untuk menebus kesalahan kami dalam kekacauan ini,dan ku mohon jangan di publikasikan semua kejadian ini!"
" Apa - apaan, nyawa kami hampir melayang!!"
" kami akan mengusutnya sendiri karna kami memiliki orang - orang sendiri untuk mengurusnya!'
Dokter pun datang tanpa banyak bicara dokter itu segera mengobati Panglima yang terluka.
setelah selesai di obati, Tania dan Panglima di pindahkan ke Lantai 10, di kamar nomer 207.
Suasana Dari lorong sampai masuk kekamar sangat berbeda, dan dilantai 10 hanya ada 7 kamar, kamar di Lantai atas itu sangat luas - luas.
" Berapa harga kamar ini permalam??" tanya Tania .
" Kamar ini hanya kusus para pejabat - bejabat saja nyonya!"
" wooooh, memang berapa permalamnya??"
" Rp. 11.999.000 permalam!"
" Oh hanya 12 juta?, kenapa tidak menawarkan kamar ini pada kami, jadi kami tidak m ngalami hal buruk itu tadi!"
__ADS_1
" Ini kamarnya nyonya dan tuan, dengan sangat tulus kami meminta maaf, kami menyesalkan kejadian tadi, kami berjanji akan menemukan penjahatnya agar kalian bisa tenang!, dan nyonya bisa tinggal dengan Free di sini, kami akan menjaga dengan baik keamanan tuan dan nyonya, jika memerlukan sesuatu bisa menelpon layanan kami!"
" Baik!"
" Selamat beristirahat!"
Manager dan beberapa pelayan hotel segera meninggalkan lantai 10.
" Suamiku, kau sungguh hebat,membuatku panik!, apa itu sakit??" Tania sangat cemas.
" Mana mungkin sakit kan ada istriku!"
" Parah parah parah, bagaimana bisa kau meminta_huuuupppppp" Panglima membungkap mulut istrinya.
" Sssssssstttt!" Panglima menarik Tania dan membungkukan tubuh Tania untuk melihat di balik meja dekat ranjang.
Tania melihat ada alat penyadap, Tania segera menegakkan tubuhnya dan mengangguk.
" huhuhuhu,aku ingin pulang ,aku sangat takut, bagaimana bisa kita melewati honeymoon kita begini,hiks hiks hiks!"
" Sudah, tak apa...pihak hotel juga pasti tidak menyangka juga dengan kejadian ini, ya beruntung kita masih selamat!"
" aku mau pulang saja, kita kembali ke Singapura saja !"
Panglima menahan tawanya melihat sang istri sangat totalitas saat berakting.
" Indonesia sedang mengalami kekacauan bagaimana bisa kita di sini???"
" Kan semua sudah membaik, kita juga ada bertemu kawan di sini untuk bisnis!"
" kenapa kau slalu mencampur adukan waktu kita dengan pekerjaan kau ini sangat egois!, dan apa motif penjahat tadi menyerang kita?"
" Aku rasa, dia sedang bersembunyi mungkin, lalu ketahuan olehmu!"
" tahu begitu aku tidak membuka pintu balkon, kau jadi terluka!"
Di bagian keamanan hotel.
" Sepertinya mereka tidak mencurigakan!" sambil melihat kartu identitas yang ada.
"Layani mereka dengan baik!, dan berikan pengobatan yang baik jangan sampai membuat image hotel kita buruk!"
" Baik Bos!!"
" Mereka sepertinya bukan dari keluarga biasa, coba selidiki latar belakang mereka!"
" Baik!"
" Lalu bagaimana dengan penyerang itu??"
" Kami tidak mendapatkan jejak apapun bos!"
" aku akan laporkan ini pada tuan Devance!, ini sedikit janggal!"
__ADS_1
Manager itu segera menemui Tuan Devance pemilik hotel Devania itu.