
Di rumah sakit militer di Negara F.
" Tantan, baru beberapa waktu kau meninggalkan negara ini kenapa menjadi seperti ini?" gumam.Julius merasa sangat teriris melihat gadis yang selama ini dijaganya menjadi seperti ini.
" Tania katakan pada kakak, siapa yang sudah membuatmu menjadi begini?, bagaimana dengan pria yang kau katakan itu,? apa kau sudah menemukanya?"
Tania tak bisa menjawab, namun air matanya keluar dengan sangat deras seakan ingin mengadu pada pria yang telah menjaganya dengan baik dihadapannya itu.
" Kakak akan balas 10x lebih menyedihkan dari apa yang kau rasakan!"
Air mata Tania masih tak berhenti keluar, Tania pun hanya bisa mengerang untuk melampiaskan semua kesedihan hatinya .
"enggggggggggg....enggggggg...!" Tania benar-benar mengeluarkan kesedihan hatinya kepada Julius.
" Tak apa, jika itu membuatmu lega, kakak ada disini,tidak akan ada yang bisa menyakitimu lagi!" Julius memeluk Tania untuk menenangkan.
Rasanya hatiku sangat sakit mlihatnya seperti ini, saat kakek tiada pun aku tidak berada di sampingnya untuk menghiburnya, bagaimana kau melewati semua itu sendiri, seharusnya saat itu aku membawamu kembali, maka kau tidak akan mengalami penderitaan seperti ini.
dalam hati Julius.
" Kakak, akan menyelidiki semua ini, dan tidak akan membiarkan mereka yang sudah membuatmu seperti ini lepas begitu saja, dan kau harus fokus untuk pengobatanmu agar kau lekas membaik dan kau bisa melihat orang yang menyakitimu itu mnderita, bahkan lebih dari kata menderita!" ujar Julius yang sudah sangat kesal.
Kakak, terimakasih...
kau tidak pernah berubah...
Terimaksih...
dalam hati Tania merasa aman dan lega.
karna bagaimana pun Julius lah yang menjaganya selama 5tahun di negara F, Julius slalu memberikan hal terbaik, dan tidak pernah mebiarkan hal teburuk terjadi pada Tania.
" Tenanglah Tania, kau pasti akan segera membaik!"
****************
Di Bandara negara F
Xian-xian pun tiba di negara F
Dia segera pergi menuju rumah sakit, dan bertanya di bagian informasi, Namun dia tidak mendapatkan informasi yang seperti.di harapkan.
" Mana tidak ada pasien bernama Tania di sini?" ujar Xian-xian kesal .
" Nona, tapi rumah sakit ini adalah rumah sakit terbaik no.2 setelah rumah sakit militer di sini!"
" Tunggu, kau bilang rumah sakit militer? "
Berarti anak itu di rawat di sana, mengingat status keluarganya itu pasti 80% di rawat di sana,
aku tidak mungkin bisa masuk ke sana,
" Tante mungkin juga tak akan bisa ke sana kecuali dengan Panglima. coba kau cari tahu, selama di sini apa yang dilakukan ibu Panglima! "
Di tempat Lain
Maya menjemput Sammy di sekolahnya , untuk menyempurnakan sandiwaranya, Gres memberikan tempat tinggal yang terpisah darinya untuk beberapa waktu sebelum maya kembali.
" Sammy kita harus bersandiwara dulu ya sebelum mommy membawamu ke tanah air!"
" Okey, mommy... apa kita sudah harus pergi dari sini?"
" Ya sayang, 3 hari lagi kita akan pulang!"
__ADS_1
"Siap mommy!"
Memang tidak bisa di remehkan, anak itu sudah menemukanku dengan Cepat, baiklah mari kita mainkan perann sebaik mungkin.
dalam hati Maya.
3 hari pun berlalu Maya segera membawa Sammy kembali kebTanah air.
**********
"Jadi tante sudah kembali ke tanah air?, dan membawa seorang anak laki-laki?"
" Ya nona, selama ini apa yang dilakukan tante?"
" Jadi selama ini benar ibu Panglima, menemani temannya di sini yang sedang sakit, namun temannya meninggal. dan meninggalkan putranya yang sekarang diadopsi oleh ibu Panglima !"
" Jadi tante ke sini tidak untuk Tania?"
" Tidak nona, ...!"
hehehehehe, jadi Tante sama sekali tidak peduli dengan Tania ya, hahahaha baiklah aku juga harus segera pulang kalau begitu, tidak ada yang perlu ku khawatirkan.
" pesan tiket penerbangan paling cepat!"
" baik nona!"
" hahahahah, Tania kau harus tahu tempatmu, jangan suka mengambil tempat orang lain!" Gumam Xian-xian merasa puas.
Xian-xian pun kembali ke Tanah air dengan segera.
" mommy, Sammy takut...!"
" jangan takut sayang ada mommy!"
" ah, kakak itu juga ada di sini?" Sammy merasa senang.
" selamat datang Sammy, heheheh kita bertemu lagi!" Suzy menyambut Sammy dan juga Jendral Petter.
" kakak tua, dia siapa?, dia kelihatan sangat penakut!" Ujar Meimei menunjuk Sammy.
" Hei kau tidak boleh seperti itu!" Jendral Petter menasehati Meimei.
" Ayo kenalan dulu Meimei...ini Sammy, ini adik angkatnya panglima sekarang!" Sambung Suzy.
" oh, kau mana cocok jadi adiknya Panglima jika kau penakut!"
" aduh-aduh adik Jendral ini sangat cerewet ya?" Ujar Maya Gemas.
" hahah iya tante tolong dimaafkan!" Jendral merasa tidak enak.
"apanya yang di maafkan Meimei masih anak-anak, biarkan saja, ayo kita pulang dulu!"
" Tante biar ku bantu bawa tas ya!" Suzy membantu membawakan barang bawaan Maya yang cukup simple itu.
sesampai di kediaman Panglima.
" Tante tinggal di kediaman Panglima?, tidak di kediaman Zang?" tanya Jendral Petter
" Tidak, aku sudah lama tinggal di tempat putraku!"
" Wah, apa paman tidak mencari tante?"
__ADS_1
" Mana ada waktu, paling juga cuma telphone saja sudah!"
" Oh ya Sammy, mulai sekarang ini rumahmu, kau juga memiliki seorang kakak ya!"
" Kakak?"
" Ya, itu orang yang ada di foto itu adalah kakakmu!"menunjuk Foto Leon
"kakakku juga tentaara!"
" Ya, sama dengan kakakku, juga tentara, jadi mulai sekarang kita berteman saja!"Sahut Meimei berbangga diri.
" Ya sudah kalian berdua main dulu ya di luar, biar mommy dan kakak-kakak kalian berbincang dulu!"
Meimei langsung menarik Sammy keluar untuk bermain.
" tante , bagaimana rencana kita selanjutnya?"
" Ya sudah, biarkan dia ke sini, dan aku akan pura-pura baik padanya, jika aku tidak baik padanya takutnya dia akan berusaha untuk menemukan Tantan ku!"
" Tante apa kami bisa melihat Tania ,jika Tania di sana?"
" Bisa, Kak gres akan membantu kita jika kita ingin menemui Tanta!"
" Syukurlah, semoga Tania segera pulih!"
" Aamiin, Tente juga takut, jika Tante membawa Tania ke sini dan Putraku masih bertugas, takutnya wanita jahat itu menemukan Tantan dan menyakiti Tantan lagi, sementara biarkan Tantan di sana!"
" Iya Tante, di sana pasti Tantan aman, karna tidak sembarangan orang bisa masuk ke sana!"
" Ya, kau benar...kita di sini harus menyiapkan pembalasan yang lebih dari yang Tania dan Suzy rasakan!"
" Aku sudah menyelipkan satu orang menjadi bawahanya Tante, jadi kita akan tahu rencana-rencana yang akan dia lakukan!" Ujar Jendral Petter memberi tahu.
" Bagus, jangan biarkan dia berhasil melakukannya !"
" Ya, saat ini dia sedang dalam. perjalanan kembali, untungnya ada Sammy yang bisa menjadikannya sebuah sandiwara yang sempurna!"
" Ya Petter, Sammy benar-benar sebuah keberkahan!"
" tapi tante, apa paman tidak marah, tante mengadopsi anak tanpa meminta persetujuannya?"
" Tenanglah aku bisa mengatasi suamiku!"
" Baiklah kalau begitu, jadi bukan masalah besar
untuk Sammy ya!"
" Tentu bukan, dia hanya akan sibuk dengan pekerjaan dan pertunangan Leon!"
" Tugas Panglima paling tidak satu bulanan lebih baru selesai , hanya perkiraan saja itu tante!"
" wah lumayan juga ya!"
" Ya sudah , kita pikirkan lagi nanti rencananya , aku ingin istirahat sebentar, tante titip Sammy dulu ya...nanti tante akan menjemput nya!"
" Ah naik tante laksanakan!" jawab Jendral Petter.
hihihi dua orang ini sepertinya sudah banyak perkembangan, aih biar aku bantu sedikit untuk kalian ya
dalam hati Maya.
Bersambung...
__ADS_1
Author
Like dan komen jangan lupa ya...