
Di perbatasan negara.
" Aku ingin tahu berita di luar sana?, apakah sesuai dengan rencana Josh?"
" Bi sudah dijatuhkan, dan di amankan oleh PM, dan sekarang pemerintahan di kuasai oleh kemiliteran!"
" Hahahah, mereka konyol sekali...apa yang mereka rencanakan Josh??"
" Menurut informasi yang saya tahu, Panglima sedang fokus menata kembali Militernya, dan Kepresidenan di pimpin oleh mertuanya, dan jendral fokus pada penanganan masyarakat, Panglima juga sedang mengembangkan beberapa senjata kimia, masyarakat wajib mengikuti latihan militer semua Gender!"
" Bagus, sudah sesuai rencana...mereka sibuk dengan urusan perkotaan, bagaimana dengan bascamp persembunyian keluarga mereka?, apa sudah ketemu??!"
" Sudah...ada 5 bascamp Rahasia milik Panglima, Basecamp terbesar ada 2 tapi kami sangat sulit menyelinap ke amanan di sana lebih canggih!"
" tak masalah, karna Panglima sudah masuk dalam jalan rencana itu sudah bagus,kita akan hancurkan paksa bascamp itu, dan batai habis keluarga Panglima, Jenderal semua orang di sana tak tersisa!"
" Baik Tuan!"
" Karna kekuatan dan semangat mereka yang sesungguhnya ada pada keluarga mereka, aku menunggu waktu ini cukup lama, kita hancurkan mental mereka, baru serang secara terbuka!"
" Baik Tuan...saya mengerti...lalu bagaimana dengan keluarga saya tuan??"
Lux's menyalakan layar besar, memperlihatkan tentang rekaman keluarga Josh yang sedang baik-baik saja di luar negeri.
" Baik terimakasih tuan!"
" tak ku sangka kau pandai berakting, makanya aku lebih memilihmu dari pada Bi, semua rencanamu cukup menakjubkan!"
" maka dari itu jangan pernah melihat seseorang dari luarnya saja , yang terlihat seperti tak berdaya justru lebih mengerikan!"
" Hahahahahah, aku pandai dalam strategi dan pandai memanipulasi, aku sepertinya juga harus berhati-hati denganmu Josh!"
" Jangan ragukan saya, karena saya adalah pengikut setia...jadi setelah ini apa rencana anda tuan Lux's?!"
" Aku akan memberitahumu jika atasanku sudah memberikan perintah!"
" Baik, kalau begitu saya harus segera kembali, saya takut akan ketahuan oleh Panglima!"
" Kembalilah Josh!"
" Saya pamit Tuan!"
Josh pun segera meninggalkan perbatasan itu dan kembali ke tempat persembunyian.
...----------------...
Di rumah kepresidenan
Jimmie dan kedua anak buahnya fokus menelusuri latar belakang orang - orang Bi dan Josh yang masih bertahan.
Sementara Hatta mondar mandir tak karuan.
" Paman apa yang kau cemaskan??" tanya Jimmie.
" aku juga di tidak tahu Jimmie, perasaanku sangat tidak enak sekali beberapa hari ini!"
" Ehmm,...semua dalam pantauan kita paman, istirahatlah, besok kita akan ada ke daerah timur!"
__ADS_1
" Baiklah Jimmie maaf paman hanya bisa merepotkan!"
" Tenanglah paman, jaga kesehatan anda yang paling utama!"
" kalian juga ya, aku istirahat dulu!"
Hatta pun segera istirahat, sementara Jimmie dan anak buahnya masih sibuk dengan tugasnya.
Jimmie meregangkan otot-ototnya, dia hendak mengambil posisi enak untuk merebahkan tubuhnya di sofa panjang, saat akan meletakan kepalanya di sofa, dia melihat Mikel sudah memasang giginya.
" oh Mikel, aku hanya merenggangkan otot, aku tidak tidur heheh!" Jimmie kembali duduk dan mengurungkan niat nya untuk sedikit rileks.
" Bos, yang boleh istirahat hanya paman, kita tidak boleh lengah!" Jack mengingatkan.
" sial, kenapa Mikel harus berada di team kita, membuatku sangat tertekan!" gumam Jimmie.
Jimmie pun melanjukan kesibukannya di layar Laptop...
...----------------...
Di tempat lain.
Panglima dan Jendral sibuk melatih anak buah mereka masing-masing.
Panglima memiliki anak buah yang juga pandai dalam mengolah senjata Kimia, Panglima terus menuntut anak buahnya dalam pengembangan Senjata kimia tersebut untuk lebih baik lagi.
Dan Jenderal Petter melatih anak buahnya secara fisik dan senjata.
" Panglima bagaimana dengan perkembangannya??"
" Sudah ada perkembangan, dalam pembuatan Virus yang akan kita gunakan!"
" Ya, penyebarannya lewat udara, kita akan memberikan Vaksin berupa pil Vitamin pada seluruh masyarakat terlebih dahulu agar mereka tidak ikut menderita!"
"Sudah ada penawarnya juga??"
" Sudahlah, karena hanya di negara kita yang memiliki bahan untuk pembuatan penawar itu, ...!"
" Panglima, apa dampak dari virus itu??"
"Virus ini menyerang kulit Jendral, mereka akan merasakan gatal dan panas yang luar biasa pada tubuh mereka, itu akan sangat parah jika orang itu memiliki gula darah tinggi!"
" Bagaimana dengan anak - anak??"
" Ini tidak bekerja pada anak di bawah 5 tahun!"
" Lalu bagaimana dengan orang tua yang rentan??"
" Itu juga tidak bekerja pada kulit orang tua, tenang saja, bagaimana dengan pelatihan Fisik anak buahmu?"
"Semua aman terkendali, ....!"
" Lalu bagaimana dengan masyarakat yang mulai pelatihan dasar Jenderal??"
" Zero cukup bisa di andalkan Panglima, Zero memiliki team pengajar yang cukup hebat hanya tinggal menunggu pengaturan strategi lanjutan!"
" Ya, tunggu Jimmie melaporkan semuanya yang dia dapat, baru menunggu analisa dari Nyonya Panglima baru untuk bertindak!"
__ADS_1
Ya jangan lupa, semua apa yang sudah di atur tak luput dari kolaborasi antara Panglima dan istrinya, meskipun Tantan hanya di belakang layar namun isi kepalanya sangat berguna dalam pendiskuasian strategi, Karena Tantan cukup kuat dalam memainkan insting wanitanya yang sangat bisa menebak jalan pikiran lawan, sementara Panglima tinggal mengatur strategi yang tepat.
Jack dan Dex bertugas mengorek semua yang sudah ditetapkan menjadi mata-mata.
setelah mendapatkan informasi maka akan segera dikirimkan pada Tantan setelah itu Tantan akan membeberkan langkah apa yang akan di ambil oleh para musuh.
Dan di sampaikannya pada Panglima, baru panglima akan merancang strategi.
...----------------...
Di Basecamp Zero.
" Ajudan Pras...bolehkah aku bertanya?"
"jangan panggil saya ajudan karena saya hanya rakyat biasa sekarang nyonya!"
" Aku akan memanggilmu paman!"
" Asalkan. nyonya senang...!"
" Bagaimana bisa anda percaya pada Panglima saat itu??!"
" Saya, sangat mengaggumi beliau, sangat muda, slalu berpegang pada prinsip yang kuat, tidak mudah tergiur dengan uang...banyak orang ingin menjatuhkannya namun tidak ada yang mampu!"
" Aku mengerti... kau pasti sudah bisa menebak jalan kepemimpinan Josh dan Bi kan paman??"
" Saya memang ingin terlihat menonjol sehingga saya di angkat menjadi ajudan Bi, itu memang niat saya membantu Panglima!"
" Jadi kau berkorban untuk panglima, bahkan panglima tidak mengenalmu!"
" Iya tapi kami sangat mengenal baik Panglima nyonya...!"
" Bagaimana jika kau benar-benar dieksekusi??, jika istrimu tidak bisa menemukan orang Panglima kau akan mati !"
" Tak masalah, karena aku berada di pihak yang benar nyonya...!"
" Aku sangat terkesan padamu paman!, dan juga istrimu...!"
cengkling...
Tantan segera membuka email dari Jimmie.
" Tantan, Analisa mu masuk pada option C...!"
" Sialan, secepat itu...??"
" Ada apa Nyonya??"
" Paman sepertinya aku butuh bantuanmu!"
" dengan senang hati...katakan apa yang ingin saya lakukan nyonya??"
Tantan segera menjelaskan semua rencananya pada Prass...
" Baik, saya mengerti apa yang harus saya lakukan!"
" Baik paman, aku percayakan hal ini padamu!"
__ADS_1
Pras pun mengangguk dan segera pergi.