DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
95 Private Privasi


__ADS_3

" Ya sudah ayo kita sarapan bertiga!"


Mereka pun bertiga makan pagi bersama, sambil berbincang-bincang.


" Kakak ipar kenapa kakak jadi pemalu?"


"Mei, jangan membuat kakak ipar mu tidak nyaman, coba ceritakan bagaimana sekolahmu akhir-akhir ini"


Jendral Petter mengalihkan pembicaraan ,agar istrinya tak merasa canggung menjawab.


" Oh, Iya...bagaimana dengan temanmu yang suka membuat keributan itu apa dia masih ribut?" Sambung Suzy.


" Eh sayang, apa kau tidak tahu, orang yang diceritakan suka ribut itu adalah dirinya sendiri!"


" eh apa?" Suzy bingung.


Meimei hanya meringis...


" Ya dia sangat bangga ya menceritakan kenakalannya di sekolah?"


" Tidak loe sayang, dia justru slalu menasehati temannya itu agar menjadi baik, iya kan Mei?"


" hihihihi "Mei mei hanya meringis


"Mei kau masih kecil sudah pandai memutar balikan fakta, itu tidak baik, jangan hanya karna ingin mendapat pujian dari kakak ipar kamu berbohong!" tegas Jenderal Petter.


"Apakah itu benar Mei?"


"mmmm itu bukan karna pujian kakak tua!" jawab Mei


" Lalu?"


"Mmmm itu karna kalau Meimei jadi anak yang baik dan pintar kakak ipar akan membelikan berbie edisi terbaru!" jawab Mei dengan sangat jujur.


" Astaga Mei kau sungguh membuatku kehilangan muka!" Jendral petter menepuk jidat nya.


"Meiiiii...dengan kan kakak ipar ya!"


" iya kakak ipar!" menurut


" Jadilah yang terbaik untuk dirimu sendiri, bukan untuk mendapatkan apa yang kau inginkan, ketika kamu baik maka hal-hal baik akan kau dapatkan termasuk apa yang kau inginkan!"


" Baik kak!"


" Anak pintar...hari ini kita akan pergi membeli boneka berbie edisi terbaru dan bermain bersama!"


" Yea.....!" Mei mei sangat gembira.


" Baiklah kalian bisa pergi bersama, sayang bawa 2 anak buahku untuk menjaga kalian ya!"


" Oke sayang terimakasih!"


" Dan hari ini aku ada urusan mungkin agak malam aku pulang, oh ya Panglima juga mungkin pulang larut kau dan Mei mei bisa menemani Tania !"


" Oh, Panglima juga sibuk kah?"


" Tentu, dia sudah mengambil waktu Cuti cukup lama, banyak hal yang harus dia urusi!" jawab Jendral Petter.


"Baiklah, setelah makan kami akan ke paviliun Panglima jika begitu!"


" Iya boleh!"


mereka bertiga segera menyelesaikan makan paginya.


Jendral Petter pun segera berganti dengan pakaian Dinasnya.


" Sayang, aku berangkat!, Jangan terlalu lelah untuk mengurus rumah, pergilah bersenang-senang saja dengan adikmu dan Tania!, I Love you...muach" Jendral Petter mengecup kening istrinya dan segera pergi.


" I Love you too!" Jawab Lirih Suzy.

__ADS_1


" Kakak ipar kakak tua sudah pergi, saatnya kita menemui kakak cantik panglima!"


" Okey ayo...!"


mereka berdua berjalan menuju paviliun Panglima.


terlihat Sammy mondar - mandir di depan pintu


" Dasar pengkhianat!" Gumam Mei mei kesal.


" siapa pengkhianat?" tanya Suzy


" Itu Sammy masak dia kabur gitu aja, aku ditinggal sendiri!"


" ahahahah, meski dia laki-laki tapi dia tidak sepemberani Mei mei Sammy juga mengalami masa yang tidak menyenangkan sayang, sama seperti Mei mei, namun Mei mei adalah anak yang kuat dan pemberani, mungkin butuh waktu untuk Sammy untuk menjadi anak yang kuat dan pemberani!"


" Dia kan laki-laki kenapa pengecut sekali?"


" Ahahha iya mental setiap anak berbeda-beda semua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing!"


" Iys kakak ipar, aku akan membuatnya agar tidak menjadi pengecut!"


" Adik Jendral memang berbeda!"


Terlihat Sammy berlari menghampi Mei mei...


" Mei maaf bukanya aku begitu...!" dengan wajah merasa bersalah


"Ya tak apa!" Jawab Mei mei santai


" Ya sudah kita masuk dulu yuk !" Ajak Suzy...


"Selamat pagi....!" Suzy dengan riang gembira memasuki ruang tamu Panglima.


" Pagi Suzyyyyyy!" teriak girang Tania...


" Haduh bau-bau pengantin baru nih,hari ini sudah keramas belum?" Tanya Maya menggoda.


"Oh ibu pengantin baru harus keramas ya?" Sahut Tania.


" Ya dong sayang, semalam apa bisa tidur dengan nyenyak Suzy?"


" Ya nyenyak bibi!" Jawab Suzy..


" Aduh, ternyata anak anton ini sangat payah ya?, hihihi!" Maya terkikik.


" Ibu mana mungkin seorang Jendral payah!" Sambung Tantan yang tidak tahu maksud Ibu panglima.


" Suzy, kau harus memberi banyak pengetahuan pada putriku ya nanti tolong!" ujar Maya pada Suzy.


" Oh, Ba baik!" jawab Suzy malu-malu.


" Bibi, Maaf semalam Mei mei meminjam ini tanpa izin!" Mengeluarkan make up di tasnya.


" Eh untuk apa?, kamu masih kecil jangan suka memakai make up !"


" Ini niatnya untuk menakuti kakak ipar tapi ketahuan kakak tua!"


" apa?, bagaimana bisa kamu ini mau menakuti kakak iparmu ini?, kamu anak nakal!"


Mei mei berjalan mendekat dan membisikan sesuatu pada Maya.


" Aduh kamu masih kecil kenapa jauh sekali pemikiranmu !"


" Ya ini kan untuk kebaikan kakak-kakakku bibi!"


" Anak nakal, kakakmu itu seperti putraku sangat perhitungan, mereka tidak pernah pandang bulu kaki nak, jangan diulangi lagi oke!"


"hmmmm baik Bibi!"

__ADS_1


" Ya sudah lanjutkan bermainku dengan Sammy, ingat ya jangan menindas Sammy!" mengingatkan .


" Iya tidak bibi!"


Mei mei langsung menggandeng Sammy keluar


" Aduh Suzy maafkan Mei mei ya itu pasti didikan Anton dasar tua bangka itu mengajarkan hal tidak baik pada Mei mei!"


" Hahah tidak apa-apa bibi!"


"ibu memang kenapa dengan Mei mei?" tanya Tan tan yang bingung dengan topik yang dibahas.


" Aduh pola pikir mu masih sederhana,Jika di jelaskan juga tidak akan paham!"


" Hahahah Tantan, nanti jika kamu menikah kamu pasti mengerti!" sambung Suzy.


" Okey okey!"


" Bibi, Tantan, kita shopping yuk!!"


" Oh boleh dong ayok...lama sekali tidak jalan-jalan di sini aku!" Tantan bersemangat.


" Ya sudah ,Tantan kau bersiap-siaplah lebih dulu ibu dan Suzy akan menunggu!"


" Baik ibu!" Tantan pun segera masuk untuk bersiap-siap.


" Eh Suzy, apa kalian belum melakukannya?" tanya Maya terus terang.


" Mmm belum bibi, Suzy masih takut!"


" Jangan takut nanti kamu pasti ketagihan!"


" mmmm...!"


" Susy, aku akan menasehatimu bukan sebagai orang yang lebih tua tapi aku menasehatimu sebagai sesama wanita!"


" Iya bibi, Suzy akan dengarkan!"


" Ini kita kan sama-sama wanita dan seorang istri, ketika kita sudah menikah kita adalah milik suami kita seutuhnya, kita sudah menjadi urusan suami kita, tanggung jawab suami kita, Dan tugas kita adalah, melayani suami kita dengan penuh suka cita, dan dalam hubungan suami istri itu yang terpenting adalah urusan di atas ranjang, itu akan menguatkan keterikatan kalian, rayu suamimu Suzy, buat dia tidak menyesal sudah memperistrimu, jangan biarkan dia lama menunggu!"


" Bagaimana caranya merayu bibi?"


" Bermanjalah, dengan suamimu menempel saja terus padanya, berikan kata-kata yang indah memuji suamimu, jangan lupa pakai pakaian Sexy, suamimu pasti akan tergoda, dia tahu jika kamu sudah siap maka dia juga tidak akan ragu untuk melakukannya, Ya awalnya mungkin sakit tapi setelah itu kamu akan tahu rasanya hahahahah!'


Wajah Suzy terlihat sangat merah...


" Tenang saja untuk Meimei aman bersama bibi, hari ini bibi akan memilihkan baju-baju terbaik untuk kau pakai malam ini!"


" Baik Bibi Terimakasih!"


" Sama-sama...ingat jangan membuat suamimu lama menunggu!"


" Baik bibi!"


" Jika kau ingin menakhlukan Suamimu agar


tunduk padamu ,ya kau harus bisa menyenangkan suamimu di atas ranjang sayang!"


" Aku sudah siap....!" Tantan keluar dari kamar dengan girang...


" Wah Tantanku ini memakai apa saja slalu cantik!" Maya memuji menantunya itu.


" Ihhh... ini kan buatan ibu jadi Tantan jadi cantik!"


" memang dasarnya Tantan sudah Cantik ditambah lagi dengan Design pakaian bibi yang keren jadi sempurna !" sahut Suzy.


" Hahahahha kalian ini ,Ya sudah ayo berangkat!"


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2