
" Apa?"
" Tuan, sepertinya hotel kita sedang dalam pengawasan!"
" Aku tahu,...!"
" lalu bagaimana Tuan??"
" Kita memiliki tempat rahasia untuk menyimpan dokumen penting kenapa harus takut?"
" Benar tuan!"
" Oh ya, bagaimana dengan Luxian?"
" masih dalam proses, tapi untuk putrinya sudah di eksekusi Tuan!"
" Ah, sudah sepantasnya ,semua ini terjadi karena Putrinya, jika tidak kita juga tidak akan ketahuan!, dan harus waspada seperti ini!"
" Ya tuan!"
" Panglima sialan itu sangat mengerikan, pantas saja dia tidak mau dengan anak Luxian!"
" untuk saat ini sepertinya, Panglima masih menikmati masa pengantin baru tuan!"
" Dia bukan orang bodoh, tetap harus waspada!"
" Siap Tuan!"
" Jika memang orang yang di serang itu tidak mencurigakan makan lepaskan ,jika mencurigakan ya tahu lah harus di apakan?"
" Siap !"
" Kau bisa kembali!"
" Baik, permisi tuan!"
...----------------...
Sementara itu Jimmie masih sibuk bersama. anak buahnya menyelesaikan tugasnya di setiap wilayah - wilayah yang terjadi kerusakan parah .
Karna banyaknya orang - orang terjangkit wabah, Jimmie meminta bantuan team medis kemiliteran untuk membantu,
Akhirnya Jendral Petter meminta Dony dan Ria membawa rekan medisnya ke daerah di mana Jimmie menyelesaikan tugasnya.
" Jimmie, kau masih hidup?"
sapa Dony pada Jimmie
" hemmmz kau masih membujang?"
" sialan kenapa kau mengatakan hal seperti itu!"
" lagian pertanyaanmu!, kau membawa berapa orang sih??"
" ada 20 rekan medis, dan Ria salah satunya!"
" Oh benarkah?"
" Ya benar, apa kau mencarinya?"
" tidak, ...!"
" kau masih menyukainya?"
" Ya, sayang sekali kita tidak berjodoh!"
" hemmm, kau harus sama dengan ku memupus hati kita !"
" Kau menyukai Tania, oh sadis...kau ini tidak suka berkaca ya?"
" Bagaimana kau tahu?" Doney terkejut.
" Jika hanya ingin tahu, semua tentangmu 1 menit pun bisa!"
" kemampuan mu tidak berkurang sedikit pun ya!"
" hemmm, aku jangan di tanya, dukun - dukun saja tidak sehebat diriku!"
" Ya, tidak ada yang bisa mengalahkan kesombonganmu, lalu apa sebenarnya yang terjadi dengan warga di sini!"
"Beberapa oknum telah menutup sumber mata air warga di sini...sehingga hanya ada satu sumber mata air yang ada, namun mereka menjual belikan air di tengah krisis dengan harga yang tinggi, dan membuat warga yang tidak mampu, harus menerima nasibnya kekurangan air yang menyebabkan mereka dehidrasi!"
" Kalau makanan ada?"
__ADS_1
" Makanan juga bantuan dari para relawan, jika tidak ada air kau pasti bisa membayangkan kan?"
" Ya, sulit bagi mereka untuk bertahan hidup tanpa air, lalu bagaimana penanganan pemerintah?"
" mereka terfokus pada kasus Luxian dan melupakan hal yang sangat berat ini, dan untunglah Panglima memerintah kami bergerak jauh - jauh hari, jika tidak negara kita tidak damai meskipun Luxian tertangkap!"
" hmmm, ada berapa titik yang kau tangani?"
" Ada 11 titik yang memprihatikan, aku harus mengambil air dari daerah lain, sementara memperbaiki, sumber mata air di sini!"
" Wah, kau lebih cekatan ya dari pemerintah!"
" Panglima lah yang paling cekatan!"
" ehmmm itu tidak di ragukan lagi, jadi itu makanya aku tahu diri dan tidak ingin bersaing dengan Panglima!"
" ehnmm...ya kau akan repot sendiri jika tidak tahu diri!"
" heheh, baiklah aku akan menjalankan tugasku!"
" Yah, terimakasih atas bantuannya!"
" Sama - sama!"
Doney segera menuju tenda yang sudah didirikan untuk para penduduk yang terkena wabah.
Jimmie memandangi dari kejauhan team medis yang menjalankan tugasnya.
" Hemmm, memandang dari jauh itu adalah satu - satunya tempat di mana aku harus memposisikan diriku, untuk melihatmu!"
Gumam Jimmie masih fokus pada pandangannya ke arah Ria, yang slalu tersenyum ramah denga para pasiennya.
...----------------...
" uh, uh ah, ah, sayang lebih keras lagi!"
" hmmmm, emmmm, uh...enak?"
" hmmm, iya enak ...ah ah ah ..uh..uh..!"
" kalau begini?"
" Aaagggggggg, aku tidak kuat lagi...!"
" haaaah haaaahhh...."
Di tempat lain,
" Bos, ini sudah 3 hari berlalu, tidak ada yang mencurigakan pada mereka!"
" Ya sudah, lepaskan mereka jika begitu!"
" Ya, kami setiap hari hanya mendengar suara orang bercinta saja, sehari bisa 5 x lebih!"
" Hasrat pengantin baru, jiwa jomblo kalian pasti meronta - ronta"
" Ya, mereka sangat menyebalkan!"
" Ya sudah, kalian bisa melepas alat penyadap itu!, takutnya keburu mereka menyadari jika kita pantau!"
" Baik bos!"
" Lalu bagaimana dengan penyelidikan identitas mereka lebih lanjut?"
" mereka 3 bulan menikah di negara X , pria ini pemegang saham di salah satu perusahaan terbesar di sini, dan istrinya sepertinya masih berdarah biru!"
" Wah, itu bahaya sekali jika kita menjamu mereka dengan sangat baik, berikan mereka Dinner, special di tempat VIP, dan katakan jika hari ini terakhir mereka bisa menginap secara Free!"
" Oh baik!"
" Saat mereka makan malam, jangan lupa ambil semua alat penyadapnya, bisa repot kalau kita di tuduh menjadi mata - mata orang - orang terhormat.
" Baik bos!"
Ting Tong Ting Tong
" Ya??"
" Tuan kami mengantar pelayanan Dinner"
" Tapi kami tidak pesan!"
" Ya ini pelayanan kami!"
__ADS_1
Panglima membuka pintu,
" Maaf tuan jika kami mengganggu!"
" Hmmmm, tak apa!"
" Oh ya Tuan, kami menyiapkan makan malam untuk anda dan istri anda di ruang ViP, ini kartunya, dan dengan berat hati saya menyampaikan jika hari ini hari terakhir anda menikmati pelayanan Free!"
" Oh, tak apa jika membayar, aku akan menginap 3 hari lagi, ini kartuku !"
Panglima memberikan mastercardnya.
" Baik, tuan!"
menerima dan pergi.
" Ayo sayang, mandi dan kita makan malam!" ajak Panglima.
" Ya sayang...!"
Setelah mereka selesai mandi, mereka pun segera menuju lantai dasar untuk makan malam.
" Panglima, sampai kapan kita di sini!"
" Sampai mendapatkan bukti!, lupakan misi kita, kita harus menikmati apa yang di siapkan untuk kita, keuntungan kita dalam menjalankan misi kan sekalian kita pacaran!"
" Hihi benar juga ya!"
" Selamat malam Tuan,nyonya apa ada yang bisa saya bantu?"
Panglima memberikan kartu VIP nya,
" Oh, baik silahkan ikut saya!"
pelayan itu mengantar Panglima dan Tania memasuki ruangan VIP,
terlihat ruangan itu sangat privasi, dengan interior yang sangat indah, dan lagi bisa melihat pemandangan saat makan.
" Owahhhh, cantik sekali pemandangan nya!"
" Ya,... ini cukup memanjakan mata, tapi yang paling indah di mataku hanya istriku seorang!"
" Ahhhh, sayang...kau membuatku malu!"
" Hmmm, kau adalah keindahan sempurna yang di ciptakan oleh Tuhan untukku!"
" I Love You sayang!" Tania memeluk suaminya gemas.
" I Love you So much Honey!"
setelah mereka selesai makan malam mereka pun kembali ke kamar mereka.
Tania mengambil Headset nya ,
" Tidak usah pakai!"
" Lah??"
" Kita tidak perlu memutar rekaman orang bercinta itu lagi, mereka sudah mengambil alat penyadapnya!"
" Sungguh?"
" Ya!"
" Akhirnya telinga ku selamat, aku harus ke THT, untuk tidak mendengar rekaman itu aku memutar musik sangat kencang!"
" hehehe, mau bagaimana lagi, kau nanti kau dengar repot lagi urusannya!"
" hihihi, ah tapi aku merasa lega karna kita tidak di mata - matai lagi!"
" Tugas kita belum selesailah!"
" oh ya, kalau begitu kita menyusun rencana lagi bukan?"
" Hmmm, tunggu jam 12 malam ke atas, kalau mau tidur dulu tidurlah dulu!"
" Ya ,aku kekenyangan dan mengantuk sayang!"
" Sudah ku duga , tidurlah dulu!"
" Baik !" Karena Tania sudah mengantuk berat, maka dia segera tidur.
Sementara Panglima, memeriksa setiap sudut - sudut ruangan.
__ADS_1