DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
125. Oleh - oleh


__ADS_3

" O.ow...dia sudah menunggu didepan gerbang!" ujar Jack.


Dex membisikan sesuatu ketelinga Jack


" Oke...!"


" Tuan anda bisa menurunkan kaca mobilnya?, Tantan menunduklah lebih dulu!"pinta Dex


Tantan pun menunduk, dan Huan Zang me nurunkan Kaca mobilnya,


" Tuan tetap memandang ke depan!" ujar Dex


tak lama Xian-xian pun turun dari mobil, dan berjalan menghampiri mobil yang ditumpangi Huan Zang.


Namun Jack melajukan mobilnya dengan cepat dan sengaja melewati genangan air


creeeeettttttt


tercipratlah air yang sangat bersih itu ke tubuh Xian - xian


" Savage!!!" teriak Dex puas


Huan Zang menahan tawanya, sedangkan Tantan tidak tahu apa - apa.


" Tantan, kau bisa tegak kembali!" Tantan pun menegakkan tubuhnya.


anak buah Xian - xian pun segera keluar


" Nona anda basah dan kotor!" ujar Kimin.


Xian - xian hanya terdiam syokkk....


dia ingin mengumpat, namun yang menunpangi mobil itu adalah ayah panglima.


" sepertinya itu bukan mobil paman!" ujar Xian lirih.


" oh?, tapi Tuan Huan ada di mobil itu!"


" Dengan siapa, paman itu?"


" Entah nona, sebaiknya nona berganti baju dulu!"


" Hah...kenapa akhir - akhir ini aku sangat siaL!"


dengan kesal dan terpaksa Xian - xian masuk ke dalam mobil.


" Abang apa yang terjadi??" tanya Tantan kebingungan.


" Tidak ada apa - apa!"


jawab Dex merenges.


" oh ... baiklah ...Paman, kita sudah sampai, pasti paman laparkan?, tenang saja aku sudah memasak banyak untuk paman!"


" ha??, kau sangat bekerja keras hari ini!"


" Tentu saja, ayo masuk!, ibu dan adik - adik pasti sudah menuunggu!"


Tantan menarik tangan Huan Zang.


" Abang abang, bawakan semuanya!" pinta Tantan.


" Beress!!"


mereka pun segera masuk kedalam rumah.


" Yeaaa Ayah pulang!" Teriak Seon Zang kegirangan menyambut kedatangan Huan.


" Ah, Tantanku kenapa bisa bersamaan dengan suamiku?" tanya Maya.


" Aku menjemput paman ke bandara bibi!"


" wah menantuku memang luar biasa! Oh, lalu dimana Zie?"


" Saya di sini nyonya!" Zie masuk dengan membawa banyak barang bawaan Alias oleh - oleh.


Maya dibuat ternganga melihat banyaknya barang bawaan suaminya sepulang dari luar negeri,


" Dasyattt!!!!" Maya sangat merasa tidak terbiasa dengan pemandangan dihadapannya.

__ADS_1


" Kenapa ibu?" Tania heran dengan ekspresi Calon ibu mertuanya itu.


" Sayang ini pertama kalinya suamiku pulang membawa banyak barang!, suamiku ini apa?"


" Nyonya ini, adalah oleh - oleh, untukmu, lalu ini untuk tuan muda Seon, dan ini untuk nona Meimei, dan yang terakhir untuk nona Tania!" Zie memberikan satu persatu bagian dari masing - masing.


Mereka pun membuka oleh - oleh masing ,masing


" Wiiiiii tas edisi terbatas!" Maya sangat senang mendapatkan oleh - oleh pertama kalinya.


" ini?, wah mainanku banyak sekali?, ini robot yang seperti di Tv kemarin, ini bisa jadi mobil kan?, wah ada Lego juga!, ayah Seon sangat senang terimakasih ayah!"


Huan tersenyum sambil mengangguk,


"Mei buka punyamu!" ujar Seon.


Mei buru - buru membukanya...


" Wah make up dan berbie...ini keren!, paman terimakasih!"


"Tentu!"


" kakak cantik punyamu apa?"


u jar Mei penasaran.


Tantan segera membukanya...


"Woooooooooo....paman, ini luar biasa....Shotgun!,Titanium Gold Desert Eagle .440 Cor-Bon Paman Karen, ini pasti mahal!"



" kau suka?" tanya Huan Zang


" Suka sekaliiii....terimakasih paman!"


" syukurlah, aku sudah membuat izinnya jadi itu legal untukmu, tadinya aku ingin membelikan M-4 Super 90, namun itu pasti berat untukmu, itu cocok untukmu selain untuk Olah raga menembak, kau bisa membawanya untuk menakuti musuhmu!"


" Sayang, apa kau kesurupan?, bagaimana bisa kau membelikan kami sesuatu yang Kami sukai?"


"Ah itu asal dan kebetulan saja!,jangan berlebihan!"


DA lam hati Zie.


" ah, kau ini memang begitu, tapi aku sangat senang, apa yang membuatmu berpikir membawakan kami oleh-oleh?, padahal aku sering memintamu membeli untukku kau tidak mau!"


" Ya , sebenarnya juga malas...tapi karna kerja samaku Goal, aku teringat kalian!" jawab Huan Salting.


Hilih suamiku ini, kau kira aku tidak tahu...


jelas karna Tantanku, kau bahkan menjelaskan detail hadiah untuknya, had uh Tantan ini dewi keberuntungan keluarga huan.


dalam hati Maya.


" Adek, bukankah kau juga memiliki hadiah?"


ujar jack mengingatkan


" Wah iya benar cepat berikan abang!"


Jack pun segera membagikan sesuai niatan Tantan.


"Wah, hari ini hari apa sih?, banyak sekali kejutan!" ujar Maya membuka hadiahnya.


" wah, parfume dan gelang cantik sekali, ini parfume yang dipakai Tantankan?"


"Iya ibu apa suka?"


" Suka, ibu padahal baru mau menanyakan padamu , eh Tantan malah sudah memberikannya, Gelangnya langsung aku pakai terimakasih sayangku!"


Huan Zang pun tak mau kalah,


" wah dasinya bagus, paman juga dapat parfume Favorite,bagaimana Tantan bisa. tahu?"


"Hahaha ada dech!"


" Haiiiih dasar terimakasih anak cantik !"


" Kalian tidak membuka kado kalian?"

__ADS_1


tanya Maya pada mei dan seon.


" Nanti bu...hadiah kak tantan pasti bagus!!!!, terimakasih kakak" ujar mei dan seon.


" Okey!, eh kok ada yang kurang???" Tania berusaha mengingat apa yang kurang.


" Eh punya paman Zie?"


" eh iya lupa !" Jack segera berlari keluar menuju mobil dan mengambil bagian yang tertinggal.


"Ini paman!" Jack menyerahkan pada


zie


" Wah, saya juga dapat terimakasih nona!, tapi saya malu membukanya, bolehkan saya simpan dulu?"


" Boleh paman ,santailah!...oh ya Tantan masak banyak dong ayo kita makan!"


" Waaaaaaahhhh ayooo!"


" IBU pinjam dapur ya!"


" Okey pakai saja!"


" Abang - abang Come on!!"


Jack dan Dex pun menurut.


**Haiih anak ini semuanya dibuat jatuh hati...


sampai anak buah Jimmi pun Takhluk, hmm...


memang dia sangat pantas mendapatkan semua setelah penderitaan yang ia Alami,dan lihat saja itu Si Xian.


dalam hati maya**.


Ting tong ting tong


" Oh siapa itu?" Maya berjalan menuju pintu dan segera membukanya.


" Ya, cari siaaap????"


" Halo bibi apakabar?"


" Xian - xian?!!!" terkejut


Aku seharusnya tidak menyebutnya dalam hati, dan sekarag dia sudah di depan pint u dihadapanku.


Maya sangat menyesal.


" Haii bibi!"


" Oh, Xian....ada apa ya?"


Wah ribut nie pasti bakalan, apalagi ada si Jack dan Dex.


" Tentu saja rindu pada bibi, dan aku dengar paman juga pulang!"


" Loh kamu tahu?"


" Ya, ayah memberitahuku, jadi aku datang !"


" Oh ,....ya masuklah dulu!" Maya terpaksa menyuruh Xian xian untuk masuk,


Bodolah, anggap saja dia sangat tidak beruntung datang Kemari hari ini karna bertemu dengan Jack dan Dex


Dia mempersembahkan diri ini namanya


"Baik bibi!" Xian Xian pun masuk.


" Halo paman, lama tidak berjumpa!" sapa Xian dengan nada halus dan lembut bak seperti selimut yang abis moltoin wkwkwkw.


" Oh? Xian?" Terkejut.


Dia sangat pantang menyerah, apakah dia pulang dulu ganti baju lagi kembali?


ahh sudahlah, nasibnya hari ini sial sekali dia.


dalam hati Huan.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2