DIA,SANG PANGLIMA PERANG

DIA,SANG PANGLIMA PERANG
152. Nagih


__ADS_3

" Sayang,...emmmmaaach, bangun... matahari sudah mau tenggelam lagi loe!"


Panglima menciumi wajah istrinya.


" Aku lapar....!"


" Hahahaha, aduh aku sangat tidak pengertian ya?, aku akan pesankan makanan untuk istriku, mau makan apa sayang?"


" Buatkan sup ayamnya ibu!"


" Ha???"


" siapa yang tahu resepnya ibu sayang?"


" Pokoknya mau sup ibu!"


" Ah iya iya...tunggu sebentar!"


Panglima pun keluar kamar dan turun ke lobi.


Panglima mengambil ponselnya dan segera menghubungi ibunya


" Haloo!"


" Dasar anak kurang ajar, kau membawa menantuku kemana?"


" bu, kami sedang honeymoon lah, ...!"


" Apa kau sudah berhasil membuka brangkas menantuku?"


" Uhuk, ibu pertanyaan macam apa ini?"


" katakan sudah atau belum?!!"


" Sudah, sudah sudah!"


" Sungguh??, serius??"


" iya ibu!"


" Waaaaaaaaaaaaaaaaas itu baru putraku, ah akhirnya aku merasa sangat lega!"


" Ibu, bisakah kita tidak membahas itu dulu?"


" Iya iya, bagaimana?, kau pasti butuh bantuan ibu!"


" Ya Istriku ingin sup ayam buatan ibu!"


" Kalian di mana, ibu akan ke sana!"


" kami di perbatasan kota ibu,istriku keburu pingsan menunggu ibu!"


" ah, kasihan sekali menantuku itu ya!"


" hmmm, ibu bisa tuliskan resepnya?, biar koki di sini yang membuat kan sup untuk Tania!"


" Ya, sudah...ibu akan menirimkan resepnya, menantuku harus makan yang bergizi, siapa tahu saat ini cucuku sedang berkembang !"


" Ibu, tidak secepat itu, baru semalam Leon melakukannya!"


" Ya kan tidak tahu ,bisa saja jadi!"


" iya ibu, cepat kirimkan resepnya menantumu sudah kelaparan!"


" Ah, baiklah - baiklah!"


Panggilan pun berakhir Maya segera mengirim resep sup nya pada Panglima, dan segera Panglima meminta pelayan hotel menyediakan makanan sesuai resep yang tertulis.


" Sayang, tunggu ya!"


" Ya, ...!"


" Apa kau mau mandi?"


" Tidak, aku mau makan dulu!, aku tidak ada tenaga sama sekali sayang!"


" kalau begitu aku akan membasuh tubuhmu ya?"


" Hmmm....!"


Penglima mengambil air di gayung dan kemudian mengambil kanebo di dalam tasnya


" Kau membawa kanebo??"


" hehehe ini paling praktis untuk dipakai di perjalanan jauh!"


" Ah, kau samakan aku seperti body motor?"


" Tentu tidak, ini baru kok sayang, ini kan praktis cepat kering dan mudah menyerap...!" Panglima segera membasuh tubuh istrinya dengan penuh kelembutan.


" Panglima, apa senjata rahasiamu itu?, yang tumpul tapi bisa menusuk ke dalam!"


" Puffffffffffftttt!"


" kenapa tertawa?"


" ah, bukankah kau suka?"


" ah???, ya suka...oh jadi itu kenapa Xian - xian suka menjadi babii panggang! sakit juga tapi enak!"


" Astaga, tapi kau bukan babii panggang, kau istriku sayang !"


"aku juga tidak mengatakan aku ini babii panggang!"

__ADS_1


" Kau sudah lebih enakan?"


" Ya, sedikit segar... panglima kau membuatku berdarah, kau tidak merasa bersalah?"


" ah???, iya maafkan aku sayang membuatmu terluka, tapi sekali ini saja kok pasti berdarahnya!"


" iya aku juga tahu, Suzy sudah menjelaskan semua padaku!"


" Oh, baguslah temanmu sangat mengerti kegelisahan seorang suami , ya sering-seringlah bertanya pada Suzy ya!"


" Ada apa denganmu Panglima, kau terlihat lebih fresh, dan berseri - seri?"


" Itu karna asupan dari istriku sangat mencukupi jadi begini ,kau harus sering - sering melayani suamimu akan suami mu terlihat berseri - seri!"


" Tunggulah Panglima kita beri jarak dulu, aku masih kesakitan tapi aku tahan!"


" Ah, baiklah...ayo pakai bajumu...dulu... sekarang kau bahkan tidak malu - malu lagi ya?"


" Ya, bagian mana lagi yang belum Panglima sentuh dan lihat?"


" Benar juga, tapi kau semakin galak ya?"


" Hmmm, Panglima!" Tania memeluk suaminya .


" Apa ?"


" Lain kali lakukan dengan lembutlah!"


" Ah, baiklah...akan aku coba lain kali, kau sepertinya juga menantikannya!"


" Iya tapi nanti kalau ngilunya sudah hilang!"


" Siap Kapten!!!"


" Hmmm, duduklah di sofa, kau menonton tv saja dulu, sambil menunggu makanannya datang, aku akan memanggil layanan kamar dulu untuk membersihkan tempat tidur!"


" Tapi aku masih lemas sayang!"


" tenang kakiku adalah kakimu!" Panglima menggendong istrinya dan mendudukkan nya di sofa.


" Apa kau ingin sesuatu selain sup ayam?"


" Jus Mangga!"


" Ok kapten!,tunggulah dengan tenang , aku akan menambah pesanannya sekalian aku mau keluar dulu sebentar!"


segera keluar kamar


" Wah, ini kah yang di maksud Suzy kita bisa mengendalikan suami kita?, tidak buruk menyuruh - nyuruh seorang Panglima!, hihihi"


" Tapi, itu benar - benar sakit, dan Panglima sangat kuat, dan lagi sangat kasar!, tapi itu bersensasi!" Tania terngiang - ngiang oleh kejadian Semalam.


" Rasanya kenapa buluku merinding ya jika mengingat semalam?, aduh apa ac nya mati kenapa tiba-tiba panas!"


Beberapa menit kemudian, Panglima kembali...


" Apa makanannya belum datang?"


" hmmm...!" Tania mengangguk.


" hotel apaan ini buat makanan saja lama!" Panglima sangat kesal.


ting tong ting tong...


Panglima segera membuka pintu,


" kenapa lama sekali?, istriku sudah kelaparan, apa ini pelayanan VIP??"


" Maaf tuan ,karna ada kendala di dapur tadi!"


" Hah, cepat bawa masuk!!"


" Baik!"


" Kalau begitu, saya permisi ...!"


"Ya, ayo sayang cepat makan, biar tubuhmu kembali bertenaga!"


" Ya,...wah ini baunya seperti sup ibu!" Tania bersemangat untuk memakannya.


" Bagaimana rasanya??"


" Lumayan meski nggak seenak buatan ibu!"


"iya nanti kalau pulang ibu akan memasak yang lebih enak!"


" Benar, maaf sayang pasti membuatmu repot ya?"


" Tidak, apapun itu jika mampu,tidak ada yang repot untukmu!"


" Hmmm,...!" Tania menunjukan jempolnya pada panglima.


" Oh panglima apa kau tidak makan?"


" Tadi sudah beli roti saat keluar!"


" sini sayang kau juga harus makan!"


" Untukmu sayang, makanlah aku nanti aku akan mengatur rencana dulu, karna malam ini kita harus segera menyelesaikan misi kita!"


" Oke!" Tania melanjutkan makannya, sementara Panglima sibuk dengan Ponsel dan sebuah kertas.


...----------------...

__ADS_1


Ditempat Jimmie menjalankan misi.


" Kak, ini vitamin untukmu!, makanlah agar kau tidak mudah tertular, dan pakai masker kesehatan ini!"


" ah, terimakasih Ria, kau slalu baik ya...pada semua orang?"


" Siapa yang baik, kakak kalau sakit semua kacau nantu!"


" Memang sudah kacau!"


" Semoga kakak, bisa membuat Desa ini menjadi seperti semula!"


" Memangnya aku dewa apa?, aku kan manusia biasa, sama seperti mereka, aku tidak suka seseorang berharap lebih padaku!"


" Kakak kan Genius, kenapa kakak tidak masuk militer?"


" Kasihan nanti kakak Eonnmu malah menjadi wakil panglima!"


" Haaaaa Daebak...itu masuk akal...!"


" Kau istirahatlah Ria, mumpung bisa istirahat!"


" Iya, ini juga istirahat!"


" apa kau sudah makan?"


" Tadi sudah makan roti!"


" Hmmm, makanlah...kau sendiri harus menjaga ke sehatanmu!"


memberikan buah - buahan pada Ria.


" Terimakasih kak, kakak slalu baik pada Ria, padahal Ria sudah menolak kakak beberapa kali!"


" Pria sejati, harus slalu berlapang dadalah, untuk kebahagiaan orang yang di sukainya!"


" Memang kakak masih menyukai Ria?"


" sudah aku coba, memberi kesempatan pada wanita - wanita yang mendekati ku, tapi mereka tidak bertahan lama !, hehehe..."


" Kenapa?"


" Aku merasa mereka tidak pernah tulus denganku!"


" Dari mana kakak tahu?"


" Ya, mereka hanya butuh uang saja, dan aku tubuh mereka heheeh itu hanya seperti simbiosis mutualisme!"


" Wah kakak...sudah berapa wanita bersamamu?"


" Lupa, aku hanya menjadi sugar Daddy mereka saja!"


" Wah, kakak pasti mengencani gadis - gadis muda!"


" Ya, rata - rata anak SMA!"


" Astaga kakak, kenapa dengan anak SMA mereka harus sekolah!"


" Anak jaman sekarang kan suka mengutamakan gengsinya, mereka mau melakukan apapun untuk memenuhi gengsinya!"


" hmmm, miris sekali ya dengan anak jaman sekarang?"


" Maka dari itu, Ria adalah 1 dari sekian ribu yang paling berbeda!"


" aihhhh, bodo amat...!"


" Hahahaha....tapi aku sudah tidak seperti itu lagi, karena aku tidak menemukan kebahagiaan di situ!"


" Lalu sekarang?"


" Tidak ada, aku memutuskan untuk tidak berhubungan dengan wanita lagi!"


" Omo..!, kakak suka laki - laki?"


" Heyyyy kepalamu!, mana boleh kau berpikir seperti itu!"


" Hahahahahahah, kata - kata kakak membuatku ambigu!"


" Hemmm...dasar...jika ada kesempatan aku tetap akan mengejarmu sih!"


" Tidak ,tidak ada...aku sebentar lagi menikah...hehehe...tidak ada kesempatan untukmu!"


" Iya,iya ... jika nanti kau tidak bahagia,kau harus mencariku!"


" kakak, kau membuatku takut!"


" Hahahahah, maaf aku bercanda!"


" Huh, tidak lucuuu!"


" Maaf ya, ...!"


" iya kakak, aku juga bercanda...!"


" dokter, dokter, ada pasien lagi tapi tempatnya penuh!"


" Oh, dirikan tenda lagilah!, kami sudah meminta dikirimkan tenda lagi harus menunggu 2 hari!"


" Pakai tenda kita cepat!"


"oke, oke...!"


mereka segera bergerak cepat, untuk menangani pasien yang baru datang.

__ADS_1


__ADS_2