
Tania sudah menyelesaikan hukumanya dengan baik,
"Jendral, aku selesai!" teriak Tania girang
Petter yang mengawasinya dari kejauhan sangat terkesan pada wanitanya panglima ini.
dia tidak merasa lelah sedikit pun.
Petter menghampiri Tania dan Suzy yang masih berusaha untuk menyelesaikan push upnya.
"suzy, sudah cukup!, bergulinglah!" perintah Jendral Petter memberikan keringanan.
"Suzy, ayo aku bantu berhitung!"Tania menawarkan bantuan.
Suzy berguling -guling dibantu Tania untuk menghitung, baru 10x hitungan, Suzy pingsan,
"Suzy!" teriak Tania
"Jendral, Suzy pingsan!"
"Astaga, merepotkan sekali!" Jendral Petter mendekat dan segera membopong Suzy kembali ke kamarnya.
"astaga, apa dia tidak berpikir dulu , sebelum mau ikut pendidikan militer?"
"Ya sudah, karna kalian bukan untuk menjadi prajurit Asli, maka aku akan maafkan kalian, meski begitu kalian juga harus disiplin!, jangan mengajak yang lain tidak disiplin!"
"Baik Jendral,terimakasih!"
"mmmm, bukan berarti, selanjutnya kalian lolos dari hukuman!, aku tidak bisa memberikan hak istimewa pada kalian!"
"baik jendral!"
"jadi kalian harus tahu bahwa menjadi seorang prajurit itu tidak mudah!, apapun tujuanmu di sini!, kau harus tetap mengikuti aturan dan prosedur yang ada agar tidak menyebabkan kesalah pahaman untuk yang lain!"
"Dimengerti Jendral!"
" kau sudah sangat terlatih!, kenapa kau tidak menjadi parjurit saja?"tanya Petter.
Tania menunduk,
"Ayahku, akan mengirimku ke luar negeri lagi jika sampai tahu!, ayahku melarangku menjadi Prajurit!"
"Sayang sekali, kau adalah wanita tangguh!, tidak banyak wanita memiliki tekad dan hati yang kuat!, dari cara pandangmu saja, orang lain sudah mengerti kau ini wanita pemberani!"
" Jendral terlalu berlebihan!"
Berlebihan apa? Aku juga melihatnya sendiri saat kau menjadi sandra,kau terlihat sangat tenang dan tidak merengek sedikitpun, minta pulang!, padahal nyawamu sudah di ujung tanduk!
Dalam hati Jendral petter.
"Ya sudah!, mmmmmmm, sepertinya!, temanmu tidak usah ikut lagi saja dalam latihan ini!, dia akan selalu menimbulkan masalah!"
"lalu dia harus pulang?"tanya Tania.
"Ya, dia bisa pulang ke rumah, tidur makan dan bersantai!, aku tidak melihat ada niat dan tekat pada dirinya!, dia hanya ingin bermain-main di sini!, aku tidak ingin mendapat masalah karna dia!"
"Jendral biar nanti aku bicarakan padanya setelah dia sadar!"
" Ya, aku pergi dulu!"
Jendral Petter segera pergi.
2 jam Tania menunggu Suzy, yang belum Sadarkan diri,sampai mengantuk
"Suzy, jika kau tidak bangun! aku akan menyuru mikel menggigitmu!" ujar Tania kesal.
Bagaimana tidak Suzy membuat rencananya berantakan.
"Mikel!" panggil Tania.
"ouug ouuuuggg"
__ADS_1
"Gigit Suzy sekarang!" perintah Tania yang sudah menyadari jika temanya sudah sadar namun masih pura-pura tidur.
"ampuuuuuuuunnnnn!"Teriak Suzy bangun dan sembunyi di belakang Tania.
"akhirnya kau bangun juga ya!, apa kau mau tidur seharian?" tanya Tania.
"kau sengaja, mengerjaiku!" Suzy kesal.
"Suzy, aku sudah mengatakan padamu, jangan membuat masalah, Jendral Petter menyuruhmu untuk pulang!"
"apa hanya aku saja?, aku tidak mau!" ujar Suzy.
"Jendral Petter tidak mau berurusan denganmu yang merepotkan!"
"aku akan minta maaf padanya, aku akan ke paviliunnya sekarang!" Ujar Suzy bersemangat
"dia tidak menyukaimu kau akan mendapat masalah jika terus mengganggunya!"
"aku akan berusaha untuk membujuknya!, maafkan aku Tania ,aku membawa masalah padamu, aku berjanji akan membantumu!"
"haaaaaaa, kau punya rencana apa untuk membujuknya?"tanya Tania.
"aku?,aku tidak punya rencana!"jawab Suzy.
Tania menggeleng kepala dan merebahkan tubuhnya di ranjang.
"sudahlah!, urungkan niatmu untuk itu!, aku juga akan berkemas jika kau tak mau pulang sendiri!"
"tidak bisa, aku tidak bisa menggagalkan rencanamu mencari orangmu!"
"lalu apa yang bisa kau lakukan?"
"apa saja yang penting membuatnya memaafkanku!"
"ah sudahlah aku mau tidur!, tidurlah aku akan mencari paviliun Jendral petter!"ujar Suzy bersemangat dan keluar.
"astaga, anak ini!" Tania bangun dan mengikuti Suzy dari belakang.
"kita panjat saja!, aku akan tunjukan kesungguhanku untuk meminta maaf!" Suzy berusaha keras memanjat panggar tinggi di paviliun Jendral Petter.
"Suzy, ini bukankah tidak sopan?"tanya Tania.
"ini adalah tekad Tantan!, tenanglah aku bisa!" Suzy pun berhasil naik dan lompat kebawah.
"aduh, aduh, aduh, pinggangku sakit sekali!" teriak Suzy kesakitan.
"kau sungguhan baik-baik saja suzy?" tanya Tania yang tiba-tiba muncul di samping Suzy.
"ahh, Tantan?, kau ini lewat mana ?, aku saja berusaha keras naik pagar!, kau cepat sekali?"tanya Suzy heran,
"aku lewat gerbang, ternyata gerbangnya tidak dikunci!" ujar Tantan tanpa berdosa.
"apa?, sial!, aku sudah susah payah naik-naik!, kenapa kau tidak bilang dari awal!" ujar Suzy kesal.
Tania menggaruk kepala.
"kau yang berusaha keras naik tanpa mendengarkanku!"ujar Tania merasa tak bersalah.
Tania membantu Suzy untuk berdiri,
"sepertinya kakimu terkilir!" Ujar Tania.
"iya, sakit sekali!"
"kita kembali saja, kau tak bisa berjalan seimbang!"
"tidak aku harus menemui Jendral Petter!"
Suzy bersih keras untuk menemui Petter, Suzy mengetuk pintu Jendral petter.
Tok tok tok
__ADS_1
Tok tok tok
Tok tok tok
Tok tok tok
"ah, apa dia tidak ada di sini?"gumam Suzy bersender pada pintu karna kakinya tak kuat menopang.
Suzy masih mengetuk tiada henti, Tania duduk di lantai menunggu hal yang tak pasti.
Karna mereka malam-malam mengetuk pintu rumah orang.
"acccchh!"
"ada apa Suzy?" Tania menoleh.
Ternyata Jendral Petter membuka pintu, dan membuat Suzy yang bersandar di pintu jatuh ke tubuh Jendral petter.
Jendral petter menangkap Suzy dengan Sigap.
"hehehe, Jendral!" ujar Suzy salah tingkah
"apa kau bisa menjauh dari tubuhku?"tanya Petter ketus.
"oh, baik-baik!"Suzy berusaha menegakan tubuhnya.
"woooooooooh!" Suzy terjatuh lagi dalam pelukan Petter.
"heheheh,maaf Jendral kaki Suzy terkilir!, tantan, bisa bantu aku?" pinta Suzy yang terlihat wajahnya memerah,
Jendral Petter tak banyak bicara, langsumg membopong Suzy dan membawanya masuk.
"Tania masuk dan tutup pintunya!"pinta Jendral Petter.
Tania segera mengikuti perintah Petter.
Tamatlah, kita hari ini! Dalam hati Suzy.
"apa mengganggu orang beristirahat di malam hari itu kebiasaan kalian?" tanya Jendral Petter tegas.
"oh, maaf Jendral suzy!, hanyaningin meminta maaf pada Jendral!" ujar Suzy menunduk.
"apa melompat pagar rumah orang itu caramu meminta maaf?" tanya Jendral Petter.yang sebenarnya sudah mengetahui kedatangan mereka.
Ah, mampuslah kau Suzy!, dalam hati Tania.
"Maaf Jendral, Suzy tidak tahu jika gerbangnya tidak di kunci!"
"kau ini kenapa bodoh dan keras kepala, kalian ini selalu membuat masalah, padahal kalian baru saja datang!" Jendral Petter mengomel.
"maafkan kami Jendral, tolong berikan kesempatan sekali lagi untuk kami!, kami akan merubah sikap kami!"ujar Tania sungguh-sungguh.
"Kembalillah sekarang, besok harus tepat waktu!, jangan membuat masalah lagi!" ujar Jendral Petter sambil menarik kaki Suzy yang terkilir.
"aaahhhhhhh,aaaaaaaghhhh!" teriak Suzy kencang.
"segeralah pulang tutup pintunya kembali!" ujar Petter segera kembali ke kamar meninggalkan dua trouble maker,
"Suzy, apakah kau baik-baik saja?" tanya Tania khawatir.
"hiks hiks hiks dia jahat sekali!, eh, kaki ku sudah tidak sakit lagi, Suzy menginjak -injakan kakinya ke lantai!"
"wah, Jendral Petter ternyata bukan orang yang kejam ya!, dia membantumu kali ini!"ujar Tania
"ah, aku bahkan tidak tahu, orang seperti dia bisa ahli dalam hal ini, mungkin sebelum menjadi tentara dulu dia tukang pijat!" ujar suzy girang
"hussst, mulutmu ini benar-benar!, ayo kita pulang!, kita harus bangun pagi besok!" Tania menggandeng tangan Suzy, mereka kembali ke paviliun yang mereka tinggali.
Author
Maaf kalau terlalu lama untuk update yea😇
__ADS_1
Like dan komenya boleh dong.