
Tania celingukan sana sini mencari Suaminya yang tidak kelihatan batang hidungnya
" Kemana panglima?, Manager itu sudah keluar, berarti semua sudah ditangani dengan baik!"
" Aku ada sayang!" bisik Panglima tiba - tiba.
" Oooooh, mengaggetkan saja!" Tania sangat terkejut
" Heheh!"
" What?, kenapa panglima sudah berganti baju tidur?"
"Biar kelihatan kita tidak juga korban!"
" hisss totalitas sekali ya!"
" Iya dong! , jangan sampai di curigai 2x!"
" Lalu bagaimana jika mereka mengecek dokumen mereka dan menyadari jika dokumen mereka hilang!"
" Sudah tersabotaselah...di sana adanya copy an!"
" what?, cepat banget?"
" Oh jelas jangan di tanya kerjaan seorang Panglima!"
" Hehehehe suami siapa dulu ya?"
" Tapi kenapa kamu malah duduk disini, berdirilah!"
" Panglima, tadi saat turun tangga kakiku terkilir, aku sampai mengesot keluar di kegelapan, sudah begitu tanganku di injak orang! ,untung security itu mendengar teriakanku dia menggendongku ke tepi!"
" Astaga!" Panglima segera menggendong istrinya itu.
Dan membawa berjalan menghampiri Manager yang sedang menjelaskan pada para tamunya.
" Manager, sebenarnya hotel kalian ini kenapa??, lihatlah sekarang istriku yang terluka, jika tidak becus mengurus keamanan hotel, sebaiknya kalian tutup saja hotel ini!" Panglima protes.
Haduh, kenapa orang ini lagi yang terluka?
" Benar, lihat anakku juga terluka, kakinya terinjak - injak oleh orang dewasa!"
" Benar, ada beberapa orang yang terluka karna kejadia tidak jelas ini, benar - benar mengecewakan!"
" kami meminta ganti rugi!"
" Ya benar kembalikan uang kami!"
" Ya, kembalikan 3x lipat!"
" Jika tidak, kami akan menuntut kelalaian keamanan di hotel ini!"
" Astaga , tenang - tenang dulu, mari kita bisa menyelesaikan secara baik - baik!"
" Baik - baik apanya?"
" Begini, untuk para tamu, karna keadaan hotel sudah aman, kalian masuk dulu ke dalam kamar masing - masing, kami akan menyelesaikan satu persatu sesuai kerugian yang kalian dapat nanti kami akan menghampiri para tamu masing - masing untuk mengambil jalan baiknya!"
" Lalu bagaimana yang terluka?"
" Kalian bisa menelpon layanan kamar, nanti kami akan mengantar dokter ke kamar kalian untuk pengobatan!"
Semua para tamu segera masuk ke kamar masing - masing.
Manager itu kembali ke ruang Keamanan.
" bagaimana?"
" Ini tuan Lockcard anda!"
" Dimana kalian menemukannya?"
" Di pintu tangga darurat tuan!"
__ADS_1
" Bagaimana dengan ruangan penyimpanan ?"
" Aman tuan tidak ada yang menyetuh brangkas kita!"
"Apa kalian yakin?"
" Ya, yakin!"
" Bagus, jadi kita rahasiakan semua ini dari Bos Devance!"
" Siap!"
" haduh, aku harus menangani para tamu mereka pasti akan meminta ganti rugi, nah untuk ini apa yang harus aku lakukan agar bos tidak mengetahui masalah ini?"
Manager hotel mengumpulkan semua staf dan membuat rapat dadakan.
" Kalian aku bagi menjadi 10 team, dan masing - masing satu team mengurusi satu lantai, cek semua kondisi para tamu, jika baik - baik, maka beri diskon 50 % , jika mengalaammi luka panggil dokter obati, beri diskon juga 50% + sarapan gratis untuk besok, yang mengalami luka berat, Free dan bawakan dokter juga!, minta maaflah kalian dengan tulus, dan meminta untuk menjaga reputasi hotel kita, kita bisa kehilangan pekerjaan kita jika mereka tidak merasa puas, dengan konpensasinya!"
" Siap!" Semua karyawan pun berpencar
...---------------...
" Dokter bagaimana kaki istri saya?apa parah?"
" Lumayan serius tuan, kami sudah memberikan pertolongan pertama, kaki istri anda sudah kami balut, untuk menghindari banyak pergerakan, dan usahakan kakinya lebih tinggi dari tubuhnya, ini obat nyerinya, sudah ada aturan pakainya, okey semoga cepat sembuh untuk istri Tuan!"
" Terimakasih dok!"
" Baik!"
" Di mana manager kalian?"
" manager sedang menangani kendala lain, jika ada yang ingin di sampaikan nanti saya sampaikan!"
"kami sudah terbuka 2 x di sini, bagaimana kalian ini dalam mengelola keamanan?"
" Maaf, sebagai permintaan maaf, kami akan memberi potongan 50% dan sarapan Free untuk besok!"
" Jika tuan kurang puas dengan kompensasi kami, katakan saja ....!"
" beri kami cashback 100%!, suamiku kemarin ditusuk orang, sekarang kejadian tidak jelas membuat ku terlilir!" sahut tantan
" Baik, kami akan berikan Cashback 100%, namun tolong jaga reputasi hotel kami, karena kami akan kehilangan pekerjaan kami nanti jika hotel ini di tutup!"
" hmmm baik!"
" Jika begitu, kami permisi, ...!" para staf hotel segera keluar.
" Wah, sayang, kau tidak mau rugi sedikit pun ya?"
" Lumayan itu uang Panglima buat beli cilok!"
" Hahahahah, karna semua sudah oke, besok pagi kita akan kembali!'
" Baiklah!"
" ibu mendengar kau terluka dia sudah mengomel tidak jelas!, dan menyuruh cepat membawamu pulang!"
" Hahah, ibu ibu...!"
" Ya sudah istirahatlah sayang!"
" Hmmmmm!" Tania pun segera terlelap.
Dan keesokan paginya, Panglima membawa Tania kembali ke paviliunnya.
" Sayang, apa aku berat?"
" Tidak lah!"
Panglima segera membawa sang istri masuk,
saat masuk, Panglima terkejut karna semua keluarga nya sudah menunggu di ruang tamu.
__ADS_1
" Ahhhhh, menantuku, sayangku mana yang sakit!" Maya segera berlari menghampiri
" Tantan apa kau baik-baik saja nak?" sambung Huan Zang.
"Tantankuuuuuuu, kau kenapa bisa terluka?" Suzy juga sangat khawatir.
" Bulan madu kalian ekstrem sekali ya? sampai kakimu terkilir!" ujar Jendral Petter.
" Kalian tolong beri jalan sebentar bisa??"
" Yayayaya!" mereka segera memberi jalan
Panglima meletakan istrinya perlahan di ranjang depan tv ruang tamu
Panglima mengganjal kaki Tania dengan bantal agar lebih tinggi .
" Kakak cantik, kenapa bisa terluka?"
tanya Meimei
" Iya kakak, ipar...kenapa kakak terluka begini?"
" itu karena kakak yang ceroboh tidak hati - hati!"
" Aduh menantuku, ibu hampir terkena serangan jantung mendengarmu terluka!"
" Ibu menantumu itu hanya cidera ringan, tenanglah!"
" Iya iya lihat ibu memasak banyak makanan untukmu, kau harus makan banyak biar cepat Membaik!"
" Iya bu!"
" Tantan, aku membawa semua camilan ke sukaanmu,lihat!"
" Wah banyak sekali, terimakasih semua, Tania sangat senang heheheh!"
" Syukurlah jika begitu!"
" Sayang aku harus pergi sebentar ya, tidak apa kan?" tanya Panglima.
" Mmmm, baiklah!"
" Kau mau kemana?, istrimu sedang terluka!" Maya mengomel
" Ibu, tak apa... Panglima pasti ada urusan penting!"
" Ya sudah, cepat sana!" Ujar Maya .
" Ya tolong temani istri ku agar tidak kesepian!"
" Kau tenag saja Panglima, kami akan menemani Tantan!" sahut Jendral Petter.
Panglima pun segera pergi menemui anak buahnya,
" Bagaimana dengan Jimmie dan anak buahnya?"
" sedikit bermasalah, karena banyak warga yang terkena wabah!"
" Ah, karna di sana sangat kekeringan parah,kita harus mengevakuasi para warga yang terkena wabah ke tempat yang lebih baik dan mengisolasi mereka agar tidak menjalar kemana-mana!"
" Baik panglima...!"
" Bantuan - bantuan yang ada , segera di salurkan ya!, jangan sampai mereka kekurangan !"
" Siap, pemerintah juga sudah menurunkan dana bantuan !"
" wah mantap!, Jika begitu aku tinggal fokus pada serangga - serangga tamak saja! Ya sudah itu dulu, jika ada masalah yang rumit lapor!"
" Siap Panglima, saya undur diri!"
" Hmmm!"
Baru mendapat 1 bukti dan masih banyak lagi yang belum terungkap, istirahat dulu lah sambil menunggu istriku membaik, mereka juga tidak akan bisa lari kemana - mana.
__ADS_1