
Author kembali lagi, dukung terus ya guys cerita aku ini. selamat membaca semoga suka..
"Udah malam tidur ya Ken?" kata Nda sebelum tidul Ken harus Uci angan, Uci aki, ikat igi Daddy. Ken turun dari kasur berlari ke kamar mandi, melakukan sesuai perintah Kania, Uda Daddy dengan baju basah Ken bertepuk tangan "Horre!"Ken pintal
"Kok Baju Ken basah?" tanya Yudha dengan gemas. Tadi Ken Uci angan, uci aki dan ikat gigi sendili Daddy, kata Nda gak apa-apa Ken belani bacah belalti Ken pintal Daddy. Yudha memandang Ken dengan berkaca-kaca, "Lihatlah Nena, Anak kita sudah pintar bicara!" seperti dirimu cerewet sayang, selalu menurut sama Aunty Kania yang di sebut Ken dengan sebutan Bunda. "Nena jangan marah ya, bila Ken menyebut Kania sebutan Bunda, Kamu punya tempat tersendiri di hati Ken suatu saat pasti Ken akan mengerti.
"Daddy angan angis?" Ken akal ya Daddy, anjji Ndak akal main ail malam-malam, Yudha memeluk Ken dengan erat dan mencium seluruh wajah Ken, "Daddy geli?" lagi-lagi mencoba menghalau air mata supaya tidak jatuh tetap air mata tidak mau berhenti. Yudha membalikkan untuk menghapus air mata.
"Daddy nggak nangis, liat Daddy nggak ada air mata di pipi Daddy?" Kata Yudha menyakinkan Ken supaya Ken tidak ikut menangis. "Benelan Daddy?" Yudha mengangguk-anggukkan kepalanya. "Daddy angan cedih, ada Ken di Cini nemenin Daddy, angan cedih ya. kata Ken sembari tangan kecilnya memeluk Daddy-nya dan memberikan senyum lucunya.
Sekarang Ken ganti baju ya, sini Daddy bantuin Ken berjalan pelan-pelan
__ADS_1
"Ken makin pintar Anak siapa sih?
"Anak Daddy udha dan Unda Ken!" jawab Ken memperlihatkan giginya.
"Bunda Ken, namanya siapa?" Unda Ken , Unda Nia Daddy. Yudha sudah terkekeh dengan tingkah laku anaknya yang semakin besar, semakin pintar
"Daddy, Napa ketawa ?"Ken Ucu ya, Ken emang anteng Daddy. ucap Ken dengan bangga .
Udah malam saatnya kita tidur Ken. sebental Daddy ucap Ken tanpa menoleh sibuk menyusun leggo. kalau Ken Besok bangun kesiangan nggak di ajak Aunty Kania jalan-jalan lho, gimana Ken? Ken langsung diam menyusun leggo nya, Mendongak ke atas untuk menatap Daddy,
Yudha menggaruk-garukan kepalanya yang tidak gatal.
__ADS_1
"Hayo Daddy ita tidul, becok Ken mau halan-halan bial angun pagi!" becok kalau Unda kecini Ken udah anteng(ganteng), di mandikan Daddy vial wangi. Kata Ken dengan semangat walau Ken belum tahu mau jalan-jalan kemana yang penting sama Daddy dan Bunda. Membayangkan saja membuat matanya berbinar seketika terbit senyuman lebar.
"Antuk Daddy?" Ken meminta tangan Daddy untuk di pok-pok.
Cucu Daddy?" Iya bentar Daddy buatin, Ken unggu, matanya Ken sudah tinggal Lima Watt. Daddy Ama, Ken ungguin kata Ken sedikit merajuk. Tadi Daddy masak air dulu karna air panasnya habis tinggal dikit , nanti kalau Ken minta malam-malam Daddy tinggal buatin aja.
"Ini susunya Ken, bangun dulu!"
"Ken malah memejamkan matanya."
"Ken, uhh antuk Daddy!" tangan kecilnya Ken menyingkirkan tangan Daddy-nya karna nggak mau di ganggu.
__ADS_1
"Ken, bangun susunya di minum dulu!" tangan kecilnya mengambil susunya dari Daddy-nya
"Telimakasih Daddy!"