Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 63


__ADS_3

Bismillahirrahmanirrahim☺☺☺


Selamat hari Senin☺


Selamat beraktivitas☺


Jangan lupa Rate-nya❤


Mereka telah bersiap untuk pergi ke rumah orang tuanya Yudha. Kania memakai dress warna tosca, Kenzi dan Yudha memakai kaos kembaran warna hitam.


"Kania bingung rambutnya di gerai apa di kuncir kuda" Ujar Kania berbicara dengan cermin yang ada di meja rias.


Tak...tak...takk........


suara langkah kaki seseorang sedang berjalan ke arah kamarnya Kania


"Di apain aja kamu tetap cantik" Puji Yudha bersandar di pintu masuk kamarnya.


Blusssshhhh........


Kania tidak bisa menahan pipinya yang merah merona karena malu berbicara sendiri di depan cermin.


Kania memutuskan untuk di kuncir kuda saja rambutnya, Kania menyambar tasnya yang tergeletak di atas tempat tidur.


"Ayo" Ujarnya Kania mengandeng tangannya Yudha untuk keluar dari kamar.


Tak...tak...takkk

__ADS_1


Suara langkah kecilnya menghampiri Kania dan Yudha yang berada di ruang tamu.


"Da.ddy....addy ....hiyat Enzi bica yusun legonya hiyat...daddy ...hiyat ..." Serunya Kenzi sambil berlari menghampiri Daddy-nya.


"Wah putra daddy pintar sekali.." Puji Yudha kepada anaknya.


Lalu Kenzi melirik ke samping daddy-nya yang kosong. "Addy unda ana?" tanyanya Kenzi yang ekor matanya mencari kemana-mana.


Unda lagi ke dapur katanya mau ambil minum....Owhh unda ke dapul......


Kenzi langsung beringsut turun dari pangkuan daddy-nya, menyusul Kania ke dapur.


Tak...tak...tak...


Suara langkah kakinya bagai nyanyian yang merdu karena Kenzi berjalan sangat pelan-pelan.


"Unda ana?" tanyanya Kenzi ekor matanya mencari ke penjuru dapur.


"Unda hiyat Enzi hiyat " Serunya Kenzi


Kania membalikkan badannya menghadap Kenzi dengan wajah cemberut, Lalu Kania berjalan ke tempat Kenzi.


"Bik, minta tolong airnya" Ujar Kania berbicara dengan bik Siti.


"Anak bunda kenapa? kok mukanya cemberut?" Tanyanya Kania merapikan rambutnya Kenzi yang sedikit berantakan.


"Tadi Enzi panggil unda nggak dengel ihh" Jawabnya Kenzi dengan muka yang di tekuk karena di cuekin bundanya.

__ADS_1


"Bunda minta maaf!" Ujarnya Kania keluar dari dapur mengendong Kenzi kembali ke ruang keluarga.


"Bik Tolong siapkan kebutuhan Kenzi untuk di perjalanan karena kita mau berkunjung ke rumah Kakek Neneknya" Ujarnya Kania berlalu meninggalkan Bik Siti yang sedang membersihkan halaman belakang.


Ceklek....


Kania membuka pintu ruang keluarga untuk menyalakan televisi gambar kartun " Siapa tahu dengan ini moodnya Kenzi kembali bagus" Ucap Kania dari dalam hati.


"Anak daddy kenapa mukanya cemberut?" tanyanya Yudha sambil melirik Kania yang sedang bersandar di sofa dengan duduk di lantai.


"Dianya marah karena memanggilku, tetapi aku tidak denger, terus anakmu ngambek!" Ujarnya Kania fokus melihat ke televisi.


"Sini sama daddy!" Ujar Yudha merentangkan kedua tangannya yang ingin mengambil alih Kenzi dari pangkuan Kania.


"Non keperluan den Kenzi sudah bibik siapkan di meja ruang tamu" Ujarnya bik Siti lalu meninggalkan ruang keluarga.


Makasih bik...


Sini sama daddy, nanti bunda pegel lho memangku Kenzi yang berat . Kenzi merentangkan kedua tangannya minta di gendong daddy-nya.


Setelah melalui drama panjang, Kenzi, Kania, Yudha sudah bersiap meninggalkan rumah.


"Bik kami berangkat" Salim dulu sama bibik Ujar Kania kepada Kenzi.


"Ibik Enzi kelumah akek enek duyu ya." Ujar Kenzi mencium tangannya bik Siti.


Accalamu'alaicum.......

__ADS_1


#Like 150, koment 20 ☺☺🙏


Jangan lupa Vote


__ADS_2