Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
S3 part 1


__ADS_3

Kania terus saja menyunggingkan senyumnya mendapatkan surprise dari sang suami merupakan kebahagiaan tersendiri untuknya, kan jarang-jarang suaminya bisa menciptakan suasana romantis seperti malam ini, makan malam yang romantis baru saja mereka rayakan.


"Terimakasih Mas!" ucap Kania bergelayut manja di lengan tangan sang suami.


"Sama-sama Yank, mas juga terimakasih telah menerima kekurangan mas, menemani mas sampai sekarang ini, menjadi tulang rusuknya mas yang hilang." sahutnya Yudha menghadiahi kecupan bertubi-tubi di seluruh wajah sang istri.


Mereka larut kemesraan, melupakan sejenak urusan pekerjaan teruntuk Yudha. Kania juga melupakan sejenak sebagai ibu rumahtangga dari ke lima putra-putrinya.


Keduanya ingin egois, ingin menikmati kebersamaan berdua. Di tempat ini mereka akhirnya memutuskan menginap untuk satu malam, mereka ingin merayakan ulang tahun pernikahan.


"Anak-anak gimana mas? kalau mereka mencari kita, takutnya duo kembar akan menangis mas!" Kania meremas ujung pakaiannya, menyalurkan rasa khawatir dengan putra-putrinya yang berada di rumahnya, meskipun ada mbak yang bekerja di rumahnya tetapi masih ada rasa takut putra-putrinya akan mencari Bunda, dan Daddy-nya," ucapnya Kania.


"Tenang sayang, anak-anak akan baik-baik saja, pasti mereka akan paham bahwa kita sedang pergi berdua." Yudha menjawab kekhawatiran sang istri, berusaha untuk menenangkan, karena Yudha ingin menikmati waktu berdua," sahutnya Yudha yang pada pendiriannya untuk menginap.


"Tapi...."


Yudha langsung membungkam bibirnya Kania, dengan gerakan lembut akhirnya Kania pasrah terhanyut menikmati permainan sang suami. Meskipun ini bukan yang pertama, tetapi Kania sulit mengimbangi gerakan bibir suaminya yang sangat lincah.


Kania terbawa arus yang suaminya ciptakan, suara desahan memenuhi kamar hotelnya, meskipun Kania berusaha menahan mati-matian usahanya. Akhirnya satu desahan lolos dari bibirnya, badannya sudah meliuk-liuk mendapatkan serangan bertubi-tubi dari tangan nakal suaminya.

__ADS_1


"Akhhh mas......." desahan nikmat mengema di kamar yang kedap suara.


Yudha semakin berani menjamah tubuh sang istri, tangannya sangat aktif menyelusuri dua gundukan yang menjadi tempat favoritnya. Yudha pun tidak tinggal diam, tangannya terus saja memberikan rem*asan dengan intensitas kecil, hingga gerakan rem*asan yang sedikit keras.


"Mas suka tempat ini!" pandangan Yudha yang sayu, tatapan yang penuh kabut gairah membuatnya tidak sabar ingin segera memasukkan ke dalam mulutnya.


Tanpa ba-bi-bu Yudha langsung memasukkan dua gundukan, mulai mencecap rasa gurih yang membuatnya sulit untuk berhenti.


Kania pun semakin meliuk-liuk badannya, suaminya begitu sangat pandai memberikan kenikmatan di tempat yang paling sensitif. Berulang-ulang Kania mendesahkan nama sang suami, meskipun sangat lirih tapi Yudha bisa mendengarnya sangat jelas.


Yudha menghentikan aktivitasnya, mata keduanya saling bertemu, memuja, pandangan penuh damba.


Tatapan matanya keduanya terkunci, mereka ingin segera di tuntaskan perkelahian mereka diatas tempat tidur.


Kania melihat tubuh sang suami dengan perut sixpack, dada bidang yang kotak-kotak, membuatnya menutup kedua matanya, kedua pipinya sudah bersemu merah.


"Kok pipinya merah sayang!" Ucap Yudha untuk menggoda sang istri.


"Malu Mas di lihat seluruh readers yang membaca cerita ini!" sahutnya Kania masih menutup kedua matanya.

__ADS_1


"Hahahaha tawa Yudha pecah mendengar sahutan sang istri, tanpa ampun Yudha langsung memasukkan senjatanya yang sudah sangat merindukan perkelahian diatas tempat tidur bersama sang istri."


Mereka larut dalam hasrat yang menggelora, hentakan yang keras menandakan mereka berdua sudah mencapai puncaknya, membuat keduanya terkapar tak berdaya.


"Terimakasih istriku!" bisiknya Yudha mengecup kening sang istri.


"Kania hanya menjawabnya dengan senyuman, lalu kedua matanya tertutup sempurna."



Dears readers


Terimakasih atas apresiasinya cerita receh auuttor, akhirnya auuttor bisa pecah telur, bisa tembus level sepuluh.


Suatu kebahagiaan tersendiri bisa memberikan cerita yang bisa di terima orang banyak, meskipun masih banyak kekurangan auuttor berusaha memperbaiki goresan pena auuttor yang masih belum di katakan sempurna.


Boleh dong auuttor bangga๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€ bisa tembus level sepuluh, level puncak tertinggi.


Jangan bosan-bosan dukung terus cerita receh auuttor๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

__ADS_1


Selamat menjalankan ibadah puasa


Puasa hari ke_20


__ADS_2