
Author double up hari ini
silahkan di baca guys🤗🤗🤗
Pagi sekali Kenzi menelpon Daddy-nya berulang-ulang kali, masih saja belum di angkat di seberang sana di Kota Surabaya Yudha masih tertidur pulas sesekali tersenyum sendiri, seperti orang jatuh cinta saja ternyata Yudha memimpikan Nena istrinya.
Di taman bermain Yudha dan Kenzi duduk berdua menikmati senja, Nena datang bergaun warna putih yang sangat cantik, rambut di gerai menambahkan akses Swarovski sedang tersenyum kepada Yudha dan Kenzi.
"Mas, Nena titip Anak kita jaga Kenzi baik-baik!" jika suatu saat nanti Kenzi menanyakan mommynya, "bilang saja mommynya sangat mencintainya!" sangat ingin memeluknya"
"Bila suatu hari nanti Mas menikah lagi, Nena ikhlas!" Saya sangat mencintaimu Na, Kamu tak akan tergantikan oleh wanita manapun, kembalilah kita rawat Anak kita bersama Na.
"Tempat kita berbeda Mas!"
__ADS_1
Nena sangat mencintai Mas dan Kenzi , berbahagialah Mas, lanjutkan hidupmu, berikan Ibu sambung untuk Anak kita, Kenzi sangat membutuhkan seorang Ibu untuk menemaninya dan mendampinginya hingga dewasa nanti. tiba-tiba awan putih datang Nena berjalan mulai menjauh dengan tersenyum dan melambaikan tangan "
"Berbahagialah Mas!"
"Nena jangan tinggalkan Mas dan Kenzi!" teriak Yudha untuk mengejar Nena tapi nihil Nenanya sudah menghilang. tiba-tiba Yudha terbangun dari tidurnya mengusap kepalanya mimpinya terasa nyata, Nenanya hadir di mimpi, andaikan Kamu masih di dunia ini, Mas tidak akan merasa kesepian, tenang meninggalkan Kenzi bila ada tugas keluar kota atau negeri Na
"Mas sangat merindukanmu Na!"
Yudha tersadar dari lamunannya, mengingat handphonenya di taruh dimana semalam karna terlalu lelah Yudha tertidur tanpa makan terlebih dahulu. Yudha memikirkan Anaknya yang ngambek tidak mau bicara kepadanya kemarin malam.
Yudha bangun dari tempat tidurnya langsung masuk kamar mandi, Yudha hari ini ada rapat ketemu investor dari Eropa guna membahas kerjasama dengan Hotel Pradipta. Jam makan siang rapat akan di mulai yang di adakan restauran Pradipta. Hari ini Yudha berangkat agak siangan, masih ada waktu untuk menelepon Anaknya.
Dering ketiga panggilan di angkat di seberang Kota Jakarta. Yudha menelepon ke nomor Ayahnya karna Mamanya tidak di angkat sama sekali, mungkin sibuk pikiran Yudha.
__ADS_1
"Hallo Yah!" apa kabar Ayah, Mama dan Ken?" Maaf Yudha baru bangun tidur tidak tahu kalau tadi Mama telepon, di telepon balik gak di angkat Mama Yah!"
"Iya Dha, Ayah, Mama dan Ken baik-baik saja!" tadi Ken sempat ngambek katanya menelepon Daddy tidak di angkat.
"Ken dimana Yah?" di taman belakang bersama Neneknya, lagi berkebun Kata tuan Pradipta sedikit kesal karna Yudha sedikit melupakan Anaknya.
"Hallo Anak Daddy?"
"Sekarang lagi apa sama Nenek?" Ihhhh Daddy Ikin Ken esel Agi-agi Ken nelpon tidak di angkat, Ken malah ma Daddy , Daddy cibuk telus nggak ulang-ulang Kata Kenzi yang merajuk dengan bibir yang mencebik.
"Daddy lagi kerja Ken, buat beli mainan dan susu Ken!" Ken nggak eli ainan dan nggak minum cucu ndak papa yang enting Daddy ulang emani Ken ainan.
"Kalau pekerjaan Daddy sudah selesai, Daddy pulang Ken mau dibelikan apa?" Ken nggak inta apa-apa yang enting Daddy ulang. Ken Lindu Daddy.
__ADS_1