Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 29


__ADS_3

Yudha selesai mandi, bergegas turun ke bawah ke ruang tamu dimana sudah ada Kenzi dan Kania.


Yudha dari tangga melihat Anaknya menopangkan tangannya di dagu dengan muka cemberut. membuat Yudha semakin gemas dengan pipi chuby yang nampak seperti bakpao.


Tiba-tiba Yudha duduk di bangku sebelah Anaknya, dengan menopangkan tangannya di dagu seperti Kenzi. Di lihat dari jauh Kenzi persis seperti Daddy-nya alis, matanya, benar-benar duplikat Daddy-nya, Anak dan Bapak sama aja batin Kania.


Yudha cuma diam saja memperhatikan gerak-gerik Anaknya, akhirnya Yudha Membuka suara karena terlalu gemas dengan Anaknya.


"Anak Daddy, kenapa?" tanyanya Yudha kok cemberut dari tadi Daddy lihatin.


"Ceritanya marah ma Daddy ya?" Kenzi menoleh ke sampingnya melalui ekor matanya sebentar ke arah Daddy-nya.


Kenzi belum mau membuka suara,, masih terdiam melihat Bundanya.


"Kenzi, Anaknya akan susah dibujuk kalau sudah ngambek batin Yudha."


Yudha menghela nafasnya untuk lebih sabar menghadapi Anaknya, yang terkadang moodnya jelek.


Yudha mengambil Anaknya dari tempat duduknya untuk di taruh di pangkuannya.


Kenzi langsung membenamkan wajahnya ke dada Daddy-nya.


"Anak Daddy, kenapa?" tanyanya Yudha sekali lagi dengan sesekali mencium puncak kepalanya.


"Daddy akal!" ucap Kenzi masih di membenamkan kepalanya di dada Daddy-nya.

__ADS_1


"Nakal kenapa, hmm?" tanyanya Yudha


"Daddy andinya cuka ama!" ucap Kenzi suara cadelnya, Enzi uda unggu ama tapi Daddy ndak kelual-kelual.


cuma masalah ditinggal mandi saja Anaknya ngambek, mau ketawa takut dosa haha batin Yudha.


"Daddy minta maaf, di maafin ngak ?" tanyanya Yudha.


Kenzi mengangguk-anggukkan kepalanya tanda sudah tidak ngambek.


"Anji ya !" dengan menautkan jari kelingkingnya. Yudha mengangguk-anggukkan kepalanya sambil tersenyum lebar menciumi puncak kepala, pipi kanan dan kirii bergantian.


Kania melihat dari arah dapur cuma bisa geleng-geleng kepala saja, dengan tingkah laku Daddy dan Anak membuat sedikit tersenyum. Yudha pintar membujuk Anaknya tanpa emosi dan sabar semoga kelak saya Menikah mendapatkan suami seperti Pak Yudha, doa Kania dalam hati..


Melihat mata berbinar Anaknya dan senyum simpulnya membuat hati Yudha meleleh dan merasa bersalah karena terlalu sibuk bekerja, teekadang suka mengabaikan Anaknya. "Maafin Daddy, Nak!", batinnya Yudha dalam hati"


"Enzi, emang ampan!" ucap Kenzi dengan bangga. hahaha.... tampan seperti Daddy-nya.


"Senyum Kenzi manis, bikin Daddy jatuh cinta!" ucap Yudha


"Atuh inta itu apa Daddy?" tanyanya Kenzi.


Yudha menggaruk kepalanya bingung mau menjawab apa "Ini mulut, kenapa pakai keceplosan batin Yudha.


"Atuh inta itu apa Daddy?" tanya kenzi.

__ADS_1


"Hmmm itu mainan yang ada di Mall sayang!"


"Ayo Daddy ita ke Mall, liat ainan atuh inta!"


"Hahhhh!"


Mulutnya Yudha langsung terbuka lebar dan terkejut, Anaknya benar-benar kritis pikirannya , tidak mudah untuk di bohongi.


"Yudha di buat tambah bingung harus apa sekarang?.


"Ayo Daddy?" ucap Kenzi


"Kemana, Ken?" tanyanya Yudha


"Ke Mall Daddy!"


Yudha memijat kepalanya, mau minta bantuan Kania, takut nanti nggak mau. suara Kania membuyarkan lamunan Yudha.


"Bunda tadi masak, kesukaan Ken?" ucap Kania.


"acak apa Unda?" tanyanya Kenzi


"Ayam goyeng Upin Ipin!" ucap Kania


"Asyik, yam oyeng."

__ADS_1


Di tunggu vote ,like, komentar dan krisan sebanyak-banyaknya ya teman-teman Terimakasih


__ADS_2