
Author double Up semoga suka 😁😀😁 selamat membaca☺☺☺
"Daddy berangkat Ken jangan nakal! harus berbagi mainan!" ucap Yudha menasehati Kenzi supaya akur dengan saudaranya.
"Enzi ndak akal, Daddy!" ucap Kenzi menunjukkan Adik yang baik untuk kakak Angel.
"Angel Om berangkat ya!" ucap Yudha mengusap puncak kepala Kenzi dan Angel secara bergantian.
Kenzi dan Angel takzim mencium tangan Yudha bergantian.
Yudha tiba di basement kantor, membuka pintu mobilnya banyak kaum hawa terpesona ketampanannya. pagi ini Yudha sedikit terlambat ke kantor karena Paman Tom sedang cuti istrinya sakit. Yudha berjalan tergesa-gesa ke kantornya dengan tangan satunya dimasukkan ke saku celananya dan memakai kacamata
Yudha berjalan dengan fokus lurus ke depan tidak sama sekali menyapa para pegawainya yang sudah menundukkan kepalanya sebagai tanda hormat
Yudha adalah CEO yang angkuh dan sombong, sangat disiplin, perfeksionis.
Itu bagi orang yang melihatnya dari luar saja, sebenarnya Yudha orang yang sangat hangat, dermawan, murah senyum.
Yudha tak sungkan-sungkan memecat karyawannya bila bekerja tidak sesuai deadline.
Yudha sangat di takuti dengan dunia bisnis, karena Yudha bukan orang sembarangan. kerajaan bisnis yang turun-temurun dari kakeknya mengalami perkembangan pesat dari tangan dingin seorang Yudha Pradipta.
__ADS_1
Keluarga Pradipta sangat terkenal di dunia bisnis. Pradipta group Merupakan saham terbesar di Indonesia maupun luar negeri.
Di kediaman Pradipta terdengar suara gaduh Kenzi dan Angel berebut mainan. "Ini unya Enzi, akak?" ucap Kenzi yang tidak mau mengalah. "Ini punya kak Angel, Dik!" ucap Angel yang tidak mau mengalah merasa dirinya Adalah tamu, tamu adalah raja.
Di lihat dari dapur Neneknya melihat cucu-cucunya berebut mainan tidak ada yang mau mengalah membuat Neneknya berjalan mendekati mereka berdua.
"Angel, Kenzi !" ucap Nyonya Pradipta sedikit berteriak.
"Ada apa, Nek?" tanyanya mereka berdua secara bersamaan, tanpa melihat Neneknya sudah ada di tengah-tengah mereka yang ingin melerai.
"Kenapa merebutkan ini?" ucap Nyonya Pradipta jari tangannya menunjukkan apa yang sedang di rebutkan kedua cucunya.
"Minta Maaf!" ucap Neneknya
"Maafin kakak!" ucap Angel
"Maafin Enzi uga akak!" ucap dengan tulus.
Di taman belakang mereka berdua berpelukan seperti Teletubbies hehehe.........
Yudha berjalan tergesa-gesa keluar dari kantor, setelah mendengar telepon dari Mamanya di rumah. kalau Kenzi dan Angel merebutkan mainan.
__ADS_1
Yudha berjalan sedikit berlari kecil untuk memasuki pintu rumah. Melihat mereka berdua sudah berbaikan membuat Yudha tersenyum geleng-geleng dengan tingkah laku Anak dan keponakannya.
Yudha balik badan setelah melihat pemandangan di taman belakang, Yudha langsung menaiki tangga berjalan ke kamarnya untuk membersihkan dirinya sendiri sebelum menemui Kenzi dan Angel.
Di kamarnya Yudha berbaring telentang sebentar untuk menatap langit kamarnya yang sudah dua hari di tempati bersama Kenzi.
Kamar ini, kamar yang di pakai Yudha dan Nena sebagai saksi bisu perjalanan dan perjuangan cinta Yudha dan Nena. sebelum memutuskan mereka pindah ke rumah baru.
"Sayang, bagaimana kabarmu?" tanyanya Yudha.
"Saya sangat merindukanmu, sayang!" ucap Yudha memeluk bingkai foto pernikahannya.
"Maaf Sayang, belum bisa mengunjungi ke tempat peristirahatan terakhir mu!" ucap Yudha mengusap air matanya.
Terimakasih yang sudah vote
Jangan lupa vote nya yang readers....
⭐⭐⭐⭐⭐
@miopay_17
__ADS_1
Terimakasih