
Hai kak , autor kembali lagi.
selamat hari Selasa
selamat membaca🙏🙏🙏
Yudha meninggalkan tempat pemakaman dengan tergesa-gesa karna sebentar lagi akan turun hujan. Anaknya pasti akan mencarinya karena pulang terlambat.
perjalanan di tempuh kurang lebih satu jam, Yudha sudah tiba di gang masuk rumahnya. di rumahnya beberapa kali menanyakan Daddy-nya rengekan Kenzi. "Daddy ana, bik?" jawab bik Siti Daddy aden lagi kerja cari uang buat beli mainan dan susu den Ken.
"Ken Lindu Daddy!" Ken berjalan menghentakkan-hentakkan kakinya dengan bibir mencebik berjalan ke kamar Daddy-nya.
Sekarang menjadi kamar Ken juga.
Yudha memasuki rumahnya dengan rasa khawatir "Daddy pulang Ken!" " Ken Daddy pulang!" Ken......Ken... Ken.............
Bik, Ken mana?" kok dari tadi Saya panggil tidak ada suaranya.
"Di kamar pak!" ucap tumben bik, anu Pak "Kenapa, bik?" tadi den Ken nungguin Bapak sama bibik di ruang bermain, tapi Bapak lama pulangnya den Ken kesal akhirnya masuk kamar. bik Siti belum selesai melanjutkan ceritanya.
__ADS_1
Yudha sudah berlari menaiki anak tangga untuk sampai ke kamarnya.
"Ken, Daddy pulang!" buka pintunya!"
Tidak ada jawaban dari dalam kamar sekali lagi siapa tahu di buka gumam Yudha.
"Daddy, sudah pulang Ken?" ayo buka pintunya kata Yudha dengan lembut.
Yudha berusaha membuka pintunya karna tidak ada jawaban di dalam.
Ceklek ternyata pintu tidak di kunci dari dalam, tahu tidak di kunci lebih baik Saya langsung masuk aja batin Yudha sedikit kesal dengan dirinya sendiri berkali-kali memanggil tidak ada jawaban.
Yudha memasuki kamarnya berjalan pelan-pelan, melihat Anaknya tertidur pulas di tempat tidur membuat hati Yudha menghangat.
"Maafin Daddy, Ken?" Yudha menciumi kening, pipinya berkali-kali "Maafkan Daddy!". Kata Yudha dengan lirih dan merasa bersalah karena membuat Anaknya menangis.
Yudha meninggalkan tempat tidur memasuki kamar mandi, Yudha ingin meredakan emosi mungkin dengan meredam sebentar akan lebih baik batin Yudha.
Di dalam kamar mandi, Yudha memasuki bathub memejamkan matanya menikmati aromaterapi lavender, mungkin dengan ini pikirannya akan rileks lagi.
__ADS_1
Yudha Mendongak keatas menerawang kejadian hari ini, jadwal yang padat, kejadian di pemakaman, melihat Anaknya menangis karena menunggunya sangat menguras emosi Yudha.
Selesai mandi Yudha menaiki ranjang tempat tidur, berbaring di sebelah Kenzi sambil memeluk Anaknya sesekali menciuminya aroma sabun bayi.
Nghhhh nghhhh Cup Cup Cup Cup Cup Cup Cup tidur lagi sayang! "Daddy disini menemani Ken tidur! "Daddy, Uda ulang?" tanya Ken masih memejamkan matanya cuma bibir mungilnya yang berbicara.
"Iya Daddy Uda pulang!"
"Peyuk Daddy!"
Yudha memeluk Ken dengan erat sesekali menciuminya, membuat Ken tersenyum, tertawa cekikikan, geli Daddy!" Uda g..elii..ii........
"Ken marah sama Daddy?" Ken cuma menggeleng-gelengkan kepalanya tapi Daddy anji ndk ulang tellambat agi. Yudha dan Ken menautkan jemari kelingkingnya bertanda menyetujui keinginan Ken.
"Sekarang Anak Daddy, mau lanjut tidur apa mau apa?" Ken nampak berpikir
" Ken au makan di lual Daddy!"
"Ken mau makan apa?"
__ADS_1
"Ken au makan di lestauran!" ucapnya Ken menundukkan kepalanya takut-takut Daddy menolak keinginannya. karena Ken sudah lama tidak pernah di ajak Daddy-nya jalan-jalan.
Vote vote vote dan vote