
Di tengah perjalanan ke tempat Kakek dan Neneknya, "Daddy eskim?" entar ya kalau sudah sampai tempat Kakek dan Nenek kata Yudha masih fokus pada jalanan yang padat karna hari ini weekand. "Daddy mau eskim cekalang?" dengerin Daddy bicara nggak sih Ken? Daddy lagi nyetir mobil takut nanti tambah macet kata Yudha sedikit membentak Anaknya. "Daddy ahat, malah-malah?" Ken menundukkan kepalanya sudah siap untuk menangis, Yudha mengusap kasar wajahnya yang tidak sadar membentak Anaknya sendiri. "Daddy minta maaf!" Yudha memberhentikan mobilnya di pinggir jalan yang agak sepi, "Kalau Daddy bicara, jangan menunduk tatap muka Daddy Ken!" diam-diam Ken melirik Daddy-nya dengan rasa takut, biasanya Daddy tidak pernah membentaknya atau malah-malah yang Ken tahu Daddy-nya sangat mencintai dan menyayanginya.
"Maafin Daddy "!
"Daddy angan malah-malah, Ken akut Daddy selem wajahnya?" Akhirnya Ken berani menatap Daddy walau masih ada sedikit rasa takut. Daddy nggak marah-marah sama Ken karna Ken adalah harta yang paling berharga selain Kakek dan Nenek. Yudha memeluk Ken dengan erat, ihhh Daddy Ken nggak Ica afas!" Yudha sudah tertawa menoel hidup mancung Anaknya. Ken malah semakin merajuk dengan bibir kecilnya yang di monyongkan ke depan . Yudha menciuminya dengan gemas " Gelli Daddy!" udah.. Hahahaha
__ADS_1
Mobil berhenti di depan rumahnya, Ken langsung turun dari mobil sedikit berlari "Akek dan Enek Ken atang ma Daddy." di depan pintu sudah berdiri Kakek dan Neneknya dengan merentangkan kedua tangannya untuk menyambut cucunya yang tampan ini. "Cucu Kakek dan Nenek sekarang sudah berat!" Ken sudah merajuk di katain berat karna Ken nggak mau di bilang gemuk.
"Cucu Kakek dan Nenek marah nih, dari tadi Kakek Nenek bicara Kenzi cuma diam saja, "Kenapa?" Marah? Kenzi langsung menggelengkan kepalanya.
"Ken mau eskim Akek Enek?"
__ADS_1
Tok tok tok tok tok tok tok
ceklek(suara pintu di buka) silahkan masuk Yudha. " Ada apa, memanggil Yudha untuk ke ruang kerja Ayah?" ucap Yudha dengan santai karna Yudha tahu pasti ada hal penting yang membuatnya berada di ruang ini dengan Ayahnya. "Apa kamu belum ada niatan untuk menikah lagi?" Kata Ayah Yudha dengan serius menatap Anak bungsunya. " Kenzi sudah mau ulang tahun yang kedua!" Cucuku butuh sosok seorang Ibu. "Yudha belum ada pikiran untuk menikah lagi Yah!" mau fokus mengurus Kenzi dan perusahaan dulu karna di hatiku masih ada Nena Ayah!" pikirkan baik-baik kata Ayah, Kenzi butuh seorang Ibu yang akan mendampingi dan menjaganya kelak kamu Yudha.
Di ruang tamu Kenzi bercerita tentang tentang Aunty Kania,
__ADS_1
"Akek, Enek Ken unya Unda?" kata Nda , Nda lagi cekolah, Ken ernah di ajak Unda ke tempat cekolah Unda, di Cana anyak Olang, Ken ingin cekolah sepelti Unda Akek dan Enek bial Ken unya emen anyak Ken sambil melihatkan jarinya sepelti Unda.