Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 101


__ADS_3

Satu hari setelah Kania di rawat, keadaan Kania jauh lebih baik karena Yudha sangat telaten merawat Kania. Adiknya Dara sekarang tinggal bareng dengan Yudha, karena permintaan Yudha sendiri untuk membantu merawat kakaknya yang lagi kurang sehat.


Yudha sebelum berangkat ke kantor menyempatkan dirinya masuk ke kamar Kania, untuk merawat Kania walaupun hanya sekedar menyuapi makan atau minum obat.


"Sayang, Mas berangkat kerja dulu ya." Ujar Yudha membersihkan pipinya Kania yang belepotan bekas sarapannya.


Kalau ada apa-apa panggil bik Siti ya, habis sarapan Kenzi, dan Kania akan menemanimu dikamar atau sekedar ingin jalan-jalan dekat rumah.


"Jangan terlalu dipaksakan kalau belum sehat, Mas berangkat!." Ujar Yudha mengecup keningnya Kania sangat lama.


"Iya, Mas hati-hati di jalan!" Ujar Kania mencium takzim tangannya Yudha.


Yudha mengusap-usap Puncak kepalanya Kania dengan gemas, di perlakukan Kania sangat manis. Yudha benar-benar merasa bahagia seperti punya istri sungguhan, dan ingin cepat menikahinya setelah sembuh nanti.


Keluar dari kamar Kania, Yudha menutup pintunya sangat pelan, biar Kania tidak kaget dan beristirahat setelah sarapan, dan minum obat.


Yudha berjalan menghampiri Kenzi, dan Dara yang tengah menikmati sarapannya. biasanya Kenzi makan disuapin bundanya, kali ini di suapin Aunty Dara.


Untungnya Kenzi anak yang sangat mengerti keadaan bundanya, yang belum bisa diajak beraktivitas banyak takut bundanya kecapekan.


"Kenzi nanti temani bunda ya, ajak aunty Dara juga ya sayang." pesan Yudha kepada anaknya untuk menemani bundanya bersama aunty Dara.


"Siap Daddy." hormat Kenzi seperti komandan Pramuka yang siap siaga.

__ADS_1


"Jagoan Daddy dan bunda makin besar, makin pintar, makin montok." Yudha mengedipkan matanya untuk menggoda anaknya, yang biasanya akan merengek di bilang montok, pagi ini hanya di balas dengan senyum tipisnya.


"Daddy berangkat sayang." Yudha mengangkat Kenzi tinggi-tinggi, dan mereka berdua tertawa bersama.



Kenzi ketawanya sangat menggemaskan, mereka berdua bagaikan pinang dibelah dua. Yudha tertawa lebar melihat anaknya yang sadar kamera bila sedang difoto.


Cup...


Yudha mengecup keningnya, pipinya, dan terakhir bibirnya Kenzi.


"Dara, Kakak berangkat titip Kenzi, dan Kania ya." Ujar Yudha menenteng tas kantornya untuk masuk ke dalam mobilnya yang di kemudikan Pak Harto suami bik Sitiselaku sopir rumahnya.


Setelah Yudha berangkat ke kantor, Dara menemani Kenzi yang sedang bermain mobil-mobilannya, dan robot-robotan di ruang khusus untuk bermain Kenzi.


"Enzi apek nty, ingin beltemu unda nty." Rengekan Kenzi membuat auntynya terkekeh melihat aksinya Kenzi yang merengek minta ketemu bundanya.


Kenzi beresin dulu mainannya, selesai beres baru kita akan bertemu bunda. Dara memberikan contoh kepada Kenzi, Lalu berjongkok memasukkan mainannya ke tempatnya.


"Uda beles nty." seru Kenzi bersorak gembira yang sebentar lagi akan bertemu bundanya. bermain dengan bundanya.


"Anak pintar! siapa yang ngajarin?" tanyanya aunty Dara, dengan tangan Dara bersedakep di dadanya, dan menjawil hidung mancung Kenzi.

__ADS_1


"Unda nty, ayo tempat unda!" Ajak Kenzi menggandeng tangan auntynya, yang mulai berjalan ke kamar bundanya.


Tok! tok!....


"Unda...." sapa Kenzi.


"Iya sayang, masuk tidak bunda kunci." Jawab Kania dari dalam kamarnya yang berdiri di balkon kamarnya.


Ceklek...


Kenzi berlari memeluk kaki bundanya, "Enzi lindu ain agi ama unda." Ujar Kenzi yang setia mendongak ke atas melihat bundanya yang sedang melamun.


"Unda......" sapa Kenzi.


Kania mengangkat badannya Kenzi untuk di gendongnya untuk didudukan di ranjang tempat tidurnya.


"Kakak! jangan biar Dara saja, takut kakak kecapean nanti dimarahi kak Yudha." Ujar Dara berusaha menahan tangannya Kania supaya tidak mengangkat Kenzi.


"Biarin saja, mungkin lagi kangen sama kakak, tetapi kak? kalau kak Yudha tahu gimana? Dara takut di marahin." Ujar Dara meremas kedua tangannya


Nggak apa-apa asalkan dia tidak tahu, tidak jadi masalah mungkin Kenzi lagi kangen sama kakak biarkan saja bermanja-manja dengan kakak.


Terima kasih teman-teman yang sudah kasih like, koment, votenya.

__ADS_1


Terima kasih doanya, semoga semuanya sehat walafiat, dan Gusti berkahi😇😇😇


__ADS_2