
Tiga hari sudah Intan di rawat di rumah sakit, sekarang Intan sudah pulang ke rumahnya bersama dua jagoannya. Penyambutan yang meriah menambahkan momen yang haru, dan membuat semua keluarga menyambutnya dengan rasa bahagia.
Senyum Aira tidak pernah pudar, dua adiknya sudah pulang dari rumah sakit, Mamanya juga. sudah pulang sehat sediakala..
Kedua mata lentiknya tidak jemu-jemu memandangi wajah kedua Adiknya, tangannya terus saja mengelus pipi lembut sang adik. Mendapatkan usapan lembut dari kakaknya, bersamaan itu kedua Adiknya menggeliat kecil merasakan usapan yang menenangkan.
Sesuai perencanaan Tom, Intan dan keluarga besarnya akan menyelenggarakan acara aqiqah kelahiran putranya yang akan di gelar satu bulan pasca melahirkan, supaya sang istri lebih sehat, siap untuk menjamu tamu undangan yang hadir.
Keduanya hanya mengundang beberapa kali saja, yang di hadiri keluarga besar, sahabat, tetangga dekat, dan beberapa kolega bisnisnya berserta sanak saudara yang mau datang.
Di rumahnya segala persiapan sudah Tom, dan Intan lakukan mulai memesan souvernir, catering makanan, membeli empat ekor kambing sudah mereka lakukan jauh-jauh hari sebelum acara berlangsung.
💚💚💚
Yudha sudah bernafas lega, hukuman dari istrinya sudah terlewati meskipun menyisakan sedikit pusing, akibatnya Yudha tidak terbiasa tidak memeluk sang istri.
__ADS_1
Kepalanya rasanya pening, dua hari tidur tidak satu ranjang dengan sang istri, membuat Yudha susah untuk memejamkan kedua matanya.
Pagi ini mereka sedang sarapan di meja makan, berulang-ulang Yudha memijat pelipisnya, makan pun menjadi tidak berselera karena perutnya terasa lapar meskipun di depannya ada berbagai menu makanan yang tersaji di meja makan.
"Sakit?" tanya Kania.
"Yudha hanya menggeleng kepalanya, tidak ada yang terucap di bibirnya."
"Yudha pura-pura tidak menanggapi ucapan sang istri, Yudha lebih asyik menikmati menu makanan yang tersaji di depannya, daripada membalas ucapan istrinya."
Setelah berpamitan dengan istrinya, Yudha bergegas pergi ke kantornya, dan juga di antar oleh Kania . Sebelum berangkat ke kantor, Yudha membelokkan mobilnya untuk mengantar putra-putrinya ke tempat sekolahnya dulu, baru ke kantornya.
Di tengah perjalanan Yudha sedikit tersenyum kecil, sedikit mengerjai sang istri tidaklah dosa, Masih ada rasa kesal di hatinya.
Sampailah Yudha di kantornya, banyak karyawan yang mulai menyapanya, dan pegawai menundukkan tubuhnya kepada atasannya Yudha Pradipta selaku CEO Pradipta Group.
__ADS_1
💚💚💚
Tom sudah menyebar undangan untuk aqiqah putranya, terutama keluarga Pradipta, rekan kerja, dan juga kolega bisnisnya turut Tom undang untuk kehadiran aqiqah putranya.
Intan pun juga sama, turut mengundang seluruh kerabat dekat, dan keluarga jauhnya, Tidak lupa juga mengundang kolega bisnisnyaa.
Berbagai persiapan sudah Tom, dan Intan lakukan untuk menyempurnakan agamanya, melakukan aqiqah untuk kedua jagoannya.
💚💚💚
Tiba saatnya acara yang di tunggu-tunggu Tom dan Intan akan di selenggarakan di mulai hari ini, mengangkat tema warna biru laut. Tom, Intan, Aira, dan juga dua jagoannya di dandani dengan warna yang senada. Memakai kostum kartun Doraemon yang mulai Intan sukai waktu duo bocil masih dalam kandungan.
Sesuai kesepakatan bersama mereka berdua akhirnya menggunakan tema kartun motif Doraemon di mix dengan warna purple kesukaan Putri semata wayangnya.
Masa kehamilan Intan sangat mengidolakan dengan pemeran utama tokoh kartun Doraemon, Intan ingin kedua jagoannya menyukai apa yang di sukai Mamanya, meskipun Intan tidak pernah memaksanya kelak dewasa nanti, tetapi Intan berharap kedua putranya menurun kepadanya.
__ADS_1
Maaf pendek