Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 31


__ADS_3

Author kembali lagi. Update bab 31 cekidot. selamat membaca๐Ÿ™๐Ÿ˜๐Ÿ˜


Yudha berjalan menaiki tangga satu persatu dengan gontai, masuk ke kamarnya langsung meletakkan air minum di atas nakas. Yudha berbaring di samping Kenzi, mungkin dengan posisi memeluk seperti ini bebannya sedikit berkurang suara hati Yudha.


"Terima kasih, sayang sudah hadir di hidup Daddy" lalu mencium puncak kepala Kenzi.


Yudha dan Kenzi tertidur pulas dengan gaya tidur yang sedikit lasak.


Pagi sekali Kenzi bangun terlebih dahulu sebelum Daddy-nya bangun. sudah terbiasa bagi anak kecil seusia Kenzi yang bangun lebih pagi karna di biasakan bentar lagi akan memasuki pre school.


"Daddy, angun!" ucap Kenzi dengan tangan kecilnya menggoyang-goyangkan tangan Daddy-nya.


"Hmm, angun Daddy!" ucap Kenzi


"Daddy, angun ishh Daddy ihhh!" ucap Kenzi kesal.


Akhirnya Yudha Membuka matanya, melirik lewat ekor matanya Kenzi sedang bermain mainan mobil-mobilan di atas tempat tidur.


"Anak Daddy udah bangun ya?" tanyanya Yudha dengan suara seraknya khas bangun tidur.


"Iya Daddy, Enzi agi ainan obil!" ucap Kenzi.


"Daddy, au ainan sepelti Enzi?" tanyanya Kenzi dengan berbinar.


"No!" ucap Yudha menggeleng jari tangannya.


Kenzi melanjutkan bermainnya dengan sedikit terkekeh melihat mobilnya yang tiba-tiba jatuh ke bawah tempat tidur.

__ADS_1


"Daddy, obilnya atuh wawah!" ucap Kenzi menunjukkan ke bawah dengan jari tangannya.


"Daddy, ambilin apa Kenzi sendiri yang ambil?" tanyanya Yudha.


"Enzi aja Daddy!"


Waktu menunjukkan pukul 07.00 pagi. Yudha beranjak dari tempat tidur berjalan ke tempat Anaknya di lantai bawah yang sedang bermain mainan mobilnya.


"Kenzi, mau mandiin Daddy apa dengan bibik?" tanyanya Yudha


"Ibik aja Daddy!" ucap Kenzi masih sibuk bermain tanpa melihat Daddy-nya.


"Ok, Daddy mandi dulu, Ken jangan kemana-mana!" ucap Yudha.


"Huaaaa.... huhuhu....."


"Ada apa Ken?" tanyanya Yudha


"Obilnya Enzi, bannya epas addy?" ucap Kenzi sesenggukan.


"Mobilnya mana?" tanyanya Yudha yang ingin ketawa saja melihat Anaknya menangis karena ban mobil lepas, ada-ada saja Kamu Ken.


"Ini Daddy, ban epas uma atu!" ucap Kenzi.


"Biar nanti di benerin, Paman Tom ya?" tanyanya Yudha.


"Kenzi mengangguk-anggukkan kepala."

__ADS_1


"Sekarang Kenzi mandi ya? tanyanya Yudha. "Iya Daddy." ucap Kenzi dengan merentangkan kedua tangannya minta di gendong.


Yudha berjalan ke kamar mandi, besok-besok kalau mobilnya bannya lepas, Kenzi nggak boleh nangis ya. jadi anak laki-laki tidak boleh cengeng nanti tampannya hilang ujarnya Yudha sedikit terkekeh dengan tingkah polah Anaknya yang kelewatan menggemaskan.


Setelah selesai mandi Yudha dan Kenzi menuruni tangga dengan mengandeng tangan Kenzi.


Bik Siti yang melihat dari arah meja makan tempat bik Siti menata sarapan paginya. membuatnya tersenyum hangat menikmati kebersamaan Ayah dan Anak.


"Pagi Pak Yudha, den Ken!" sapa bik Siti.


"Agi uga ibik!" ucap Kenzi memperlihatkan giginya.


"Mau makan dengan apa Pak, bibik ambilkan?" tanyanya bik Siti.


"Yudha bisa ambil sendiri bik, bibik duduk dan ikut sarapan sekalian!" ucap Yudha


"Baik Pak!"


Mereka makan dengan khidmat, hanya suara dentingan sendok yang memenuhi meja makan.


"Daddy, Enzi uda!" ucap Kenzi


"Iya, Ken duduk dulu Daddy selesaikan sarapannya!"


"Iya, Kenzi menganggukan kepalanya."


jangan lupa vote,like, beri komentar yang banyak ya teman-teman๐Ÿค—๐Ÿ˜๐Ÿค—๐Ÿ˜๐Ÿ™ Sayang kalian๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—

__ADS_1


__ADS_2