Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Sesion 2 Part Delapanbelas


__ADS_3

Pagi ini mereka bertiga sarapan bersama, siapapun yang melihatnya pasti mengira bahwa mereka adalah keluarga Cemara, nampaknya seperti satu keluarga yang harmonis.


Sedangkan kedua orang dewasa begitu canggung makan dalam satu meja, karena sebelumnya pernah ketemu, tetapi tidak sedekat ini. Sedang gadis kecilnya nampak bahagia bisa makan satu meja dengan Om hanteng-nya, seperti Papa sungguhan bagi Aira.


Kedua orang dewasa tidak ada yang mulai berbicara, ketiganya nampak hening, hanya suara sendok yang menemani ketiganya sarapan, terkadang sesekali suara celotehan Aira yang ikut mewarnai di meja makan.


"Makanannya nggak enak ya, Om?" tanya Aira yang melirik piring om hanteng-nya yang tidak berkurang, dan sepertinya makannya tidak bersemangat.


"Nggak sayang, ini enak kok." Jawabnya Tommy yang menampilkan giginya yang putih, tetapi senyumnya seperti di paksakan.


"Alau enak, kok Om makannya ndak abis-abis sepelti Aira." Tutur Aira dengan mulutnya penuh dengan makanan.


"Ini enak kok." sahut Tom menyendokkan nasi di piringnya, dan Tom juga makan dengan sangat lahap, Tom sampai nambah dua kali. (Luar biasa Papa Tom, Papa yang hebat, Papa idaman😁😁😁)


Intan yang melirik keduanya Tom dan Aira, membuatnya tersenyum tipis bisa memberikan keluarga yang sempurna, meskipun hanya sementara setidaknya Intan pernah mengukir sarapan pagi bersama.

__ADS_1


"Mama kok ngelamun, hayo agi mikilin Om hanteng-nya Aira ya, Ma." Kata Aira yang berbicara tanpa ada dosa, sedangkan Intan sudah di buat kikuk atas ucapan Aira-nya yang spontan.


"Uhhhuuukkk.....!" Tom tersedak makanan yang belum sempat di telannya, ucapan putrinya yang tiba-tiba membuatnya sedikit kaget, Tom di buat mati kutu dengan ucapan Aira-nya.


"Minum Om..." Aira menyodorkan satu gelas yang berisi air putih. Tangan kecilnya Aira menepuk-nepuk dadanya Tom, sesekali menampilkan cengiran giginya yang sangat rapi.


"Gimana Tom tidak meleleh melihat Aira-nya yang begitu perhatian, dan sangat-sangat menyayanginya." batinnya Tom yang kedua matanya tidak pernah lepas dari pandangan putrinya.


"Terimakasih sayang." Tom langsung memeluk putrinya dan menghujani ciuman bertubi-tubi di seluruh wajahnya Aira.


"Udah Om jeli, Aila-nya jelii....." Aira tertawa sampai pipinya yang memerah, kontras dengan warna kulitnya Aira yang putih bersih , seperti Mamanya Intan.


"Kamu nggak pa-pa, Tom?" tanya Intan ada sedikit kekhawatiran. wajahnya Intan langsung berubah pucat melihat Tom tersedak makanan, takut-takut makanan yang di masak Intan tidak enak.


"Kamu nggak usah khawatir, Aku nggak apa-apa." Sahutnya Tom meraih tangannya Intan, dan mengengamnya. Tom langsung memberikan kecupan singkat di punggung tangannya Intan, sudut bibirnya tersenyum tipis.

__ADS_1


"Wanitanya sangat cantik, rasanya bahagia bila tangannya selalu bisa Tom genggam seperti ini."Batinnya tom yang membuncah sangat bahagia mendapatkan perlakuan manis dari calon istrinya.


πŸ’šπŸ’š


Aira melihat interaksi kedua orang dewasa di buat tidak berani mengeluarkan suara, Aira nampak diam tergugu, memperhatikan Mama dan Om hanteng-nya. Tetapi Aira sangat bahagia kalau ini sungguhan, Om hanteng-nya bisa menjadi Papa-nya.


"Cieeee...ieee....Om hanteng-nya tium-tium punggung tangannya Aila, pipinya Mama uga melah-melah membuat Mamanya Aira tambah cantik seperti bonekanya Aila yang di kasih Om hanteng-nya." Kata-kata itu hanya berani Aira ucapkan di dalam hatinya, karena Aira tidak menganggu kedua orang dewasa sedang saling memandangi.


🌼Malam ini autthor double Up, meskipun singkat ndak apa-apa ya😁😁😁🌼


Jangan lupa untuk


LIKE


KOMENTAR

__ADS_1


VOTE


RATE-NYA


__ADS_2