
Assalamu'alaikumπ selamat pagi. selamat beraktivitas. selamat membaca. selamat hari Jumat πππ
"Kania memasuki mobil dengan muka cemberut karena ucapan Pak Yudha tadi." Kania melihat Kenzi tertidur pulas dengan gaya yang cool membuat Kania mengulum senyum. "Kamu membuat moodku baik anak tampan ucap Kania mengecup puncak kepala Kenzi".
Kania duduk di jok belakang karena di depan ada Pak Yudha dan Kenzi. Kania duduk dengan diam tanpa kata hanya melihat dari kaca jendela yang lalu lalang kendaraan.
"Addy!" ucap Kenzi dengan suara khas bangun tidur.
"Iya sayang!" ucap Yudha terkekeh melirik anaknya yang masih memejamkan matanya. mungkin Kenzi sedang bermimpi batin Yudha. Kenzi melanjutkan tidurnya dengan salah satu tangannya di masukkan ke dalam mulutnya.
Yudha lagi-lagi terkekeh dan tersenyum melihat Kenzi yang tidur dengan gayanya yang lucu.
Yudha melirik Kania lewat kaca spion mobilnya, sedikit membuat hati Yudha menghangat.
"Kenapa diam Kania?" tanyanya Yudha melirik Kania lewat kaca spion. belum ada jawaban sama sekali Kania masih asyik dengan dunia melamunnya.
"Kania! kenapa diam?" tanyanya Yudha sekali lagi dengan sedikit nada tinggi.
"Apa lebih asyik memperhatikan mobil yang lewat daripada menjawab pertanyaan saya?" ucap Yudha dengan nada menyindir.
__ADS_1
"Maaf, Bapak bicara apa tadi? ucapnya Kania pandangan lurus ke depan.
"Nggak jadi, lupakan!" ucap Yudha kesal.
Kania memperhatikan Kenzi yang tertidur dengan gaya yang lucu, membuatnya tersenyum dengan melihat tumbuh kembang Kenzi yang pesat, dulu balita yang di rawatnya sejak usia tujuh bulan sekarang menjelma anak yang tampan dan manis.
Yudha memperhatikan Kania yang tersenyum-senyum sendiri membuatnya i'fiil wanita aneh!
Mobil Yudha membelok ke gang untuk memasuki rumah milik Kania. jalan yang di lalui cukup sempit dan jalanan sedikit berlubang membuat mobilnya bergoyang-goyang.
"Euuuugggghhhhh....."
"Un....daa..." ucap Kenzi dengan suara serak khas bangun tidur.
Kania masih saja tidak merespon, melihat pemandangan di kampungnya membuat Kania mengenang masa lalu bersama kedua orang tuanya dan adiknya Dara.
"Addy ke Unda, boleh?" tanyanya Kenzi dengan puppy eyes. meminta persetujuan Daddy-nya, Kenzi Anak baik bukan hehehe....
"Iya boleh!" ucap Yudha mengacak-ngacak rambut Kenzi.
__ADS_1
"Yeahhh ke unda!" ucap Kenzi dengan bertepuk tangan.
Kenzi melangkahkan kakinya ke jok belakang, langsung terduduk di pangkuan Aunty Kania.. "Eeehhh Kenzi bikin Aunty kaget aja! ucap Kania mengelus dadanya."
"Kok unda ndak angunin Enzi? kalau unda udah di obilnya Daddy?" tanyanya Kenzi dengan memeluknya erat dan membenamkan wajahnya di ceruk leher Kania.
"Aunty bau lho belum mandi! baru pulang kerja ucap Kania biar Kenzi melepas pelukannya.
"Bialin, angi unda!" Kania terkekeh mendengar ucapan Kenzi yang bilang dirinya wangi hahaha .
Kania langsung mencium puncak kepala, pipi bakpao kanan dan kiri bergantian.
Eyi... unda ..eyi udah unda ... eyi Hahahaha .
Yudha melihat interaksi Kania dan Kenzi bikin Yudha bahagia mendengar Kenzi tertawa dan tidak murung lagi.
"Akhirnya kamu bisa tertawa lepas seperti dulu, Son!" ucap Yudha di dalam hati.
Mengingat Kenzi yang murung cuma beraktivitas di dalam kamarnya saja membuat hati Yudha sedih.
__ADS_1
Jangan lupa vote......