
Assalamu'alaikum....Maaf author baru bisa up ya, kemarin lagi sibuk di dunia nyata dan sibuk dengan kelas menulis. Apa kabar teman-teman? semoga sehat selalu dalam lindungan Allah SWT. author mau curhat sedikit hehehe sebenarnya author ikut kelas menulis secara online, cerita pertama Author berawal dari dunia militer yang di share ke grup karena autor bergabung di kelas menulis khusus cerita militer. akhirnya author berani nulis di mangatoon/noveltoon, mungkin kurang teliti dan fokus author sekarang jadi turun kelas. sedih pasti Iya πππππ, jadikan semua pembelajaran semoga di kelas yang baru lebih baik lagi. Makasih untuk teacher Mbak Bunga yang sudah memberikan ilmu secara gratis. Maaf curhatnya jadi panjangπππππ
"Kenzi, mau ikut ke kantor? apa ke rumah Kakek Nenek?" tanyanya Yudha
"Hmm akek, enek aja Daddy?" seru Kenzi berteriak.
Yudha beranjak dari meja makan menuju ke dapur tempat bik Siti berada.
"Bik, siapkan keperluan Kenzi?" ucap Yudha kepada bik Siti.
"Baik Pak!" ucap bik Siti sambil berlalu ke kamar Kenzi.
"Ini Pak, keperluan den Ken semua ada di tas ini !" ucap bik Siti sambil menyerahkan keperluan bos kecilnya.
"Bik, kami berangkat dulu!" jaga rumah, bilang sama yang lain kalau saya dan Kenzi tidak pulang, saya menginap di rumah Ayah dan Mama bik. "Iya Pak" . ucap bik Siti.
"Ken Salim dulu sama bik Siti?" ucap Yudha.
__ADS_1
Kenzi berjalan ke tempat bik Siti untuk takzim dulu sebelum pergi ke rumah Kakek Nenek.
"Enzi, pelgi uyu ibik!" ucap Kenzi mencium tangan bik Siti.
"Angan lindu ama Enzi!" ucap Kenzi dengan percaya diri.
Bik Siti tersenyum mendengar Celotehan bos kecilnya, dan bik Siti menjawil hidung Kenzi yang sangat menggemaskan.
"Auwwwww .......... atit bik!"
"Dadada..... bik, Enzi au pelgi uyu!"
Bik Siti adalah orang yang merawat Yudha dari bayi, setelah Yudha menikah, Yudha mengajak bik Siti untuk ikut tinggal di rumahnya. Sekarang bik Siti turun menurun merawat Kenzi Anaknya.
Di perjalanan menuju ke rumah Kakek Nenek, Kenzi tidak pernah mau diam apa-apa selalu di tanyakan kepada Daddy-nya. misalnya
" Iyu obil apa Daddy, odanya ada tiya?" tanyanya Kenzi dengan mata berbinar, karena belum pernah bertemu dengan mobil seperti itu, bagi Kenzi itu merupakan hal baru.
__ADS_1
"Bajaj sayang!" ucap Yudha mengelus puncak kepala Kenzi.
"Enzi, au aik!" ucap Kenzi dengan semangat.
"Kapan-kapan kalau Daddy libur kerja!" ucap Yudha.
"Hole, aik ajaj alau Daddy libul!" ucap Kenzi bertepuk tangan.
Memasuki jalan perumahan Kakek Neneknya, Kenzi berbinar-binar bahagia karena udah rindu pada keduanya.
"Daddy, epet Enzi uda Lindu?" tanyanya Kenzi.
"Sabar ya, bentar lagi sampai!" ucap Yudha sedikit menenangkan Kenzi yang mulai nggak bisa diam.
"Iya Daddy!"
Kenzi lebih diam karena sebentar lagi sampai, tinggal belok kanan terus lurus sudah memasuki perumahan elite di daerah Casablanca.
__ADS_1
Kenzi membuka pintu rumah "Accalamu'alaicum, akek enek!" ucap Kenzi dengan berbinar bahagia.
"Walaikumsalam, cucu Kakek Nenek yang ganteng!" ucap Kakek Nenek berjalan dari taman belakang.