Duda Keren Yang Tampan

Duda Keren Yang Tampan
Bab 27


__ADS_3

Di perjalanan pulang Kenzi tertidur pulas d pangkuan Kania. Setibanya di rumah Yudha, Kania menaiki tangga untuk membawa Kenzi ke kamarnya.


Kania membenahi tidurnya Kenzi dan menaikkan selimutnya.


"Selamat tidur sayang!" Kania mencium kening, pipi kanan kiri kenzi secara bergantian.


Kania beranjak dari tempat tidur Kenzi, berjalan secara pelan-pelan menutup pintu kamarnya.


Tiba-tiba Kania mendengar suara seseorang di ruang tamu.


"Ahhh setan.......ahahhhh... Penampakan!"


"Kania, apa kabarmu?" tanya Yudha.


""Ba...ikk Pak!" jawab Kania sedikit kaget.


Keesokan harinya Yudha berangkat kerja seperti biasa, karena pagi ini Kenzi di jemput Kania untuk di ajak jalan-jalan bersama teman-temannya.


Yudha berjalan di lobby kantornya sedikit tersenyum, menyapa para karyawan membuat para pegawainya ikut melongo dengan perubahan drastis CEO nya. yang biasanya akan berjalan angkuh, tidak pernah tersenyum sama sekali.


Yudha memasuki ruang pribadi di kantornya dengan perasaan bahagia karena pagi ini moodnya bagus.


Tok tok tok tok tok.......


Ceklek (suara pintu dibuka)

__ADS_1


"Masuk Net!"


"Jadwal pagi ini apa, Net?" tanya Yudha.


"Pagi ini, Bapak ada jadwal meeting jam 09.00 dan ada pertemuan dengan investor dari Eropa jam 12.00 sekalian makan siang bersama Pak!" jawab Nety dengan serius.


Setelah meeting pukul 09.00 selesai. Yudha menyadarkan badannya di tempat duduknya, menggoyang-goyangkan kursi kebesarannya.


Dering telepon membuyarkan lamunan Yudha yang membuatnya kaget mendengar bunyi nyaring.


Kania is calling....


"Daddy....." ucap Ken tertawa


"Iya, Ken lagi apa sekarang?" Tanya Yudha memperhatikan pekerjaan di laptopnya sesekali melihat Anaknya.


"Udah ya Daddy, Enzi mau ke temjon sama Unda!" teriak Kenzi


Ken melihat Anaknya tertawa bahagia membuat hati Yudha membuncah bahagia meninggalkan Anaknya dengan Kania.


Di Mall Kenzi berlarian ke sana kemari sambil tertawa cekikikan


"Unda, kejal Enzi!" seru Kenzi berteriak.


"Kania, melihat tingkah laku Kenzi membuatnya geleng-geleng kepala!"

__ADS_1


"Jangan lari-lari, Ken!" ucap Kania yang tertawa melihat kenzinya bahagia.


"Unda, ayo ain ke temjon!" Kenzi mengandeng dan mengaret tangan Kania untuk menuju tempat permainan.


"Bentar Ken, jalannya pelan-pelan!" Unda capek ngikutin Ken jalannya lari-lari ucap Kania.


"Ken, menundukkan kepalanya! takut menatap Bundanya karena Bundanya kelihatan marah kepadanya!"


"Ken, tatap mata Bunda?" tanya Kania


"Ken, Mendongakkan kepalanya menatap manik mata Bunda Kania!" Kenzi sudah sedikit terisak-isak takut-takut tidak di ajak main lagi dengan Bundanya.


"Bunda nggak marah sama Ken...."


"Benelan Unda?" Kania mengangguk saja.


"Unda, Enzi au ain pecawa itu!" Kania tersenyum . "Boleh Unda?" ucap Kenzi dengan puppy eyes nya.


"Boleh sayang!" asyik Ken melompat-lompat senangnya.


Kania bahagia!!!


Kenzi sudah bisa tersenyum lagi setelah selesai bermain. sebelum pulang ke rumah di sinilah, di tempat restauran K*C Kania, Kenzi dan teman-teman kania menikmati makan sorenya.


Di kantornya Yudha sudah siap-siap meninggalkan kantornya, karena ini sudah pukul 16.00 sore. Yudha membereskan berkas-berkas sisa pekerjaanya yang harus di selesaikan di rumah.

__ADS_1


Takut Anaknya ngambek lagi karena Yudha pulang terlambat ke rumah.


Yudha memasuki rumahnya dengan wajah lelahnya karena pekerjaan kantor yang banyak. "Bik, Kenzi mana?" di kamar Pak lagi di mandiin non Kania jawab bik Siti.


__ADS_2