
Happy reading
Selesai acara pertunangan, tinggal keluarga inti yang berada di rumahnya calon mempelai perempuan. Yudha dan keluarga juga hadir untuk memberikan doa restu niat baiknya Tom, tidak ketinggalan juga ke Lima Anak-anaknya juga ikut.
Si sulung Kenzi sekarang sudah Remaja, sudah kelas 5 SD, sedangkan si Kama dan Kalila sudah masuk sekolah kelas SD kelas 1. sedangkan si kembar yang bontot Kaynuna dan Kaffa berusia 1,5tahun.
Keluarga Yudha yang sangat mendominasi karena keluarga Yudha yang paling banyak, terdiri dari Daddy, bunda, dan ke Lima Anaknya yang berinisial K semuanya.
Ada rasa tidak percaya mantan kekasihnya berjodoh dengan sahabatnya sendiri, jodoh itu rahasia, jodoh itu tidak ada yang tahu, terkadang teman masa kecil atau teman dari sahabat kita bisa menjadi jodohnya kita.
Contohnya Tom yang berjodoh dengan mantan kekasihnya, paling yang membuat Yudha syok ternyata mereka sudah mempunyai satu Putri yang sangat cantik.
Setelah makan malam bersama, dan memberikan semangat kepada calon mempelai, Yudha dan keluarga pamit undur diri. Kebetulan anak-anaknya sudah pada mengantuk, terutama yang bontot yang sudah menyenderkan kepalanya ke bundanya.
Mereka meninggalkan rumahnya Intan diantar Tom yang berada di belakangnya, sesekali mereka berbincang-bincang mengenai awal mula Pertemuan keduanya hingga tumbuh si cantik Aira.
"Kamu hutang cerita denganku." Bisiknya Yudha tepat di telinganya Tom.
"Apa?" tanya Tom yang pura-pura tidak tahu.
__ADS_1
"Jelaskan semua di kantor!" titahnya Yudha yang tidak bisa di bantah.
"Siap laksanakan!" ucap Tom sangat tegas seperti seorang militer menjawab pertanyaan komandannya.
💚💚💚
Setelah keluarga Yudha pamit pulang, mobil juga sudah meninggalkan rumah calon mertuanya. Tom berbalik arah ke dalam rumahnya, kedua orang tuanya dan mertuanya masih asyik di meja makan, sesekali di selingi dengan pernyataan kapan pernikahannya akan di gelar? kapan? dimana? topik itu yang lagi hangat dibicarakan kedua buah keluarga.
"Sudah pulang tamunya, mas?" tanya Intan yang sedikit kikuk, karena di meja makan masih banyak orang.
"Sudah barusan." Jawabnya Tom mendudukkan pantatnya kembali.
Sedangkan Intan hanya ingin pesta pernikahan yang sederhana, yang di hadiri keluarga besar kedua calon mempelai, yang penting sakral, Syah di mata hukum dan agama.
Setelah perdebatan yang panjang, akhirnya acara akad nikah di gelar di rumahnya Intan, dan malamnya pesta pernikahan di gelar di hotel secara kecil-kecilan untuk mengundang kolega bisnis dari keduanya.
Tom ingin memperkenalkan istrinya kepada khalayak ramai, terutama kolega bisnisnya di perusahaan Pradipta Group. Dan tidak ketinggalan juga Tom ingin memperkenalkan Aira sebagai Putri kandungnya.
💚💚💚
__ADS_1
Di meja sebelah Mamanya, Aira nampak malu-malu kucing memandangi Tom yang sudah Aira ketahui bahwa lelaki di depannya Ini adalah Ayah kandungnya, Ayah yang selalu di tunggu kepulangannya, Ayah yang selalu di rindukan Aira.
"Aira sini di pangku Papa." Tutur Tom yang sudah tersenyum manis menyambut uluran tangannya Aira.
Aira berpindah di pangkuan Papa-nya, mula-mulanya sangat malu, lama kelamaan Aira membuka bibirnya untuk bersuara, Kata pertama yang Aira ucapkan adalah kata Papa-nya Aira.
"Papa, Aila itu lindu nunggu Papa ndak puyang-puyang!"
Kata Mama, "Papa itu keljanya jauh, cali uang yang anyak untuk Aila dan Mama, benelan ya pa?" tanya Aira memandangi rahang tegas Papa-nya, sesekali Aira memainkan kancing kemejanya Tom.
"Iya sayang! sekarang Papa di sini untuk Aira dan Mama." Jawabnya Tom mengecup pipinya Aira.
Mereka mengobrol sampai lupa waktu, Aira juga sudah bobok di pangkuannya Tom, Intan juga sudah menguap berkali-kali. Setelah menidurkan Aira di kamarnya, Tom dan keluarga berpamitan pulang.
Setelah keluarga Tom pulang, Intan langsung masuk ke kamarnya bergabung dengan Aira tanpa membersihkan sisa-sisa makeup terlebih dahulu, tanpa ganti pakaian. Intan bobok dengan sudut bibirnya yang selalu tersenyum, Intan bahagia bisa melihat kedua orang tuanya menikahkan-nya, dan Intan juga bahagiaa bisa memberikan kebahagiaan di mata keduanya, terutama keluarga yang lengkap untuk Aira putrinya.
Yang kangen keluarga Pradipta, yang nanyain keluarga Pradipta hadir nggak? jawabannya hadir, tom merupakan sahabatnya Yudha, dan kaki tangan keluarga Pradipta.
"Komentar di persilahkan, di kasih krisannya juga boleh."
__ADS_1