
Selamat hari Jum'at😇😇😇
Selamat beraktivitas☺☺☺
Hari ini, hari yang di tunggu Kenzi karena hari ini pagi pertamanya ikut Daddy-nya bekerja ke luar kota naik pesawat terbang. Sejak tadi pagi terjadi kehebohan di kediaman keluarga Pradipta, karena semalam Yudha, Kania, dan Kenzi menginap di rumah Kakek dan Nenek.
"Nek ental sole Enzi itut daddy dan unda aik pecawat telbang yang besal." Seru Kenzi menceritakan kepada neneknya di taman belakang.
"Oh ya! Nenek sama Kakek kok nggak di ajak naik pesawat terbang." Ujar Neneknya dengan tersenyum saking gemasnya memperhatikan Kenzi yang sangat aktif.
"Kata daddy-nya, "Itu ulusan pekeljaan, Nek! ndak oleh olang anyak-anyak." Jawab Kenzi yang masih asyik mengikuti neneknya berkebun.
"Nanti Kakek dan Nenek sedih di tinggal Kenzi lama-lama di Kalimantan." Ujar Neneknya dengan raut di buat sesedih mungkin untuk melihat reaksi cucunya.
"Akek dan enek, ndak oleh cedih kan Enzi di sana segini, Nek!" Seru Kenzi menunjukkan satu jari tangannya maksudnya untuk satu minggu.
"Ental Enzi akan seling-seling telepon akek enek ya ya ya." Seru Kenzi mengedipkan matanya untuk menyakinkan Neneknya supaya tidak sedih lagi.
__ADS_1
"Nenek percaya." Ujar Neneknya dengan tersenyum lembut membelai rambut cucunya yang mulai agak panjang.
"Enzi cayang anget ama Nenek." Ucap Kenzi langsung menubruk memeluk kaki neneknya, karena Kenzi masih kecil tidak sampai tingginya dengan neneknya.
"Kakek nggak di peluk, nggak di sayang nih." Suara bariton Kakeknya membuat Kenzi melepas pelukannya, dan melihat kakeknya berjalan kearahnya membuatnya tersenyum lebar.
"Enzi uga cayang akek, cayang anget!" Seru Kenzi menubruk Kakeknya yang sudah duduk berjongkok merentangkan kedua tangannya lebar-lebar supaya cucunya bisa langsung memeluknya.
Cup Cup Cup
"Enzi bental agi cekolah, emannya anyak anget, Kek." Serunya Kenzi menceritakan pendaftaran siswa baru bersama bundanya, sampai perutnya berbunyi krucuk-krucuk karena laper, tetapi daddy-nya nggak datang-datang.
Ohh Iya! terus daddy-nya Enzi kemana kok sampai cucu kesayangan Kakek kelaparan." Ujar Kakeknya mengusap keringat di dahinya Kenzi.
"Katanya daddy, cuka lupa kalena cibuk kelja, Kek." Jawab Kenzi sedih mendudukkan kepalanya untuk melihat ke bawah.
Mengingat kejadian kemarin membuat ingin menangis, tetapi karena ada bundanya kesedihan Kenzi hilang melihat senyum bundanya, membelikan makanan dan minuman saja itu sudah membuat Kenzi bahagia. bukan bundanya tidak punya uang, tetapi bunda takut Kenzi di culik orang karena tidak ada yang jagain.
__ADS_1
"Kenapa cucu Kakek?" Tanya kakeknya mengelus punggungnya Kenzi dengan lembut penuh sayang.
"Addy cuka akal, Kek! ampai pelut Enzi unyi klucuk-klucuk." Kenzi mengadu ke Kakeknya tentang peristiwa kemarin, Untung ada unda jadi Enzi Mam roti dan inum saja Kek.
Entar Kakek jewer daddy-nya yang sudah membiarkan cucu Kakek yang tampan ini kelaparan. "Awas kau Yudha membuat kesayangan Kakek kelaparan" Ucap Kakeknya di dalam hati dan tersenyum misterius.
"Cucu Kakek nggak boleh sedih, ada Kakek dan nenek yang akan menjewer daddy Yudha." Ujar Kakek dan Neneknya sembari memeluk cucunya.
"Senyum sayang, " Hibur Kakek dan Neneknya yang mengajaknya untuk berkebun, dan menyirami tanaman.
Melihat Kenzi yang sudah mulai tersenyum, dan tertawa kecil. membuat Kakek Neneknya bisa tersenyum dengan lega, cucunya tidak sedih lagi. "Berbahagialah sayang, jangan sedih lagi Kakek dan Nenek menyayangimu selalu." guman Kakek Pradipta mengusap bulir bening air matanya.
Part khusus Kenzi.
Partnya sedikit dulu karena auntor ada keperluan, dilanjut nanti malam.
Like, Vote, Komennya jangan lupa☺☺☺
__ADS_1